— Aktor Krisjiana Baharudin mengambil keputusan untuk menjalani vasektomi demi menghormati perjuangan serta kesehatan sang istri, Siti Badriah. Langkah ini diambil setelah keduanya sepakat bahwa keluarga mereka sudah cukup dengan kehadiran dua anak.

Krisjiana mengungkapkan bahwa dirinya menyadari perjuangan seorang perempuan dalam membina rumah tangga tidaklah mudah, mulai dari proses mengandung, melahirkan, menyusui, hingga merawat buah hati setiap hari.

“Karena itu, ketika gua dan istri merasa keluarga kita udah cukup, gua sadar satu hal. Gua gak punya hak untuk memaksa istri gua hamil lagi. Gua juga gak punya hak menentukan apa yang harus dia lakuin sama tubuhnya. Karena itu tubuh dia, dan dia berhak memilih, apakah masih ingin hamil lagi atau enggak. Kalau dia bilang, aku udah cukup, maka tugas gua bukan memaksa, tapi tugas gua adalah menghormati pilihannya,” ucapnya lewat unggahan di Instagram pada Kamis (17/8/2026).

Ambil Tanggung Jawab Kontrasepsi

Melalui tindakan vasektomi, Krisjiana memilih untuk ikut mengambil alih tanggung jawab urusan kontrasepsi agar beban tersebut tidak sepenuhnya berada di pundak istrinya. Menurutnya, rasa cinta kepada pasangan harus dibuktikan dengan tindakan nyata dan kepedulian terhadap kesehatan mereka.

“Karena kalau istri udah bilang, aku udah cukup, maka sebaliknya sebagai suami, mungkin sudah waktunya gua berkata. Kalau gitu, biar aku yang ambil tanggung jawab selanjutnya. Karena mencintai istri, berarti kita juga harus menghormati haknya atas tubuhnya sendiri,” tambahnya.

Bentuk Penghargaan Terhadap Istri

Lebih lanjut, Krisjiana menegaskan bahwa prosedur medis yang dijalaninya bukanlah ukuran untuk menilai kejantanan seseorang, melainkan bentuk nyata dari tanggung jawab seorang suami dalam membangun keharmonisan keluarga.

“Vasektomi itu bukan tentang siapa yang lebih banyak berkorban. Bukan tentang kehilangan kejantanan juga. Ini tentang tanggung jawab. Tentang menghargai tubuh dan keputusan pasangan. Tentang cinta yang gak cuma diucapkan, tapi juga dibuktikan,” tutupnya.