Saham

Saham TKIM Diramal Terbang 121 Persen Usai Kena Geger MSCI

RHB Sekuritas mematok target harga saham TKIM di level Rp13.400 setelah mendongkrak proyeksi laba bersih didorong insentif pajak.

Saham TKIM Diramal Terbang 121 Persen Usai Kena Geger MSCI
PT PABRIK KERTAS TJIWI KIMIA Tbk (Sumber: APP Group)

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) diproyeksikan mencatatkan lonjakan performa keuangan menyusul perolehan insentif pajak serta proyek pembangunan fasilitas produksi anyar. Katalis positif ini membuat saham TKIM diganjar target harga yang sangat tinggi di pasar.

RHB Sekuritas melakukan revisi ke atas pada estimasi laba bersih TKIM untuk tahun 2026 dan 2027 masing-masing sebesar 24,8% serta 3,1%. Angka tersebut kini dipatok mencapai US$368 juta dan US$391 juta. Lonjakan pada 2026 didorong oleh keuntungan selisih kurs yang lebih tinggi, sementara tahun berikutnya bakal ditopang tambahan penjualan pulp dari pabrik baru PT OKI Pulp & Paper Mills (OKI).

Ekspansi yang dilakukan OKI dinilai mampu meredam tekanan dari pelemahan harga jual pulp global. Kapasitas anyar sebesar 3 juta ton itu diperkirakan mulai beroperasi secara komersial pada akhir 2026, dengan tingkat utilisasi menyentuh 40% pada 2027 atau setara dengan volume produksi mencapai 1,2 juta ton.

“Kami mengasumsikan ASP pulp sebesar US$559 per ton seiring tambahan pasokan di tengah permintaan yang lemah,” tulis RHB Sekuritas, dikutip Sabtu (17/10/2026).

Insentif Pajak dan Target Harga Saham

Perolehan laba bersih TKIM juga bakal ditopang oleh fasilitas pembebasan pajak penuh atau 100% untuk kapasitas baru, serta keringanan pajak sebesar 50% bagi fasilitas yang sudah beroperasi sebelumnya. Sementara itu, keuntungan selisih kurs diproyeksikan bertahan minimal hingga tahun 2027.

Mulai kuartal II-2027, RHB Sekuritas lebih menjagokan TKIM ketimbang PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP). Alasannya, komoditas pulp dinilai lebih cepat dan mudah diserap pasar ketimbang produk hilirnya, di tengah proyeksi utilisasi pabrik Karawang yang tertahan di kisaran 50%.

RHB Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham TKIM dengan target harga baru di level Rp13.400, naik dari sebelumnya Rp13.000. Angka tersebut mencerminkan potensi kenaikan hingga 121% dari posisi harga terakhir di level Rp6.050. Valuasi ini merefleksikan rasio price to earnings ratio (PER) 2027 sebesar 6 kali, yang memperhitungkan diskon terhadap kompetitor sejenis akibat rendahnya rasio pembayaran dividen emiten tersebut. Sebelumnya, pergerakan saham TKIM sempat terpukul dan merosot hingga 14% akibat terkena dampak dari pengumuman MSCI pada Jumat lalu.