TOPIK.ID — Lenovo mengumumkan peluncuran Legion Cloud Gaming Handheld C700, sebuah perangkat baru berbasis Android yang dirancang khusus untuk cloud gaming dan streaming PC lokal. Handheld ini dibanderol seharga 2.199 yuan atau sekitar Rp 4,8 juta (kurs Rp 15.000/yuan), dengan harga promosi awal 1.999 yuan atau Rp 4,4 juta. Perangkat akan tersedia mulai 8 September.
C700 mengusung layar IPS LCD berukuran 7,82 inci dengan resolusi 1920 x 1080 piksel dan rasio aspek 16:9. Layar ini memiliki refresh rate 120Hz, touch sampling rate 180Hz, dan kecerahan puncak 500 nits.
Karena mengandalkan streaming, Lenovo berhasil menjaga dimensi perangkat tetap ringkas. Ketebalannya hanya 14,9mm dengan berat 556 gram, menjadikannya hampir 300 gram lebih ringan dibandingkan handheld gaming berbasis Windows pada umumnya.
Di sektor performa, handheld ini ditenagai oleh prosesor MediaTek Dimensity 7400. Tersedia dalam dua konfigurasi, yakni RAM 6GB dengan penyimpanan 128GB, atau RAM 8GB dengan penyimpanan 256GB. Kedua varian mendukung ekspansi penyimpanan melalui kartu microSD.
Sumber dayanya berasal dari baterai berkapasitas 8.000mAh yang dapat diisi daya melalui port USB 2.0 Type-C. Lenovo mengklaim baterai ini mampu bertahan hingga sembilan jam saat streaming, meskipun daya tahan sebenarnya dapat bervariasi tergantung kecerahan layar, volume, dan kondisi jaringan. Perangkat ini juga dilengkapi kipas pendingin aktif untuk menjaga suhu internal.
Untuk input, C700 mengadopsi tata letak ala Xbox. Perangkat ini dilengkapi joystick magnetic-resistance TMR dengan cincin lampu RGB dan trigger linear efek Hall. Selain tombol ABXY standar dan D-pad delapan arah, terdapat tombol tambahan yang dapat dikustomisasi di bagian belakang dan bahu (LC1/RC1 dan LC/RC) untuk pemetaan kontrol yang kompleks. Fitur lainnya termasuk motor rotor ganda untuk umpan balik getaran dan giroskop enam sumbu.
Handheld ini menjalankan sistem operasi Android 16 dan terhubung melalui Wi-Fi 6E serta Bluetooth 5.3. Penggunaan Wi-Fi 6E memungkinkan perangkat memanfaatkan pita frekuensi 6GHz yang umumnya memberikan koneksi lebih stabil untuk streaming.
Perangkat ini mendukung Tencent Start Cloud Gaming dan software Legion Stream milik Lenovo untuk memainkan game dari PC lokal. Lenovo mengklaim, dalam kondisi jaringan optimal, latensi end-to-end dapat dijaga di bawah 10ms, memungkinkan permainan seperti Black Myth: Wukong berjalan di 60fps melalui cloud.
Antarmuka perangkat lunak dilengkapi menu akses cepat yang memungkinkan pengguna menyesuaikan pemetaan kontroler, sensitivitas analog, kecepatan kipas, dan refresh rate layar tanpa keluar dari game. Legion C700 akan hadir dalam satu pilihan warna, yaitu Ice Soul White.
Ikuti TOPIK.ID
