Jokowi: Pinjaman bank jangan dipakai untuk beli mobil

Presiden Jokowi mengutarakan ke warga Humbahas bahwa sertifikat tersebut juga bisa dipergunakan sebagai agunan pengajuan kredit modal kerja.

Editor: Hendrik Syah
Bagikan:
Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat hak atas tanah di Humbahas | @setpres
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 22.007 sertifikat hak atas tanah untuk rakyat di Stadion Simangaronsang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara. 

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria, kepemilikan hak atas tanah wajib dibuktikan dengan sertifikat. 
 
"Kalau kita sudah pegang ini (sertifikat), hak hukum kita atas lahan/tanah itu menjadi jelas," tegas Presiden Jokowi. 

Sertifikat yang diserahkan Presiden tersebut terdiri atas 20.637 sertifikat yang berasal dari program percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), 47 sertifikat untuk rumah ibadah. 

Lanjutnya 1.236 sertifikat untuk aset dan barang milik negara, serta 87 sertifikat untuk bidang lahan yang berada di kawasan lumbung pangan Humbang Hasundutan. 

"Hari ini telah diserahkan kurang lebih 20 ribu sertifikat untuk Provinsi Sumatra Utara. Khusus untuk Humbang Hasundutan ada penyerahan sertifikat yang berada di lokasi food estate, di lokasi lumbung pangan, itu ada 87 sertifikat," terang Presiden Jokowi. 

Presiden meminta agar para penerima sertifikat menjaga sertifikatnya dengan baik. "Saya minta sertifikat ini disimpan, tapi tolong difotokopi dulu. Kalau yang asli hilang, dengan fotokopi bisa ngurus ke Kantor Pertanahan (BPN)," jelasnya. 

Presiden Jokowi juga mengutarakan ke warga Humbahas bahwa sertifikat tersebut juga bisa dipergunakan sebagai agunan pengajuan kredit modal kerja usaha ke perbankan. 
 
"Kalau sudah dapat modal dari bank, saya titip hati-hati. Dihitung, digunakan yang baik, jangan dipakai untuk beli mobil, jangan dipakai untuk beli sepeda motor. Gunakan semuanya untuk modal usaha, modal investasi," minta Jokowi.
Bagikan:
Komentar

Terbaru