Topik.id — Qualcomm resmi memperkenalkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 bersamaan dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6 dalam ajang Snapdragon Summit 2026. Varian Extreme ditempatkan sebagai chipset paling bertenaga di keluarga tersebut dengan peningkatan besar pada CPU, GPU, efisiensi daya, hingga pemrosesan kecerdasan buatan (AI).
Salah satu peningkatan paling mencolok adalah kemampuan CPU mencapai kecepatan hingga 5,0 GHz. Angka tersebut membuat Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 menjadi salah satu tonggak baru dalam industri chipset smartphone.
Qualcomm juga membawa peningkatan pada kemampuan grafis melalui GPU Adreno generasi baru yang dilengkapi core khusus AI, dukungan model AI berukuran lebih dari 30 miliar parameter, ISP kamera 20-bit, modem 5G generasi terbaru, hingga dukungan Wi-Fi 8.
Chipset ini diproyeksikan menjadi otak sejumlah smartphone Android kelas premium generasi berikutnya, termasuk Xiaomi 18 Pro Max, Honor Magic 9 Pro Max, iQOO 16, hingga OnePlus 16.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 Tembus Kecepatan 5 GHz
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer (nm) TSMC. Teknologi fabrikasi tersebut dirancang untuk menawarkan performa lebih tinggi sekaligus konsumsi daya yang lebih efisien.
Pada bagian CPU, Qualcomm menggunakan Oryon generasi keempat dengan konfigurasi delapan core.
Dua prime core mampu beroperasi hingga kecepatan maksimum 5,0 GHz, sedangkan enam performance core lainnya dapat mencapai 4,0 GHz.
Dibandingkan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Qualcomm mengklaim Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 memberikan peningkatan performa CPU hingga 13 persen.
Peningkatan yang lebih besar justru terdapat pada efisiensi dayanya. Qualcomm menyebut efisiensi CPU meningkat hingga 37 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Chipset tersebut juga mendukung RAM hingga 24 GB dengan teknologi LPDDR5X maupun LPDDR6 pada kecepatan hingga 5.300 MHz.
Untuk penyimpanan internal, Qualcomm sudah memberikan dukungan terhadap teknologi UFS 5.0.
GPU Adreno Kini Punya Core AI Khusus
Peningkatan besar lainnya terdapat pada sektor grafis.
Qualcomm mengikuti perkembangan industri setelah Apple dan MediaTek memperkenalkan chipset A20 Pro serta Dimensity 9600 Pro yang menggunakan core AI khusus di dalam GPU.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 kini mengintegrasikan AI matrix core khusus melalui teknologi bernama Adreno Neural Fusion.
Teknologi tersebut menjadi solusi Qualcomm untuk menjalankan berbagai fitur grafis berbasis kecerdasan buatan, termasuk AI super resolution, frame generation, dan rekonstruksi gambar tingkat lanjut.
Qualcomm mengklaim pendekatan tersebut memungkinkan perangkat menghasilkan kualitas visual setara konsol dengan konsumsi daya yang tetap rendah.
GPU pada Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 turut dibekali 18 MB Adreno High Performance Memory (HPM) khusus.
Dibandingkan Snapdragon 8 Elite Gen 5, performa GPU diklaim meningkat hingga 44 persen, sedangkan efisiensi dayanya meningkat sekitar 40 persen.
Hexagon NPU Lebih Kencang untuk AI di Perangkat
Qualcomm memberikan perhatian besar terhadap kemampuan kecerdasan buatan yang dapat dijalankan langsung di perangkat atau on-device AI.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 menggunakan Hexagon NPU generasi terbaru yang diklaim menawarkan peningkatan performa hingga 35 persen dibandingkan pendahulunya.
Efisiensi daya NPU juga meningkat hingga 33 persen.
Chipset ini mampu menjalankan model AI dengan arsitektur Mixture-of-Experts (MoE) berukuran lebih dari 30 miliar parameter secara langsung di perangkat.
Qualcomm juga memberikan dukungan terhadap context window hingga 32K.
Untuk kebutuhan komputasi AI, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mendukung berbagai tingkat presisi, mulai dari:
- INT2
- INT4
- INT8
- INT16
- FP8
- FP16
- mixed precision
Dukungan tersebut memungkinkan pengembang menyesuaikan keseimbangan antara performa, penggunaan memori, akurasi, dan konsumsi daya ketika menjalankan model AI.
Qualcomm Sensing Hub Punya Dua Micro-NPU
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 juga membawa Qualcomm Sensing Hub yang telah ditingkatkan.
Komponen ini sekarang dilengkapi dua micro-NPU dengan peningkatan kemampuan komputasi mencapai 85 persen dan efisiensi daya sekitar 20 persen lebih baik.
Sensing Hub turut mempunyai dua always-sensing ISP.
Qualcomm menyebut komponen tersebut mampu menangani model hingga 200 juta parameter.
Salah satu fitur yang memanfaatkan kemampuan tersebut adalah Personal Scribe.
Fitur ini dirancang untuk memanfaatkan pesan, email, serta percakapan pengguna untuk membentuk private local knowledge graph atau basis pengetahuan pribadi yang diproses secara lokal pada perangkat.
Triple 20-bit Spectra AI ISP, Bisa Tiga Kamera 64 MP
Kemampuan kamera menjadi salah satu sektor yang mendapatkan peningkatan signifikan.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dilengkapi triple 20-bit Spectra AI ISP.
Untuk pertama kalinya pada chipset smartphone Qualcomm, konfigurasi tersebut mendukung penggunaan tiga kamera beresolusi 64 MP secara bersamaan.
Kemampuan perekaman videonya juga meningkat.
Chipset ini dapat merekam video hingga resolusi 8K pada 60 fps.
Sementara untuk perekaman super slow-motion, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mendukung resolusi 4K pada 240 fps.
Qualcomm juga menyasar pengguna profesional dengan memberikan dukungan hardware native terhadap codec Advanced Professional Video (APV).
Fitur lain yang tersedia mencakup Elite Color Engine dengan dukungan real-time 3D LUT serta decoding hardware untuk standar kompresi video Versatile Video Coding (VVC/H.266).
Modem X105 5G Tembus 14,8 Gbps
Untuk konektivitas seluler, Qualcomm menggunakan modem terbaru bernama Snapdragon X105 5G Modem.
Modem ini telah mendukung spesifikasi 3GPP Release 19.
Kecepatan download maksimum yang diklaim mencapai 14,8 Gbps, sementara kecepatan upload dapat mencapai 4,2 Gbps.
Qualcomm juga membekali chipset ini dengan sistem konektivitas FastConnect 8800.
Teknologi tersebut memberikan dukungan terhadap Wi-Fi 8 dengan kecepatan maksimum hingga 11,6 Gbps, serta Bluetooth 6.0.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 turut mendukung konfigurasi hingga enam antena pada perangkat.
Untuk navigasi satelit, tersedia dukungan quad-band GNSS yang mencakup frekuensi L1, L2, L5, dan L6.

Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 Mendukung Komunikasi Satelit
Kemampuan konektivitas Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 tidak hanya terbatas pada jaringan seluler maupun Wi-Fi.
Qualcomm juga mengintegrasikan teknologi komunikasi satelit langsung pada chipset tersebut.
Teknologi NB-NTN dapat digunakan untuk komunikasi berbasis pesan melalui jaringan satelit.
Sementara teknologi NR-NTN dengan bandwidth lebih besar memungkinkan pengembangan komunikasi satelit untuk kebutuhan suara, data, hingga video.
Implementasi akhirnya tetap akan bergantung pada konfigurasi perangkat, operator, dan layanan satelit yang digunakan oleh masing-masing produsen smartphone.
Hasil Benchmark Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6
Smartphone komersial yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 masih membutuhkan waktu sebelum tersedia secara luas.
Namun, perangkat referensi Qualcomm atau Qualcomm Reference Device (QRD) yang menggunakan chipset tersebut telah diuji oleh sejumlah pihak.
Trakin Tech menjadi salah satu yang membagikan hasil pengujiannya.
Geekbench
Pada pengujian CPU single-core, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mencatat skor:
4291 poin

Skor tersebut lebih tinggi dibandingkan Dimensity 9600, meskipun Apple A20 Pro masih mencatat hasil yang lebih tinggi dalam pengujian yang dibandingkan.
Pada pengujian multi-core, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mencatat:
12684 poin

Sebagai perbandingan, data pengujian yang sama menunjukkan:
- Dimensity 9600 Pro: 12.206 poin
- Apple A20 Pro: 12.746 poin
Dengan demikian, hasil multi-core Snapdragon berada sedikit di bawah A20 Pro tetapi di atas Dimensity 9600 Pro pada perangkat yang diuji.
Skor AnTuTu v12 Tembus 5,57 Juta
Hasil yang tak kalah menarik terlihat dalam pengujian AnTuTu v12.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 berhasil mencatat skor total lebih dari:
5,57 juta poin
Rinciannya adalah sebagai berikut:
| Pengujian | Skor |
|---|---|
| CPU | 1.465.243 |
| GPU | 2.002.387 |
| Memory | 1.008.084 |
| UX | 1.098.574 |
| Total | Lebih dari 5,57 juta |
Komponen GPU menjadi penyumbang skor terbesar dengan angka lebih dari 2 juta poin.
Hasil 3DMark Steel Nomad Light

Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 juga diuji menggunakan 3DMark Steel Nomad Light.
Chipset Qualcomm tersebut menghasilkan rata-rata:
32,56 fps
Hasilnya lebih tinggi dibandingkan dua pesaing yang diuji:
- Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6: 32,56 fps
- Dimensity 9600 Pro: 31,92 fps
- Apple A20 Pro: 27,80 fps
Pengujian ini menunjukkan kemampuan GPU Adreno baru, khususnya dalam beban grafis berat.
Hasil 3DMark Solar Bay Extreme

