7 Trik menjual foto di internet, jangan salah pilih platform

M. Ihsan

Berdasarkan hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia mencapai 215,63 juta orang.

cover: topik.id
Fotografi bukan hanya sekadar hobi, tetapi juga peluang untuk menghasilkan pendapatan yang signifikan di masa depan. 

Internet telah mengubah cara dunia melihat dan berinteraksi dengan gambar, membuka pintu bagi para fotografer untuk menjual karya-karyanya secara online. 

Berdasarkan hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia mencapai 215,63 juta orang pada kurun waktu 2022-2023.

Jumlah tersebut meningkat 2,67% dibandingkan pada periode sebelumnya yang sebanyak 210,03 juta pengguna. 

Jumlah pengguna internet tersebut setara dengan 78,19% dari total populasi Indonesia yang sebanyak 275,77 juta jiwa.

Maka, jika dibandingkan dengan survei periode sebelumnya, tingkat penetrasi internet Indonesia pada tahun ini mengalami peningkatan sebesar 1,17 persen dibandingkan pada 2021-2022 yang sebesar 77,02%.

Tingginya angka pengguna internet, kesempatan di bidang kreatif dan digitalisasi di Indonesia sangat menjanjikan untuk menjadikan profesi utama para generasi muda.

Dengan terus belajar mengasah keterampilan fotografi serta beradaptasi dengan perubahan tren, foto atau gambar memiliki nilai market tanpa batas jika tepat memilih platformnya.

Lantas bagaimana trik dan langkahnya? Berikut tujuh trik mudah menjual foto di internet yang dirangkum topik.id

1. Pilih Platform yang Tepat.

Ada banyak platform online yang menyediakan pasar untuk menjual foto Anda. Beberapa contoh populer termasuk Shutterstock, Adobe Stock, Getty Images, dan Etsy. Pilihlah platform yang sesuai dengan jenis foto yang Anda hasilkan dan audiens yang ditargetkan.

2. Foto Berkualitas Tinggi.

Pastikan foto-foto Anda berkualitas tinggi. Pengguna internet mencari gambar dengan resolusi tinggi dan detail yang baik. Pastikan foto Anda memiliki komposisi yang baik, fokus yang tajam, dan pencahayaan yang sesuai.

3. Diversifikasi Portofolio.

Buatlah portofolio yang beragam dengan berbagai jenis foto. Ini bisa mencakup pemandangan, potret, makanan, objek, dan lain-lain. Semakin banyak variasi dalam portofolio Anda, semakin besar peluang menjangkau berbagai jenis pembeli.

4. Penelitian Pasar.

Lakukan riset pasar untuk mengetahui jenis foto apa yang sedang diminati dan dicari oleh pembeli. Pelajari tren terbaru dalam fotografi dan usahakan untuk menghasilkan foto yang sesuai dengan permintaan pasar.

5. Optimasi Metadata.

Ketika Anda mengunggah foto ke platform penjualan, pastikan Anda mengoptimasi metadata foto. Ini termasuk judul yang relevan, deskripsi yang jelas, dan tag kata kunci yang tepat. Metadata yang baik akan membantu foto Anda lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli.

6. Promosi.

Selain mengandalkan visibilitas di platform penjualan, promosikan foto-foto Anda melalui media sosial, blog pribadi, atau situs web. Dengan meningkatkan eksposur, Anda dapat menjangkau lebih banyak pembeli potensial.

7. Perhatikan Hak Cipta dan Lisensi.

Pastikan Anda memahami hak cipta dan lisensi yang berlaku untuk foto Anda. Beberapa platform mungkin meminta Anda untuk memberikan lisensi eksklusif, sementara yang lain mungkin mengizinkan Anda menjual foto di beberapa tempat sekaligus. Pastikan Anda mengikuti peraturan yang berlaku.

Sebagai catatan dalam menjual foto di internet membutuhkan waktu dan ketekunan dan mungkin tidak melihat hasil yang signifikan dalam waktu singkat, tetapi dengan karya foto yang bagus dan pemilihan platform yang tepat Anda dapat mengembangkan sumber pendapatan yang menjanjikan di masa depan. Selamat mencoba!
Apakah konten ini bermanfaat?
Dukung dengan memberikan satu kali kontribusi.

Share:
Konten berbasis data.
Kategori konten paling banyak dibaca.


Digilife Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks