Fitur handle, cara mudah untuk mengidentifikasi channel YouTube

Platform besutan Google ini dapat membantu para konten kreator untuk meningkatkan visibilitas dan jangkauan dengan pemirsa baru.

Hendrik Syahputra author photo
Simpan
iklan
cover | @youtube

Media berbagi video terpopuler di dunia, YouTube segera meluncurkan fitur baru yang disebut 'handle' guna membantu dan mempermudah para konten kreator meningkatkan visibilitas dan jangkauan dengan pemirsa baru. 

"Handle akan muncul di halaman channel dan Shorts, sehingga bisa langsung dikenali dan konsisten. Akan lebih mudah dan lebih cepat untuk saling menyebutkan satu sama lain dalam komentar, pos komunitas, deskripsi video, dan lainnya," keterangan tertulis dari laman resmi YouTube, Selasa (11/10/2022).

Platform besutan Google ini dapat membantu para YouTuber untuk meningkatkan visibilitas dan jangkauan dengan pemirsa baru dengan nama saluran sebagai cara lain untuk mengidentifikasi saluran YouTube. 

"Tidak seperti nama saluran, pegangan benar-benar unik untuk setiap saluran sehingga pembuat konten dapat lebih jauh membangun keberadaan dan merek mereka yang berbeda di YouTube," keterangan dari blog resmi YouTube.

YouTube meluncurkannya fitur ini secara bertahap, pembuat konten akan mendapatkan akses ke proses pemilihan pegangan bergantung pada sejumlah faktor, termasuk keberadaan YouTube secara keseluruhan, jumlah pelanggan, dan apakah saluran tersebut aktif atau tidak aktif.

Dari penelusuran TOPIK.ID penggunaan handle pada Youtube ini sama seperti platform microblogging, Twitter, namun berbeda dengan alur kerja hadle di fitur YouTube yang lebih mudah untuk dikonfigurasi. 

Alur kerja sederhananya adalah ketika sebuah channel YouTube memiliki handle, misalnya, @Topik.id, maka jika handle tersebut diklik, pengguna bakal diarahkan untuk menuju chanel tersebut. 

Fitur ini akan mulai diluncurkan minggu depan ke seluruh pengguna, alias pengguna biasa ataupun pengguna berbayar secara bertahap. YouTube menegaskan bahwa sebuah akun tidak perlu memiliki batasan jumlah pengikut (subscriber) tertentu untuk memiliki handle.

"Selama bulan depan, kami akan memberi tahu pembuat konten saat mereka dapat memilih nama saluran untuk salurannya. Biasanya, jika channel sudah memiliki URL yang dipersonalisasi, itu akan otomatis menjadi pegangan defaultnya," rilisnya.

Bagus, layak untuk dibagikan!
TOPIK.ID sebagai media Milenial dan Gen Z untuk publik, didukung oleh publik. Menyediakan semua konten jurnalistik modernitas secara berimbang sesuai pedoman dan tentunya gratis untuk diakses demi kesetaraan informasi di Indonesia, tanpa halaman berbayar, tanpa hoax.
iklan
Komentar

iklan

Terkini