Manchester City secara resmi mengumumkan transfer Enzo Fernandez dari Chelsea dengan nilai fantastis £125 juta. Angka tersebut menyamai rekor transfer tertinggi di Inggris dan menjadikan Fernandez sebagai pemain termahal dalam sejarah klub.

Perekrutan ini menjadi transfer besar kedua bagi City pada musim panas 2026/2027, setelah sebelumnya mendatangkan Elliot Anderson dari Newcastle senilai £116 juta. Namun, nilai transfer yang tinggi bukan satu-satunya alasan City berani mengejar Fernandez hingga akhir bursa transfer.

Pelatih City, Enzo Maresca, memegang peran krusial dalam transfer ini. Maresca memiliki keinginan kuat untuk kembali bekerja sama dengan mantan kaptennya di Chelsea tersebut.

Maresca Ingin Fernandez Menjadi Pilar Utama

Keputusan Manchester City mengeluarkan £125 juta untuk Fernandez tak lepas dari peran Enzo Maresca. Pelatih berusia 46 tahun itu sudah sangat memahami karakter dan kemampuan sang gelandang dari masa kerja sama mereka di Chelsea.

Maresca membutuhkan pemain yang dapat segera beradaptasi dan memahami instruksi serta sistem permainannya tanpa perlu waktu adaptasi yang lama. Fernandez dinilai memenuhi kriteria tersebut karena sudah terbiasa dengan filosofi permainan Maresca di lini tengah.

Pendekatan serupa pernah diterapkan Maresca saat menangani Chelsea. Ia kemudian membawa Kiernan Dewsbury-Hall dari Leicester ke Chelsea pada 2023 setelah keduanya berhasil menjuarai Championship.

Sebelum bursa transfer ditutup, Maresca sempat mengisyaratkan bahwa timnya membutuhkan sosok dengan karakter kepemimpinan. Fernandez dinilai memiliki kualitas tersebut untuk mengisi kebutuhan tersebut.

Pengalaman Fernandez Dibutuhkan City

Manchester City mengalami perubahan signifikan pada lini tengah mereka di musim panas ini dengan kepergian sejumlah pemain berpengalaman seperti Bernardo Silva, John Stones, dan Rodri. Ruben Dias kini memegang peran kapten utama, bersama Erling Haaland sebagai bagian dari jajaran kepemimpinan skuad.

Kehadiran Fernandez diharapkan dapat memberikan tambahan pengalaman berharga, terutama dalam menghadapi pertandingan-pertandingan besar. Pengalamannya sebagai bagian penting dari tim nasional Argentina saat menjuarai Piala Dunia 2022, di mana ia juga meraih penghargaan pemain muda terbaik, menjadi nilai tambah yang signifikan.

Lebih lanjut, Fernandez memiliki rekam jejak yang solid di panggung internasional dengan tekanan tinggi. Timnas Argentina bahkan kembali mencapai final pada Juli lalu, sehingga sang gelandang membawa modal kompetitif yang sangat berharga bagi Manchester City.

Karakter Fernandez juga menjadi daya tarik tersendiri bagi City. Meskipun perilakunya di luar lapangan terkadang memicu kontroversi, ia dikenal memiliki hubungan baik dengan rekan setim dan mampu membangkitkan semangat pemain serta pendukung lawan.