— Polda Metro Jaya telah menyiapkan serangkaian langkah antisipasi untuk mengamankan pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 15.30 WIB. Pengamanan ini meliputi rekayasa lalu lintas, penyediaan kantong parkir, serta pengerahan ribuan personel gabungan.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Firman Darmansyah, menyatakan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di sekitar area GBK.

Masyarakat yang akan menuju GBK diimbau untuk memaksimalkan penggunaan transportasi umum guna mengurangi kepadatan lalu lintas. Bagi pengguna kendaraan pribadi, kendaraan roda empat diarahkan menuju Parkir Timur Senayan. Sementara itu, bus dapat memanfaatkan area APEC sisi timur serta cekungan Pintu 1 Senayan–Asia Afrika.

Untuk pengendara sepeda motor, kantong parkir telah disediakan di beberapa lokasi strategis, yaitu Lapangan ABC, TVRI, Senayan Park, Kolam Renang Aquatic, Kemenpora, dan GBK Arena. Pengendara diminta untuk tidak memarkir kendaraan di bahu jalan dan mematuhi arahan dari petugas di lapangan.

Selain pengaturan lalu lintas, Polda Metro Jaya mengerahkan total 17.800 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan steward stadion. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menekankan bahwa seluruh pelayanan dan pengamanan akan mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif.

Budi Hermanto menambahkan bahwa sepak bola merupakan hiburan yang seharusnya dapat menyatukan dan mendorong rasa saling mendukung serta menghormati demi terciptanya suasana yang aman. Ia juga mengajak masyarakat untuk mengikuti arahan petugas dan menjaga ketertiban sebelum, selama, dan sesudah pertandingan berlangsung.

Menyikapi hal ini, Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Aditya Putra, telah mengimbau seluruh pendukung Persija Jakarta untuk turut serta menjaga ketertiban dan keamanan. Menurutnya, laga ini bukan hanya momentum penting, tetapi juga merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen suporter.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Mulai dari diri sendiri, jaga teman, jaga organisasi, jaga Persija, dan tentunya jaga Jakarta. Mari kita jaga bersama kepercayaan ini dan tunjukkan bahwa The Jakmania bisa menjaga Persija dan Jakarta,” ujar Aditya.