TOPIK.ID — Xpeng dikabarkan akan menggunakan baterai solid-liquid hybrid atau semi-padat untuk versi produksi robot humanoidnya, Iron. Keputusan ini menandai pergeseran dari strategi awal yang mengandalkan baterai all-solid-state, sebagai upaya mengurangi risiko pasokan menjelang produksi massal yang dijadwalkan akhir tahun ini.
Menurut laporan Jipian Lab pada Kamis (3/9/2026), Xpeng telah menunjuk produsen baterai Tiongkok lapis kedua sebagai pemasok utama. Perusahaan juga terus menguji sampel dari produsen lain, membuka peluang diversifikasi pemasok di masa depan. Perusahaan belum mengumumkan perubahan strategi baterai ini secara publik.
Perubahan Strategi dari Rencana Awal
Keputusan ini berbeda dari rencana yang diungkapkan Xpeng pada acara AI Day November 2025. Saat itu, Xpeng menyatakan bahwa Iron akan menggunakan baterai all-solid-state untuk mengurangi bobot sekaligus meningkatkan kepadatan energi dan keamanan. Chairman dan CEO Xpeng, He Xiaopeng, bahkan menyebut robot humanoid berpotensi menjadi produk pertama yang mendorong produksi massal dan komersialisasi baterai all-solid-state.
Namun, industrialisasi baterai all-solid-state ternyata belum sejalan dengan jadwal produksi Iron. Hal ini mendorong Xpeng untuk mengadopsi solusi semi-padat yang dinilai lebih dekat dengan kelayakan komersial.
Upaya Gandeng Pemasok Baterai Besar
Sebelumnya, Xpeng dilaporkan telah menjajaki produk baterai all-solid-state dari sejumlah produsen besar seperti BYD, Gotion High-tech, CALB, dan Eve Energy. Namun, Xpeng gagal mendapatkan solusi yang memenuhi persyaratan instalasi mereka, demikian dilaporkan Jipian Lab.
Baterai all-solid-state saat ini masih banyak berada pada tahap validasi laboratorium dan menghadapi tantangan terkait biaya, stabilitas kinerja, serta konsistensi manufaktur. Chairman CATL, Robin Zeng, pada Juni lalu menyatakan bahwa teknologi baterai solid-state saat ini baru mencapai level 4 dari skala 1 hingga 9, di mana level 9 menandakan kesiapan produksi massal.
Spesifikasi Baterai Semi-Padat
Baterai semi-padat yang dipilih Xpeng merupakan sel solid-liquid hybrid berenergi tinggi. Berbeda dengan baterai cair konvensional, solusi ini menggunakan sedikit elektrolit padat. Laporan Jipian Lab menyebutkan, sel jenis pouch cell ini menawarkan kepadatan energi lebih tinggi dan keamanan yang lebih baik dibandingkan alternatif konvensional.
Meskipun demikian, baterai solid-liquid hybrid berenergi tinggi masih berada pada tahap awal industrialisasi dan memerlukan validasi lebih lanjut dalam hal sistem material, proses manufaktur, dan konsistensi produk.
Robot Sebagai Medan Uji Teknologi Baterai
Robot cenderung tidak terlalu sensitif terhadap biaya dibandingkan kendaraan, namun memiliki tuntutan lebih tinggi pada bobot, kepadatan energi, dan keamanan. Hal ini menjadikan robot sebagai aplikasi potensial awal untuk teknologi baterai canggih.
Kendati demikian, robot diperkirakan belum akan menghasilkan pengiriman skala besar bagi produsen baterai dalam waktu dekat. Proyeksi penjualan robot humanoid global diperkirakan baru mencapai sekitar 340.000 unit pada 2030, menurut data firma riset industri GGII. Jika setiap robot hanya menggunakan kapasitas baterai 2 kWh, total instalasi global tidak akan melebihi 0,68 GWh.
Nilai utama baterai robot mungkin bukan pada perolehan pesanan besar, melainkan sebagai arena uji coba dunia nyata untuk teknologi baterai generasi mendatang.
Jadwal Produksi dan Penjualan Iron
Xpeng tetap berencana memulai produksi massal Iron pada akhir 2026, dengan penempatan awal robot di toko-toko dan taman industri perusahaan. Robot Iron dijadwalkan mulai dijual resmi pada 2027, menargetkan pelanggan di sektor ritel dan layanan di Tiongkok maupun luar negeri. Kapasitas produksi bulanan dapat ditingkatkan hingga ribuan unit tergantung permintaan.
Bisnis robotik Xpeng, Dogotix, baru-baru ini berhasil menggalang dana lebih dari 900 juta dolar AS dengan valuasi pasca-pendanaan lebih dari 6,3 miliar dolar AS. Valuasi tersebut setara dengan sekitar 59% dari kapitalisasi pasar Xpeng yang berada di kisaran 10,6 miliar dolar AS per 2 September 2026.
Pergeseran ke baterai semi-padat ini mengindikasikan Xpeng memprioritaskan peluncuran Iron ke pasar daripada menunggu teknologi all-solid-state sepenuhnya matang.
Ikuti TOPIK.ID
