Topik.ID — Pada ajang pameran IFA 2026, TCL memperkenalkan sebuah monitor OLED portabel berukuran 28 inci yang memiliki kemampuan unik untuk dilipat tiga. Inovasi ini tidak hanya menawarkan fleksibilitas, tetapi juga menggunakan teknologi cetak tinta (inkjet printing) yang diklaim dapat meningkatkan efisiensi material dan menekan biaya produksi.
Monitor yang dikembangkan oleh CSOT, lengan bisnis panel TCL, ini dapat berubah dari ukuran ringkas 16 inci saat dilipat menjadi bentangan layar 28 inci ketika dibuka penuh. Desainnya yang inovatif memiliki dua garis lipatan, berbeda dari kebanyakan perangkat lipat yang hanya memiliki satu lipatan.
Layar 28 Inci yang Bisa Dilipat Tiga
Monitor ini dirancang dengan dua titik lipatan yang membagi panel menjadi tiga bagian. Ketika dibuka sepenuhnya, pengguna mendapatkan layar berukuran 28 inci dengan format yang lebih luas. Sementara saat dilipat, ukurannya menyusut menjadi 16 inci sehingga lebih praktis untuk dibawa bepergian.
TCL CSOT menyebut panel tersebut memiliki radius lipatan hanya 1,8 mm. Ketika dibentangkan, ketebalannya juga hanya 4,48 mm.
Desain tersebut membuat monitor ini ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan layar berukuran besar tanpa harus membawa monitor desktop konvensional. TCL CSOT menggambarkannya sebagai perpaduan antara portabilitas laptop dan pengalaman menggunakan layar ultrawide.
Menggunakan Teknologi Inkjet-Printed OLED
Hal menarik lainnya terletak pada teknologi panel yang digunakan. Monitor ini mengandalkan IJP OLED, yaitu metode produksi yang mencetak material organik OLED langsung ke substrat menggunakan teknologi inkjet.
Pendekatan tersebut berbeda dari proses OLED konvensional yang umumnya menggunakan fine metal mask dan metode evaporasi untuk menempatkan material organik pada panel.
Teknologi pencetakan ini menjadi salah satu fokus pengembangan TCL CSOT karena berpotensi mengurangi penggunaan material yang terbuang sekaligus membuka peluang produksi panel dengan bentuk dan ukuran yang lebih fleksibel.
Potensi Tekan Biaya Produksi
Selain menawarkan fleksibilitas dalam desain, IJP OLED juga memiliki potensi untuk membuat proses produksi panel lebih efisien. Salah satu keuntungannya adalah berkurangnya kebutuhan terhadap fine metal mask dalam proses pembuatan panel.
Efisiensi tersebut menjadi penting ketika teknologi OLED diterapkan pada panel berukuran besar atau perangkat dengan bentuk yang tidak biasa, termasuk layar lipat.
Meski demikian, potensi penghematan biaya produksi tidak berarti monitor ini akan langsung hadir dengan harga murah. TCL CSOT sendiri belum mengumumkan harga maupun jadwal penjualan komersial untuk monitor tersebut.
TCL Juga Pamerkan Panel OLED Lain

Monitor lipat tiga bukan satu-satunya teknologi layar yang diperlihatkan TCL CSOT di IFA 2026. Perusahaan juga membawa panel notebook OLED IJP berukuran 14 inci dengan resolusi 2K dan cakupan warna 99% DCI-P3.
Panel tersebut dilengkapi lapisan anti-glare untuk mengurangi pantulan cahaya. TCL CSOT juga memamerkan monitor IJP OLED 27 inci dengan resolusi 4K dan refresh rate 120Hz yang mampu mencapai tingkat kecerahan hingga 500 nits di seluruh layar.
Masih Berstatus Prototipe
Meski menawarkan konsep yang menarik, monitor OLED lipat tiga 28 inci ini belum menjadi produk yang bisa langsung dibeli konsumen. TCL CSOT masih memamerkannya sebagai bagian dari pengembangan teknologi layar masa depan.
Belum ada informasi mengenai harga, spesifikasi lengkap, maupun tanggal peluncuran komersialnya.
Jika nantinya diproduksi secara massal, konsep tersebut berpotensi menjadi alternatif menarik bagi pekerja profesional yang membutuhkan layar besar saat bekerja, tetapi tetap mengutamakan mobilitas. Pengguna cukup membawa monitor dalam bentuk ringkas dan membukanya ketika membutuhkan area layar yang lebih luas.
Ikuti Topik.ID
