Topik.id — GAC Aion meluncurkan Ray 7 di China, model pertama dalam seri Ray terbarunya, yang dirancang untuk menarik minat konsumen muda. Sedan listrik ini juga menjadi model pertama GAC Aion yang menampilkan logo merek yang diperbarui.
Ray 7 hadir dengan dimensi panjang 4.960 mm, lebar 1.900 mm, dan tinggi 1.455 mm, serta jarak sumbu roda 2.920 mm. Desainnya menampilkan profil fastback, proporsi rendah dan lebar, serta light bar selebar penuh di bagian depan yang dilengkapi logo bercahaya.
Mobil ini tersedia dalam pilihan warna kuning dan ungu, dengan 14 optimasi aerodinamis yang berkontribusi pada koefisien hambatan udara serendah 0,22. GAC Aion Ray 7 dibangun di atas platform penggerak roda belakang berbasis baterai listrik.
Dapur pacu Ray 7 ditenagai oleh motor yang dipasok oleh Huawei, menghasilkan tenaga puncak 180 kW (241 hp), serta menggunakan sistem penggerak terintegrasi Huawei DriveONE. Dikombinasikan dengan sistem manajemen termal generasi mendatang GAC Aion dan modul manajemen termal 28-in-1, konsumsi energi CLTC model ini diklaim serendah 9,7 kWh per 100 kilometer, dengan jangkauan CLTC mencapai 700 kilometer.
Baterai untuk Ray 7 dipasok oleh CATL dan telah mengintegrasikan teknologi keselamatan Magazine Battery 2.0 dari GAC Aion. Sebelumnya, data regulator menunjukkan bahwa varian lain menggunakan sel baterai dari Yinpai Battery milik GAC Aion.
Pada sisi sasis, GAC Aion menyatakan bahwa Ray 7 adalah model pertama yang mengadopsi arsitektur penggerak-dan-kontrol terintegrasi tingkat chip, serta sistem pengereman brake-by-wire penuh EMB (Electromechanical Braking) dari Huawei. Jarak pengereman mobil ini dari 100 km/jam diklaim hanya 33 meter dan mampu berhenti dengan aman bahkan jika terjadi kegagalan pada keempat roda.
Sistem bantuan pengemudinya dilengkapi dengan 27 sensor otomotif, termasuk LiDAR 192-channel dari Huawei dan tiga radar gelombang milimeter 4D. Algoritma sistem ini berbagi fondasi teknologi yang sama dengan robotaxi Level 4 milik WeRide, mendukung fitur-fitur seperti mengemudi dari tempat parkir ke tempat parkir, pencarian tempat parkir terdekat, dan navigasi otomatis melalui gerbang parkir.
GAC Aion dan Huawei juga mengadakan upacara penandatanganan pada acara peluncuran, yang mengindikasikan kelanjutan kolaborasi teknologi antara kedua perusahaan.



GAC Aion belum mengumumkan harga pasti atau tanggal peluncuran untuk Ray 7. Namun, model ini diperkirakan akan diposisikan di kisaran 200.000 hingga 250.000 yuan, bersaing dengan model seperti Xiaomi SU7, Zeekr 007, dan Shangjie Z7.
Ray 7 akan dipamerkan kepada publik di Chengdu Auto Show 2026 yang berlangsung dari 21 hingga 30 Agustus.
Peluncuran seri baru ini terjadi seiring pemulihan penjualan GAC Aion. Merek tersebut berhasil menjual 28.807 unit pada bulan Juli, meningkat 36,37% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara kumulatif, dari Januari hingga Juli, GAC Aion telah menjual 210.386 unit, naik 62,08% dari periode yang sama tahun lalu.
Ikuti Topik.id

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.