— Manchester United mengawali musim Premier League 2026/27 dengan hasil minor setelah takluk 0-2 dari tim promosi Hull City pada pertandingan di MKM Stadium, Sabtu (22/8/2026) malam WIB. Kekalahan ini disorot karena kebobolan dua gol dari situasi bola mati.

Hull City berhasil mencetak gol melalui Semi Ajayi pada babak pertama yang berawal dari sepak pojok, disusul gol kedua dari Nobel Mendy yang tercipta dari tendangan bebas. Kedua insiden tersebut menunjukkan kerentanan pertahanan MU dalam mengantisipasi bola-bola mati.

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, menyatakan bahwa kekalahan ini merupakan pengulangan kesalahan yang sama seperti musim sebelumnya. Ia menilai timnya kurang agresif dan menunjukkan kelemahan dalam mengawal bola mati, yang menjadi kunci keunggulan Hull City.

Statistik Premier League musim 2025/26 mencatat bahwa Manchester United kebobolan 12 gol dari skema bola mati (tidak termasuk tendangan penalti). Fernandes menekankan bahwa aspek ini harus segera diperbaiki oleh tim.

“Kesalahan yang sama seperti musim lalu, setiap pertandingan tandang kami memberi terlalu banyak bola ke mereka,” ujar Fernandes kepada TNT Sports. Ia menambahkan, “Di 20 menit pertama, kiper adalah yang paling banyak menyentuh bola. Kami harus lebih menekan, lebih agresif, dan lagi-lagi kami harus memperbaiki soal bola mati dan tidak kebobolan gol seperti ini lagi.”

Fernandes juga mengomentari taktik Hull City. “Melawan tim-tim seperti ini, mereka menunggu momen itu. Kami tahu sebelum pertandingan kalau bola mati akan jadi bagian besar dari permainan mereka. Mereka main di sepanjang pramusim dengan empat bek tapi memasang lima bek melawan kami untuk tinggi badan, untuk momen-momen seperti ini,” tutupnya.