— Inter Miami CF akan segera menyambut pelatih kepala baru, Kily Gonzalez, yang merupakan mantan rekan setim Lionel Messi di tim nasional Argentina. Penunjukan ini dilakukan menyusul berakhirnya era Guillermo Hoyos di klub Major League Soccer tersebut.

Keputusan pergantian pelatih ini diambil manajemen klub di tengah performa Inter Miami yang belum memuaskan dalam lima pertandingan terakhir. Tim berjuluk The Herons ini tercatat tidak meraih kemenangan, dengan hanya mengumpulkan satu hasil imbang dan menderita empat kekalahan.

Situasi semakin pelik bagi Guillermo Hoyos ketika ia dijatuhi sanksi larangan mendampingi tim. Sanksi tersebut diberikan setelah ia melanggar kebijakan keterlambatan kick-off dalam tiga pertandingan, termasuk saat menghadapi Nashville SC di GEODIS Park pada Sabtu (15/8/2026). Dalam laga tersebut, Inter Miami kalah telak 1-4, di mana Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti meski berhasil menyumbangkan satu assist.

Profil Kily Gonzalez, Rekan Messi yang Ditunjuk Latih Inter Miami

Kily Gonzalez, yang akan resmi menjabat sebagai pelatih kepala setelah mendapatkan izin kerja, memiliki rekam jejak sebagai mantan pemain timnas Argentina. Ia pernah bermain bersama Lionel Messi pada tahun 2005 dalam kualifikasi Piala Dunia melawan Peru dan Uruguay.

Penunjukan Gonzalez menambah daftar pelatih Inter Miami dalam beberapa tahun terakhir yang memiliki koneksi dengan Lionel Messi. Sebelum bergabung dengan klub asal Florida ini, Gonzalez telah menukangi beberapa klub di Argentina, di antaranya Rosario Central, Union de Santa Fe, dan Platense.

Meskipun memiliki pengalaman melatih, pria berusia 52 tahun ini belum pernah meraih trofi sebagai pelatih. Pengalamannya di lapangan hijau saat menjadi pemain sayap justru sangat gemilang. Ia pernah membela klub-klub besar seperti Rosario Central, Boca Juniors, Real Zaragoza, Valencia, Inter Milan, dan San Lorenzo.

Selama karier profesionalnya dari 1993 hingga 2011, Gonzalez berhasil mengoleksi sejumlah gelar bergengsi, termasuk Liga Spanyol (2001-2002), Piala Super Spanyol (1999), Liga Italia (2005-2006), serta Coppa Italia (2004-2005 dan 2005-2006). Ia juga turut mempersembahkan medali emas sepak bola untuk timnas Argentina pada Olimpiade Athena 2004.

Meskipun demikian, Guillermo Hoyos akan tetap memimpin tim untuk sementara waktu hingga kedatangan Kily Gonzalez dan staf kepelatihannya.