TOPIK.ID — Peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat mengecek status kepesertaan secara berkala untuk memastikan perlindungan jaminan sosial masih aktif. Pemeriksaan ini penting, terutama bagi pekerja yang baru pindah perusahaan, berhenti bekerja, atau mengalami perubahan status hubungan kerja.
Status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dapat diperiksa secara daring melalui aplikasi Jamsostek Mobile atau JMO. Selain itu, peserta juga dapat menghubungi layanan BPJS Ketenagakerjaan maupun datang langsung ke kantor cabang terdekat.
Cara Cek Status BPJS Ketenagakerjaan Lewat JMO
Salah satu cara paling praktis untuk mengetahui apakah BPJS Ketenagakerjaan masih aktif atau sudah nonaktif adalah melalui aplikasi JMO.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi JMO di ponsel.
- Android – Google Play: JMO di Google Play
- iPhone – App Store: JMO di App Store
- Halaman resmi JMO BPJS Ketenagakerjaan: JMO BPJS Ketenagakerjaan
- Masuk menggunakan email dan kata sandi yang telah terdaftar.
- Pilih menu Kartu Digital.
- Pilih kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang ingin diperiksa.
- Informasi mengenai status kepesertaan akan ditampilkan pada layar.
Kartu kepesertaan juga dapat diakses melalui menu Profil Saya. Setelah itu, pilih Kartu Digital Anda, kemudian buka kartu kepesertaan yang tersedia.
Jika keterangan pada aplikasi menunjukkan status aktif, berarti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan masih berjalan. Peserta masih tercatat memperoleh perlindungan sesuai program jaminan sosial yang diikuti.
Sementara itu, apabila status yang muncul adalah nonaktif, pekerja penerima upah dapat menghubungi HRD atau perusahaan tempat bekerja untuk memastikan penyebab perubahan status tersebut.
Cek Status BPJS Ketenagakerjaan Lewat Nomor 175
Selain menggunakan aplikasi JMO, peserta dapat mengecek atau menanyakan status kepesertaan melalui Contact Center BPJS Ketenagakerjaan di nomor 175.
Melalui layanan tersebut, peserta dapat meminta informasi mengenai kepesertaan maupun memperoleh bantuan jika mengalami kendala ketika mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan.
Peserta sebaiknya menyiapkan sejumlah data pribadi yang diperlukan untuk proses verifikasi sebelum menghubungi layanan tersebut.
Cek Langsung ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan
Alternatif lainnya adalah mendatangi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.
Peserta dapat membawa dokumen identitas seperti KTP dan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Petugas kemudian dapat membantu memeriksa status kepesertaan maupun memberikan penjelasan mengenai kondisi akun peserta.
Cara ini dapat menjadi pilihan apabila peserta mengalami kendala saat menggunakan aplikasi JMO atau membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai perubahan status kepesertaan.
Kenapa BPJS Ketenagakerjaan Bisa Nonaktif?
Status BPJS Ketenagakerjaan dapat berubah menjadi nonaktif dalam kondisi tertentu. Salah satunya ketika peserta sudah berhenti bekerja dan perusahaan telah melaporkan berakhirnya hubungan kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan.
Perubahan status juga dapat berkaitan dengan administrasi kepesertaan atau pembayaran iuran, tergantung kategori peserta dan program jaminan sosial yang diikuti.
Karena itu, peserta yang merasa masih bekerja tetapi mendapati status kepesertaan nonaktif disarankan segera menghubungi pihak perusahaan atau BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan kepastian.
Dengan melakukan pengecekan secara berkala, peserta dapat mengetahui status perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sekaligus mengantisipasi kendala administrasi sebelum membutuhkan manfaat jaminan sosial.
