Topik.id — Pelatih Inter Miami, Guillermo Hoyos, dijatuhi sanksi larangan mendampingi tim selama satu pertandingan oleh Major League Soccer (MLS) menyusul pelanggaran berulang terhadap kebijakan mengenai keterlambatan waktu kick-off. Keputusan ini menegaskan komitmen liga terhadap ketepatan waktu dalam setiap pertandingan.
MLS menjelaskan bahwa setiap klub diwajibkan berada di lapangan dan siap bertanding sesuai jadwal yang telah ditetapkan, baik untuk babak pertama maupun kedua. “Klub-klub MLS dan pelatih kepala dapat dikenakan denda yang meningkat dan skorsing pelatih kepala untuk pelanggaran berulang, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan liga,” demikian pernyataan resmi MLS yang dirilis pada Kamis (27/8/2026).
Hoyos Absen Saat Inter Miami Hadapi Montreal
Akibat sanksi ini, Hoyos tidak dapat mendampingi timnya saat Inter Miami bertandang ke markas CF Montreal di Stadion Nu pada Sabtu (29/8/2026) waktu setempat. Pertandingan tersebut akan berlangsung pada Minggu (30/8/2026) pukul 07.30 WIB.
Pelanggaran yang berujung pada skorsing ini terjadi dalam tiga pertandingan terakhir Inter Miami. Pertama, saat menghadapi Nashville SC di GEODIS Park pada Sabtu (15/8/2026) waktu setempat atau Minggu (16/8/2026) pukul 07.30 WIB. Kemudian, pelanggaran kembali terjadi saat tim bertandang ke markas Philadelphia Union di Subaru Park pada Rabu (19/8/2026) waktu setempat atau Kamis (20/8/2026) pukul 06.30 WIB. Terakhir, Inter Miami kembali tercatat melanggar aturan ini ketika menjamu Toronto FC di Nu Stadium pada Sabtu (22/8/2026) waktu setempat atau Minggu (23/8/2026) pukul 06.30 WIB.
Inter Miami dalam Tren Hasil yang Kurang Memuaskan
Sanksi ini diberikan di tengah periode sulit yang tengah dihadapi Inter Miami. Tim yang diperkuat Lionel Messi ini belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di MLS dan Leagues Cup, dengan rincian empat kekalahan dan satu hasil imbang.
Menyusul kekalahan 1-2 dari Toronto pada Sabtu (22/8/2026), Hoyos menyatakan bertanggung jawab atas rentetan hasil buruk tersebut. “Ini adalah bagian dari tuntutan kompetisi tingkat tinggi, tetapi saya percaya situasi ini sangat sementara dan dapat diselesaikan melalui hasil karena hasil akan mengurangi tekanan,” ujar Hoyos, seperti dikutip ESPN.
Ia kembali menegaskan posisinya sebagai penanggung jawab utama. “Ketika kami mengalami kekalahan beruntun, tanggung jawab ada pada saya. Bersama orang-orang yang bekerja dengan saya, kami harus membangun dan mengembangkan berbagai hal untuk melihat apakah kami dapat membalikkan keadaan ini secepat mungkin,” lanjutnya.
Meskipun demikian, Inter Miami masih menempati posisi kedua klasemen Wilayah Timur dengan mengumpulkan 39 poin dari 21 pertandingan yang telah dilakoni.
Ikuti Topik.id
