TOPIK.ID — Persaingan memperebutkan tiket menuju partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya melibatkan Timnas Indonesia dan Malaysia. Singapura tercatat masih mempunyai kesempatan meski situasinya tergolong berat.
Saat ini, skuad The Lions menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan mengantongi tiga poin. Usai takluk 0-2 dari Indonesia pada pertandingan pembuka, Singapura bangkit dengan memetik kemenangan tipis 1-0 atas Bangladesh pada laga kedua.
Situasi tersebut membuat peluang Singapura untuk melangkah ke babak final belum sepenuhnya tertutup. Kendati demikian, skenario kelolosan mereka terbilang sangat tipis.
Syarat utamanya adalah Singapura wajib menaklukkan Malaysia pada pertandingan pamungkas. Di saat bersamaan, mereka juga harus bergantung pada hasil laga lain dengan berharap Bangladesh mampu menahan imbang atau bahkan mengalahkan Indonesia. Kombinasi hasil tersebut bakal membawa Singapura keluar sebagai juara Grup dengan raihan enam poin, sekaligus mengungguli perolehan poin Indonesia serta Malaysia.
Kendati demikian, menilik situasi Bangladesh yang sudah dipastikan tersingkir dan belum pernah mencetak gol sepanjang turnamen, mengharapkan mereka bisa memberi kejutan atas Indonesia merupakan skenario yang cukup berat. Terlebih lagi, Skuad Garuda akan tampil di hadapan pendukungnya sendiri.
Walau kans lolos ke final terbilang terjal, asa untuk mengamankan tiket perebutan tempat ketiga terbaik masih berada dalam kendali Singapura sepenuhnya. Mereka hanya perlu mengalahkan Malaysia guna mengunci posisi runner-up demi tiket perebutan peringkat ketiga.
Berdasarkan regulasi turnamen FIFA ASEAN Cup, hanya juara grup yang berhak melaju ke partai puncak. Sementara itu, tim yang finis di posisi runner-up grup akan saling berhadapan untuk memperebutkan tempat ketiga.
Duel penentu antara Singapura kontra Malaysia dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat pada Kamis (1/10). Pada waktu yang bersamaan, Timnas Indonesia akan melakoni laga melawan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
