MD Entertainment memperkuat langkah ekspansi bisnis hiburan dengan menggandeng platform streaming iQIYI untuk mendistribusikan serial drama Indonesia ke pasar internasional. Dua judul yang menjadi proyek awal kerja sama ini adalah La Tahzan dan Dipaksa Menikah, yang disiapkan untuk menjangkau penonton di berbagai negara.
Kemitraan tersebut menjadi bagian dari upaya MD Entertainment memperluas pemasaran konten melalui layanan digital global. Kedua serial itu akan ditayangkan di MDTV dan tersedia di iQIYI dengan dukungan subtitle bahasa Inggris pada setiap episode, sehingga penonton dari luar Indonesia dapat mengikuti jalan ceritanya.
MD Entertainment Bidik Penonton Internasional
CEO MD Entertainment, Manoj Punjabi, mengatakan kerja sama dengan iQIYI sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperluas distribusi produksi sekaligus memperkuat keberadaan konten lokal di pasar global.
Menurut Manoj, perusahaan ingin terus menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan penonton. Kolaborasi yang dimulai melalui dua serial tersebut juga diharapkan menjadi landasan bagi pengembangan kemitraan jangka panjang dengan iQIYI.
Pernyataan itu disampaikan Manoj dalam acara di Gedung MD Place, Jakarta, Rabu (14/10/2026). Ia menilai kerja sama dengan platform digital internasional membuka kesempatan bagi produksi MD Entertainment untuk menjangkau audiens yang lebih beragam.
Langkah tersebut sekaligus memperluas saluran distribusi perusahaan di luar pasar domestik. Dengan memanfaatkan jaringan iQIYI, serial Indonesia berpeluang memperoleh perhatian dari penonton di berbagai wilayah.
iQIYI Optimistis Drama Indonesia Semakin Dikenal
Senior Managing Director SEA iQIYI, Dinesh Ratnam, menyampaikan bahwa serial drama telah menjadi bagian dari budaya populer Indonesia. Kedekatan cerita dengan kehidupan sehari-hari dan kekuatan emosi dinilai membuat genre ini memiliki hubungan erat dengan penontonnya.
Dinesh menegaskan, kemitraan dengan MD Entertainment merupakan bagian dari komitmen jangka panjang iQIYI untuk mendukung perkembangan drama Indonesia. Kolaborasi tersebut diharapkan mendorong lahirnya cerita berkualitas, membuka ruang bagi talenta kreatif baru, serta memperkaya pilihan hiburan bagi masyarakat.
Ia juga berharap karya-karya Indonesia semakin dikenal di tingkat internasional melalui distribusi digital.
La Tahzan dan Dipaksa Menikah Punya Tema Berbeda
Dipaksa Menikah mengisahkan perjalanan cinta yang menghadapi tekanan keluarga serta rahasia yang berpotensi mengubah hubungan para karakternya. Konflik pernikahan menjadi salah satu unsur utama yang membangun cerita serial tersebut.
Sementara itu, La Tahzan The Series berfokus pada persoalan rumah tangga yang melibatkan pengkhianatan dan manipulasi. Ceritanya menyoroti perjuangan seorang perempuan dalam menghadapi konflik sekaligus menjaga keluarganya.
Manoj menyebut kedua judul tersebut menggambarkan keragaman cerita yang dikembangkan MD Entertainment. Distribusi melalui iQIYI diharapkan memperluas jangkauan penonton sekaligus memperkuat posisi perusahaan dalam industri konten digital.
Penayangan melalui MDTV dan iQIYI menjadi langkah untuk mempertemukan produksi lokal dengan audiens lintas negara. Dukungan subtitle bahasa Inggris juga membantu membuka akses bagi penonton internasional yang ingin menikmati serial drama Indonesia.









