iklan - scroll untuk melanjutkan membaca.

YouTube perluas fitur Hype ke 34 negara, termasuk Indonesia

Setiap video yang didukung akan memperoleh poin tambahan yang berpotensi mendorongnya muncul di papan peringkat baru di menu Jelajahi.

author photo
A- A+
cover | @youtube
YouTube resmi memperluas fitur Hype ke 39 negara, termasuk Indonesia. Fitur ini dirancang untuk membantu kreator kecil mendapatkan perhatian lebih luas dari penonton. Melalui Hype, penggemar dapat mendukung kreator dengan jumlah subscriber di bawah 500.000 dengan mempromosikan hingga tiga video per minggu. 

Setiap video yang didukung akan memperoleh poin tambahan yang berpotensi mendorongnya muncul di papan peringkat baru di menu Jelajahi. Semakin sedikit subscriber yang dimiliki kreator, semakin besar bonus yang diberikan, sehingga kanal baru berpeluang lebih cepat dikenal.
"Hype kini tersedia di 39 negara — termasuk AS, Inggris, Jepang, Korea, Indonesia, dan India — sehingga penggemar di seluruh dunia dapat membantu kreator berkembang," tulis YouTube dalam pengumuman resminya, dilansir Rabu (27/8/2025).
Bagi penggemar, YouTube menghadirkan beberapa peningkatan dalam penggunaan fitur ini. Kini tersedia tombol khusus Hype di bawah video, sehingga penonton dapat lebih mudah menunjukkan dukungannya. Video yang mendapat dukungan akan menampilkan lencana “hyped” agar lebih menonjol di platform. Selain itu, pengguna dapat memfilter beranda mereka dengan kategori “yang sedang naik daun”, sekaligus menerima notifikasi ketika video yang mereka dukung hampir masuk ke papan peringkat.

Tidak hanya itu, YouTube juga memberikan penghargaan kepada penggemar setia dalam bentuk lencana bintang Hype bulanan. Lencana ini berfungsi sebagai tanda pengakuan atas dukungan berkelanjutan yang mereka berikan kepada kreator favorit. Dengan sistem ini, penggemar bukan hanya sekadar penonton, tetapi juga ikut berperan dalam menentukan arah popularitas kanal kecil di YouTube.

Bagi kreator, fitur Hype menjadi alat penting untuk memahami perkembangan kanal mereka. Melalui aplikasi YouTube Studio, pembuat konten kini dapat melacak jumlah Hype dan poin yang diperoleh setiap video. Analitik video pun ditingkatkan dengan penambahan kartu khusus Hype dan rangkuman mingguan dalam bentuk cerita data, sehingga kreator bisa lebih mudah menilai dampak dukungan penggemar terhadap performa konten.

"Hype kini bahkan lebih kuat dan lebih mudah digunakan dengan fitur-fitur baru yang didedikasikan untuk mendorong fandom dan membantu kreator agar dikenal," jelasnya.

YouTube juga tidak berhenti di sini. Perusahaan berencana meluncurkan papan peringkat yang lebih spesifik berdasarkan minat, seperti kategori game dan gaya hidup. Selain itu, pengguna akan segera dapat membagikan video yang mereka promosikan, sehingga peluang visibilitas kreator semakin meningkat. Hal ini menunjukkan komitmen YouTube dalam menciptakan ekosistem yang lebih adil bagi pendatang baru di platformnya.

Menurut YouTube, ide awal Hype lahir dari tantangan besar yang dihadapi kreator kecil untuk menembus pasar yang sangat kompetitif. Dengan hadirnya fitur ini di 39 negara, termasuk pasar besar seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Korea, India, dan Indonesia, YouTube berharap komunitas global dapat bersama-sama membantu kanal baru tumbuh dan dikenal lebih luas.

Secara keseluruhan, kehadiran Hype menjadi langkah strategis YouTube untuk memperkuat hubungan antara penggemar dan kreator. Penonton kini memiliki peran nyata dalam mendorong konten yang mereka anggap menarik, sementara kreator pendatang baru mendapat kesempatan lebih besar untuk diperhatikan. Dengan kombinasi fitur lama dan pembaruan terbaru, Hype diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya bintang baru di dunia YouTube.

"Antusiasmenya semakin meningkat, dan kami akan segera menghadirkan lebih banyak fitur! Sebentar lagi, akan ada papan peringkat untuk minat tertentu seperti game dan gaya, serta cara mudah bagi Anda untuk membagikan video yang baru saja Anda promosikan agar lebih dikenal," terangnya.


Share:
Premium.
Komentar
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Update
Indeks