— Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bertolak ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (20/8/2026) untuk memantau langsung penanganan dan pemulihan pascabencana. Dalam kunjungan kerja ini, Gibran turut mengajak perwakilan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) untuk membantu proses trauma healing bagi para korban.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melihat kondisi masyarakat yang terdampak bencana secara langsung dan memastikan kebutuhan mereka selama masa tanggap darurat terpenuhi. Diharapkan, langkah pemerintah dalam proses pemulihan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan nyata di lapangan.

Gibran membuka ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam aksi nyata, khususnya dalam membantu pemulihan trauma korban. Ia menilai semangat dan kepedulian anak muda perlu difasilitasi agar dapat diwujudkan secara konkret. Keterlibatan mahasiswa ini dipandang sebagai bagian penting dari semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.

Pemerintah tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, tetapi juga mendorong generasi muda untuk hadir dan berkontribusi sesuai kapasitas serta keahlian yang dimiliki. Hal ini sejalan dengan upaya pemulihan yang dilakukan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT pada 15 Agustus lalu.

Selama berada di NTT, Gibran dan rombongan dijadwalkan meninjau sejumlah lokasi yang terdampak bencana, serta fasilitas layanan dasar masyarakat di Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur. Gempa tersebut dilaporkan menyebabkan puluhan korban jiwa, ribuan warga mengungsi, serta kerusakan bangunan.