Kawasan hutan dan lahan di Gunung Arjuno-Welirang kembali membara setelah titik api terpantau muncul di beberapa lokasi pada Jumat malam. Kobaran api bahkan dilaporkan terlihat sangat jelas dari arah gerbang Tol Malang.
Dhimas Caraka selaku Kepala Resort 03 Pasuruan Tahura R. Soerjo menjelaskan bahwa kobaran api di Gunung Arjuno terpantau membakar kawasan Blok Gumandar. Letak titik api tersebut berada pada ketinggian sekitar 2.100 meter di atas permukaan laut, yang masuk ke dalam wilayah administratif Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.
Kemunculan titik api pertama kali terdeteksi di lereng Gunung Arjuno sejak Kamis sore, dan hingga kini api masih belum sepenuhnya padam. Menanggapi situasi tersebut, tim gabungan dari petugas Tahura bersama para relawan langsung dikerahkan mendaki ke lokasi untuk melakukan penanganan secara darat. Tim pemadaman darat ini beranggotakan sebelas personel yang terdiri atas empat petugas Tahura dan tujuh orang relawan.
“Titik apinya besar. Proses pemadaman masih berlangsung via jalur darat,” terang Dhimas.
Di sisi lain, peristiwa kebakaran juga melanda kawasan Gunung Ringgit yang berada di bawah pengelolaan Perhutani. Menurut Munawar selaku Administratur KPH Pasuruan, lokasi kebakaran tersebut terletak di area Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, pada titik ketinggian 900 Mdpl.
“Petugas Perhutani bersama relawan masih melakukan upaya pemadaman di lokasi tersebut,” terangnya.
Sementara itu, Muhammad Hudan Dardiri selaku Kepala Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, mengungkapkan bahwa pihaknya kembali memantau kemunculan titik api baru di lokasi berbeda pada malam hari ini, yakni di kawasan Bukit Nogo. Titik kebakaran tersebut berada di wilayah Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, pada ketinggian 900 Mdpl.
“Relawan Damkar Jatiarjo juga sudah naik untuk membantu pemadaman,” jelasnya.









