— Alejandro Garnacho belum mendapatkan tempat di starting XI Aston Villa sejak bergabung dengan klub pada bursa transfer musim panas lalu. Dari enam pertandingan yang telah dijalani Villa pada awal musim ini, pemain asal Argentina tersebut belum sekalipun dimainkan sejak menit pertama.

Situasi tersebut cukup menarik perhatian karena Garnacho meninggalkan Chelsea dengan harapan mendapatkan kesempatan bermain yang lebih besar. Namun, manajer Aston Villa Unai Emery meminta pemain mudanya tersebut bersabar dan terus meningkatkan kondisi serta performanya dalam latihan.

Kondisi Garnacho Belum Sepenuhnya Siap

Emery menjelaskan bahwa Garnacho masih memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum mendapatkan kepercayaan untuk tampil sebagai starter. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah kondisi fisik sang pemain yang dinilai belum menyamai level beberapa rekan setimnya.

Menurut Emery, situasi yang dialami Villa selama pramusim turut membuat Garnacho berada sedikit di belakang pemain lain dalam hal kesiapan. Karena itu, pelatih asal Spanyol tersebut tidak ingin terburu-buru memasukkan Garnacho ke dalam susunan pemain utama.

“Dia harus terus bekerja. Bekerja, bekerja, berlatih, bekerja. Saat dia mendapatkan kesempatan bermain, dia harus berusaha tampil bagus,” ujar Emery, dikutip ESPN.

Emery menyebut Garnacho tetap menunjukkan perkembangan sejak bergabung dengan Villa. Namun, persaingan di dalam skuad membuat posisi starter belum otomatis menjadi miliknya.

Pelatih Villa itu menilai beberapa pemain lain saat ini mampu memberikan kontribusi sesuai kebutuhan tim. Kondisi tersebut membuat Garnacho harus bersaing untuk mendapatkan menit bermain.

Persaingan Pemain Membuat Garnacho Harus Menunggu

Dalam beberapa pertandingan terakhir, Garnacho bahkan tidak masuk ke lapangan. Ia hanya berada di bangku cadangan dalam tiga laga terakhir Aston Villa, termasuk ketika tim menghadapi Coventry City di Carabao Cup.

Emery menilai George Hemmings tampil sangat baik dan mampu memberikan kontribusi yang diharapkan. Selain itu, Alysson juga disebut memahami instruksi dengan baik serta mampu menjalankan tugas sesuai skema permainan yang diterapkan.

Nama Ibrahim Mbaye turut mendapatkan apresiasi dari Emery. Menurutnya, Mbaye memberikan respons positif terhadap tuntutan permainan tim.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa Garnacho menghadapi persaingan yang cukup ketat untuk merebut posisi di lini depan atau sektor yang menjadi pilihannya. Villa membutuhkan pemain yang mampu menjalankan instruksi sekaligus menjaga tingkat kompetisi di dalam skuad.

“Kami menginginkan tim yang kompetitif dan para pemain yang mampu bersaing dalam gaya permainan yang kami terapkan,” kata Emery.

Emery Minta Garnacho Bersabar

Minimnya menit bermain Garnacho menjadi perhatian karena salah satu alasan kepindahannya dari Chelsea adalah keinginan memperoleh kesempatan tampil secara reguler. Namun, kondisi di Aston Villa sejauh ini belum langsung memenuhi harapan tersebut.

Emery menegaskan bahwa Garnacho tetap memiliki peluang untuk mendapatkan kesempatan. Akan tetapi, pemain berusia muda itu harus memanfaatkan setiap peluang yang diberikan untuk menunjukkan kemampuannya.

Pelatih Aston Villa tersebut juga meminta waktu agar Garnacho dapat mencapai kondisi yang lebih baik. Ia menilai keterlambatan kesiapan fisik yang terjadi selama pramusim menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses adaptasi sang pemain.

“Kondisi Garnacho sedikit tertinggal akibat situasi tertentu yang kami alami selama pramusim. Kita perlu bersabar dan memberinya waktu yang dia butuhkan,” tegas Emery.

Dengan kompetisi yang masih panjang, Garnacho masih memiliki kesempatan untuk mengubah situasinya. Konsistensi dalam latihan dan kemampuan memanfaatkan menit bermain menjadi bagian penting agar pemain Argentina tersebut dapat masuk kembali dalam persaingan untuk posisi starter Aston Villa.