Perbedaan eSIM dengan SIM card biasa, pahami plus-minusnya

Tamara

eSIM merupakan chip terintegrasi yang ada dalam perangkat seluler.

cover: topik.id
Teknologi komunikasi seluler terus mengalami perkembangan pesat. Salah satu inovasi terbaru dalam dunia perangkat seluler adalah pengenalan eSIM (embedded SIM), yang menawarkan alternatif yang menarik dibandingkan dengan SIM card fisik konvensional. 

Dengan perubahan ini, pengguna memiliki opsi baru untuk terhubung dengan jaringan seluler. Namun, sebelum memahami perbandingan antara kedua teknologi ini, ada baiknya memahami lebih lanjut tentang apa itu eSIM dan SIM card biasa.

Apa itu eSIM?

eSIM (embedded SIM Card) merupakan teknologi terbaru dari Subscriber Identification Module (SIM) nama lainnya adalah Embedded Universal Integrated Circuit Card (eUICC). 

eSIM adalah chip terintegrasi yang ada dalam perangkat seluler dari awal. Ini menghilangkan kebutuhan untuk kartu SIM fisik yang biasa dimasukkan ke dalam perangkat. 

Aktivasi jaringan dan perpindahan operator menjadi lebih mudah dengan teknologi ini, dan pengguna dapat dengan cepat mengganti profil operator tanpa harus mengganti kartu fisik. Namun, seperti semua teknologi, eSIM juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan.

Apa itu SIM Card Biasa?

Subscriber Identification Module (SIM) atau kartu identitas pelanggan merupakan kartu fisik yang digunakan untuk mengidentifikasi dan menghubungkan perangkat dengan jaringan seluler. 

Ini adalah kartu SIM tradisional yang telah dikenal dan digunakan oleh banyak pengguna selama bertahun-tahun. Pengguna harus memasukkan kartu fisik ke dalam slot kartu SIM pada perangkat untuk mengakses jaringan dan layanan. 

Meskipun sudah akrab, SIM card juga memiliki keterbatasan yang membuat beberapa pengguna mencari alternatif yang lebih canggih.

Lantas, apa plus minusnya perbedaan eSIM dengan SIM card biasa? Berikut kelebihan dan kekurangan antara eSIM dengan SIM card biasa: 

Kelebihan eSIM:
  • Kemudahan Pindah Operator: Pengguna dapat dengan mudah mengganti operator tanpa perlu mengganti fisik kartu. Cukup aktifkan profil operator baru melalui pengaturan perangkat.
  • Kemudahan Pindah Antar Perangkat: Pengguna dapat dengan mudah memindahkan profil eSIM dari satu perangkat ke perangkat lain tanpa perlu mengganti kartu fisik.
  • Lebih Banyak Kapasitas: eSIM memiliki lebih banyak kapasitas penyimpanan data dibandingkan kartu SIM fisik, memungkinkan untuk menyimpan lebih banyak informasi.
  • Lebih Fleksibel untuk Perangkat Kecil: eSIM sangat berguna untuk perangkat yang ukurannya sangat kecil atau tidak memungkinkan adanya slot kartu fisik.
  • Dukungan untuk Beberapa Profil: Beberapa perangkat dengan eSIM dapat mendukung beberapa profil operator, memungkinkan pengguna untuk dengan mudah beralih antara profil saat bepergian atau dalam situasi lain.
Kekurangan eSIM:
  • Keterbatasan Penerimaan: Tidak semua operator seluler atau perangkat mendukung eSIM. Ini mungkin menjadi kendala jika pengguna berada di wilayah dengan akses terbatas terhadap teknologi ini.
  • Keterbatasan Perangkat Lama: Perangkat lama mungkin tidak memiliki dukungan untuk eSIM, yang berarti pengguna tidak dapat menggunakan teknologi ini pada perangkat tersebut.
  • Ketergantungan pada Koneksi Internet: Aktivasi atau pindah profil eSIM memerlukan koneksi internet, sementara penggunaan SIM card fisik tidak memerlukan hal ini.

Kelebihan SIM Card Biasa:
  • Ketersediaan Universal: Kartu SIM fisik didukung secara luas oleh hampir semua operator seluler dan perangkat.
  • Familiaritas: Pengguna sudah akrab dengan cara kerja kartu SIM fisik dan prosesnya.
  • Tidak Bergantung pada Koneksi Internet: Aktivasi dan penggunaan tidak bergantung pada koneksi internet.
Kekurangan SIM Card Biasa:
  • Penggantian Fisik: Jika pengguna ingin mengganti operator atau perangkat, pengguna harus mengganti fisik kartu SIM, yang bisa merepotkan.
  • Pindah Antar Perangkat: Memindahkan kontak dan data dari satu perangkat ke perangkat lain memerlukan transfer fisik atau penyinkronan.
  • Kapasitas Terbatas: Kapasitas penyimpanan data pada kartu SIM fisik terbatas dibandingkan dengan eSIM.
Secara keseluruhan, baik eSIM maupun SIM card fisik memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

Pilihan antara keduanya tergantung pada preferensi pribadi, perangkat yang digunakan, dan ketersediaan teknologi di setiap wilayah.
Apakah konten ini bermanfaat?
Dukung dengan memberikan satu kali kontribusi.

Share:
Konten berbasis data.
Kategori konten paling banyak dibaca.
Digilife Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks