Manajer Manchester United, Michael Carrick, akan kembali merasakan atmosfer Liga Champions setelah absen selama empat tahun lebih. Ia dijadwalkan memimpin timnya menghadapi Sabah FK pada laga perdana fase grup Liga Champions 2026/2027.

Pertandingan Manchester United kontra Sabah FK akan digelar di Stadion Old Trafford pada Jumat, 11 September 2026, pukul 02.00 WIB. Duel ini menandai kembalinya Setan Merah ke kompetisi antarklub paling prestisius di Eropa setelah tiga musim absen, sekaligus menjadi partisipasi ke-26 mereka.

Bagi Carrick, momen ini memiliki makna personal. Laga melawan Sabah akan menjadi pertandingan Liga Champions keduanya sebagai pelatih kepala. Sebelumnya, ia sempat memimpin Manchester United sebagai pelatih sementara pada November 2021.

Namun, Carrick menghadapi ekspektasi besar untuk meningkatkan performa tim di kancah Eropa. Performa domestik Manchester United di awal musim ini belum sepenuhnya meyakinkan, dengan hanya mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan Premier League dan menduduki peringkat ke-11 klasemen.

Carrick Hadapi Tantangan Kembalinya ke Liga Champions

Sudah empat tahun dan 291 hari berlalu sejak Carrick menjalani pertandingan Liga Champions pertamanya sebagai manajer. Saat itu, ia memimpin Manchester United meraih kemenangan 2-0 atas Villarreal dalam kapasitasnya sebagai pelatih sementara pada November 2021.

Menurut laporan BBC Sport, jeda waktu tersebut termasuk salah satu yang terpanjang bagi pelatih yang menjalani dua pertandingan pertama mereka di Liga Champions. Hanya Gian Piero Gasperini, Vincenzo Montella, dan Sergei Semak yang tercatat memiliki jeda lebih lama.

“Kami telah bekerja keras untuk bisa sampai di titik ini. Senang sekali bisa berada di sini; kami sangat menantikan pertandingan serta perjalanan kompetisi ini dan akan berusaha menjalaninya selama mungkin,” ujar Carrick.

“Ada tantangan besar di depan dan pertandingan-pertandingan yang sungguh fantastis menanti mulai besok, jadi kami sangat antusias menyambutnya,” imbuhnya.

Manchester United Perlu Waspadai Sabah FK

Manchester United memiliki rekam jejak yang jauh lebih mentereng di Liga Champions dibandingkan Sabah FK. Setan Merah tercatat pernah tiga kali menjuarai kompetisi ini, meskipun penampilan terakhir mereka di babak gugur terjadi pada musim 2021-2022 sebelum tersingkir oleh Atletico Madrid.

Kembalinya Manchester United ke ajang Liga Champions terjadi setelah mereka absen dari kompetisi Eropa pada musim 2025-2026. Namun, persiapan tim di liga domestik belum berjalan mulus, terbukti dari hasil imbang 2-2 melawan Everton yang membuat mereka tertahan di peringkat ke-11 klasemen.

Sementara itu, Sabah FK datang dengan cerita yang berbeda dan membawa momentum positif. Klub asal Azerbaijan ini untuk pertama kalinya berhasil menembus fase grup Liga Champions setelah melewati empat babak kualifikasi. Mereka menyingkirkan TNS, KuPS, Aarhus, dan Hapoel Be’er Sheva dalam perjalanan tersebut.

Pasukan asuhan Valdas Dambrauskas juga tengah menikmati performa apik di kompetisi domestik, dengan meraih sembilan poin dari tiga pertandingan. Kemenangan telak 5-0 atas Zira pada laga terakhir menjadi sinyal bahwa Manchester United tidak boleh meremehkan lawannya di Old Trafford.