Hasil berbeda terlihat pada pengujian Solar Bay Extreme.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 memperoleh rata-rata frame rate sebesar:
15,84 fps
Angka tersebut berada di bawah Dimensity 9600 Pro dan Apple A20 Pro dalam pengujian yang sama.
Rinciannya:
- Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6: 15,84 fps
- Dimensity 9600 Pro: 21,40 fps
- Apple A20 Pro: 20,62 fps
Artinya, meskipun mencatat hasil tinggi pada Steel Nomad Light, performa Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dalam pengujian Solar Bay Extreme belum menunjukkan keunggulan serupa.
Hasil Benchmark Masih Menggunakan Perangkat Referensi Qualcomm
Perlu diperhatikan bahwa seluruh hasil benchmark tersebut berasal dari Qualcomm Reference Device (QRD).
Performa smartphone komersial nantinya bisa berbeda.
Produsen smartphone dapat menerapkan sistem pendinginan, pengaturan daya, kapasitas RAM, jenis penyimpanan, hingga optimasi software yang berbeda.
Di sisi lain, hasil tertentu juga berpeluang meningkat. Perangkat referensi yang digunakan dalam pengujian dilaporkan belum memakai seluruh hardware generasi terbaru.
Salah satu contohnya adalah penggunaan LPDDR5X, bukan LPDDR6 yang sebenarnya sudah didukung oleh Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6.
Karena itu, hasil benchmark tersebut lebih tepat digunakan sebagai gambaran awal kemampuan chipset, bukan angka mutlak yang akan diperoleh pada setiap smartphone.
Spesifikasi Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6
Berikut rangkuman spesifikasi Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 berdasarkan informasi yang telah diumumkan.
| Spesifikasi | Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 |
|---|---|
| Fabrikasi | TSMC 2 nm |
| CPU | Qualcomm Oryon generasi keempat |
| Prime Core | 2 core hingga 5,0 GHz |
| Performance Core | 6 core hingga 4,0 GHz |
| Peningkatan CPU | Hingga 13% |
| Efisiensi CPU | Hingga 37% lebih baik |
| RAM | Hingga 24 GB LPDDR5X/LPDDR6 |
| Kecepatan memori | Hingga 5.300 MHz |
| Storage | UFS 5.0 |
| GPU | Adreno generasi terbaru |
| AI GPU | Adreno Neural Fusion / dedicated AI matrix cores |
| Adreno HPM | 18 MB |
| Peningkatan GPU | Hingga 44% |
| Efisiensi GPU | Hingga 40% lebih baik |
| NPU | Qualcomm Hexagon |
| Peningkatan AI | Hingga 35% |
| Efisiensi NPU | Hingga 33% lebih baik |
| Model AI | MoE lebih dari 30 miliar parameter |
| Context window | Hingga 32K |
| AI Precision | INT2, INT4, INT8, INT16, FP8, FP16, mixed precision |
| Sensing Hub | Dual micro-NPU |
| Peningkatan Sensing Hub | Compute +85%, efisiensi +20% |
| ISP | Triple 20-bit Spectra AI ISP |
| Kamera | Hingga triple 64 MP |
| Video maksimum | 8K 60 fps |
| Slow-motion | 4K 240 fps |
| Codec video | APV, VVC/H.266 decoding |
| Modem | Qualcomm X105 5G |
| Standar 5G | 3GPP Release 19 |
| Download maksimum | 14,8 Gbps |
| Upload maksimum | 4,2 Gbps |
| Wi-Fi | Wi-Fi 8 |
| Kecepatan Wi-Fi | Hingga 11,6 Gbps |
| Bluetooth | Bluetooth 6.0 |
| GNSS | Quad-band L1/L2/L5/L6 |
| Antena | Hingga 6 antena |
| Satelit | NB-NTN dan NR-NTN |
Daftar HP Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6
Sejumlah perangkat telah disebut akan menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6.
Berikut daftar perangkat yang dikonfirmasi dalam informasi awal:
- Xiaomi 18 Pro Max
- Honor Magic 9 Pro Max
- iQOO 16
- iQOO Pad Ultra
- Motorola Signature 27
- OnePlus 16
- RedMagic 12 Pro+
Daftar tersebut menunjukkan bahwa Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 akan digunakan tidak hanya pada smartphone flagship konvensional, tetapi juga perangkat gaming dan tablet kelas atas.
Dengan CPU Oryon yang mampu mencapai 5,0 GHz, peningkatan GPU hingga 44 persen, dukungan AI model lebih dari 30 miliar parameter, Wi-Fi 8, serta kemampuan perekaman 8K 60 fps, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 menjadi salah satu peningkatan terbesar Qualcomm untuk chipset smartphone flagship generasi terbaru.
Namun, performa sebenarnya masih perlu dilihat setelah smartphone komersial yang menggunakan chipset ini tersedia. Sistem pendinginan, konfigurasi memori, optimasi software, serta pengaturan performa dari masing-masing produsen akan menentukan seberapa jauh kemampuan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dapat dimanfaatkan pada penggunaan sehari-hari.
