Real Madrid harus mengakui keunggulan Real Betis dengan skor 0-1 di Stadion Benito Villamarin. Kekalahan ini menjadi catatan minor pertama bagi tim asuhan Jose Mourinho di La Liga musim 2026-27, setelah sebelumnya meraih tiga kemenangan beruntun.

Pertandingan melawan Betis terbukti menyulitkan Madrid. Tim tuan rumah berhasil meredam permainan Los Blancos, membuat beberapa pemain bintang mereka tampil di bawah ekspektasi. Kegagalan memanfaatkan peluang menjadi masalah utama tim tamu.

Valverde dan Camavinga Gagal Mengendalikan Lini Tengah

Federico Valverde tercatat sebagai salah satu pemain dengan performa terlemah. Gelandang asal Uruguay ini minim kontribusi, kesulitan dalam mendistribusikan bola, dan tidak efektif dalam membantu pertahanan. Ia gagal menciptakan peluang maupun pergerakan berarti.

Eduardo Camavinga juga menunjukkan penurunan performa dibandingkan laga sebelumnya. Pemain asal Prancis ini terlihat kesulitan menguasai bola dan tidak berhasil melakukan intersep untuk merebut kembali penguasaan dari lawan.

Konate dan Mbappe Gagal Berikan Dampak

Ibrahima Konate, kendati tidak bermain buruk secara keseluruhan, dinilai kurang agresif dalam menjaga penyerang Betis. Bek tengah asal Prancis ini perlu meningkatkan intensitas duel agar lini pertahanan Madrid tidak terus menerus mendapat tekanan.

Kylian Mbappe, salah satu nama besar dalam skuad, juga gagal memberikan pengaruh signifikan. Ia melewatkan kesempatan emas, termasuk gagal mengeksekusi penalti, serta beberapa kali kehilangan bola yang mengurangi kontribusinya bagi tim.

Dumfries dan Cucurella Jadi Titik Lemah

Denzel Dumfries juga mendapat sorotan atas penampilannya. Performa pemain Belanda ini dinilai belum cukup meyakinkan untuk menggeser pemain lain dari posisinya. Keputusan menurunkan Dumfries justru menjadi salah satu celah bagi pertahanan Madrid.

Marc Cucurella melengkapi daftar pemain yang tampil mengecewakan. Bek kiri asal Spanyol ini minim kontribusi dalam serangan dan juga menghadapi kesulitan dalam menjalankan tugas pertahanannya.

Kekalahan ini menjadi sinyal peringatan bagi Jose Mourinho. Madrid tidak dapat hanya mengandalkan kualitas individu pemain jika performa tim secara keseluruhan tidak optimal. Perbaikan perlu segera dilakukan untuk menjaga momentum di La Liga.