— Produsen kendaraan listrik Seres (HKEX: 9927), mitra otomotif Huawei, mencatat kerugian di paruh pertama tahun 2026. Kerugian ini terutama disebabkan oleh kenaikan harga komponen utama dan adanya kerugian impairemen aset yang signifikan.

Perusahaan melaporkan kerugian bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham sebesar 1,72 miliar yuan atau sekitar 253 juta dolar AS pada paruh pertama 2026. Angka ini berbanding terbalik dengan laba bersih 2,94 miliar yuan yang dicapai pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan Seres pada semester I 2026 tercatat sebesar 57,49 miliar yuan, mengalami penurunan 7,87% secara tahunan. Sementara itu, kerugian bersih tanpa memperhitungkan item non-berulang mencapai 2,38 miliar yuan, dibandingkan dengan laba 2,47 miliar yuan pada periode yang sama tahun lalu.

Dalam periode tersebut, Seres berhasil menjual total 196.580 unit kendaraan, turun tipis 1,02% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, penjualan kendaraan energi baru (NEV) menunjukkan peningkatan, mencapai 178.777 unit atau naik 3,87% secara tahunan.

Tekanan Harga Komponen dan Transisi Produk

Seres menyatakan bahwa beberapa model utamanya sedang dalam masa transisi produk pada kuartal kedua, sehingga manfaat skala produksi dan penjualan belum terealisasi sepenuhnya. Selain itu, pergeseran bauran produk juga turut memengaruhi kinerja.

Di sisi lain, lonjakan harga komponen inti NEV, termasuk baterai dan chip, turut mendongkrak biaya produksi kendaraan. Harga rata-rata harian lithium karbonat tingkat baterai melonjak 132,2% secara tahunan pada paruh pertama tahun ini. Sementara itu, chip otomotif mengalami kelangkaan struktural dan kenaikan harga yang tajam.

Perusahaan memilih untuk mempertahankan standar kualitas rantai pasok premiumnya dan tidak mengalihkan biaya tersebut dengan menurunkan kualitas komponen. Keputusan ini memberikan tekanan pada profitabilitas operasional jangka pendek.

Margin laba kotor Seres tercatat sebesar 21,8%, turun 4,7 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya. Beban pokok penjualan dilaporkan turun 2% menjadi 44,9 miliar yuan.

Impairment Aset dan Peningkatan Biaya R&D

Di tengah iterasi teknologi yang pesat dalam industri NEV, Seres mencatat kerugian impairemen sebesar 1,75 miliar yuan pada aset tak berwujud. Pos lain-lain terkait keuntungan dan kerugian membukukan kerugian sebesar 2,31 miliar yuan, berbanding dengan kerugian 33 juta yuan pada tahun sebelumnya.

Biaya penelitian dan pengembangan (R&D) meningkat 27,4% secara tahunan menjadi 3,73 miliar yuan. Sementara itu, biaya penjualan dan distribusi mengalami penurunan 5,3% menjadi 8,47 miliar yuan.

Arus kas bersih dari aktivitas operasi tercatat negatif 12,38 miliar yuan. Hal ini terutama disebabkan oleh penerimaan kas yang lebih rendah dari penjualan kendaraan dan pembayaran atas wesel akseptasi bank yang jatuh tempo.

Resiliensi Operasional dan Posisi Keuangan Kuat

Meskipun menghadapi tantangan, Seres menegaskan bahwa ketahanan operasionalnya tetap solid. Perputaran persediaan pada kuartal kedua hanya sekitar 7,5 hari, jauh di bawah rata-rata industri.

Hingga akhir periode pelaporan, cadangan kas perusahaan melebihi 73,15 miliar yuan, yang setara dengan 57% dari total aset. Utang berbunga hanya mewakili 3,2% dari total aset, dengan hanya 398 juta yuan yang jatuh tempo dalam satu tahun.

Total aset Seres tercatat sebesar 128,35 miliar yuan, turun 10,81% dari akhir tahun lalu. Aset bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham adalah 37,48 miliar yuan, turun 8,42%.

Tekanan industri juga dirasakan secara luas. Penjualan ritel kendaraan penumpang domestik di Tiongkok pada paruh pertama tahun ini turun 20,2% secara tahunan, melebihi 8,7 juta unit, menurut laporan pendapatan Seres yang mengutip data dari China Passenger Car Association (CPCA).

Segmen kendaraan dengan harga di atas 400.000 yuan menjadi satu-satunya segmen yang mencatat pertumbuhan, dengan penjualan ritel naik 18,8% secara tahunan. Penjualan NEV dalam kisaran harga tersebut melonjak 45,9%.

Upaya Penguatan Kepercayaan Investor

Seres juga berupaya memperkuat kepercayaan investor melalui dividen, pembelian kembali saham, dan peningkatan kepemilikan oleh pihak internal. Perusahaan membayarkan dividen tunai lebih dari 1,39 miliar yuan selama periode pelaporan, sementara akumulasi pembelian kembali saham melebihi 587 juta yuan hingga Juli 2026.

Pada bulan Juli, pemegang saham pengendali dan tim manajemen inti juga melakukan peningkatan kepemilikan saham dalam skala besar. Direktur, eksekutif senior, dan karyawan kunci menyelesaikan rencana pembelian saham senilai 148 juta yuan dalam waktu 3 hari perdagangan setelah pengumuman.