Berita

BPJS Ketenagakerjaan dan Gapura Angkasa Perluas Akses Rumah Pekerja, KPR Hingga Rp 500 Juta

BPJS Ketenagakerjaan dan Gapura Angkasa menggelar Pekan MLT Perumahan dengan fasilitas KPR hingga Rp 500 juta bagi pekerja yang memenuhi syarat.

BPJS Ketenagakerjaan dan Gapura Angkasa Perluas Akses Rumah Pekerja, KPR Hingga Rp 500 Juta
Foto: Dok. BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan menggandeng PT Gapura Angkasa untuk memperluas akses pekerja terhadap pembiayaan hunian melalui penyelenggaraan Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan. Kegiatan ini diharapkan membantu karyawan memperoleh informasi sekaligus memanfaatkan fasilitas pembiayaan untuk memiliki rumah yang layak.

Acara yang berlangsung di kantor PT Gapura Angkasa, Jakarta, pada Rabu (21/10/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja di luar perlindungan jaminan sosial. Melalui kolaborasi dengan perusahaan dan perbankan, pekerja didorong untuk memahami pilihan pembiayaan rumah sesuai kebutuhan serta kemampuan finansial mereka.

Fasilitas Pembiayaan Rumah hingga Rp 500 Juta

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Trisna Sonjaya mengatakan, program MLT Perumahan merupakan bagian dari komitmen lembaganya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi peserta. Konsep Value Beyond Protection tidak hanya berfokus pada perlindungan ketika pekerja menghadapi risiko sosial ekonomi, tetapi juga mendukung kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Melalui program ini, peserta dapat mengakses sejumlah fasilitas pembiayaan. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tersedia dengan nilai hingga Rp 500 juta, sedangkan Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) mencapai Rp 150 juta. Adapun Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) dapat dimanfaatkan dengan plafon hingga Rp 200 juta.

Selain fasilitas bagi pekerja, tersedia Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja (FPPP) untuk pengembang yang memenuhi ketentuan. Skema tersebut diharapkan mendukung perluasan akses pembiayaan sekaligus mendorong ketersediaan hunian bagi peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Meski demikian, calon penerima manfaat perlu memenuhi sejumlah persyaratan. Peserta harus terdaftar dalam program Jaminan Hari Tua (JHT) setidaknya selama satu tahun, berstatus aktif, tertib membayar iuran, serta memenuhi ketentuan kelayakan kredit dari bank penyalur. Khusus KPR dan PUMP, pembiayaan ditujukan untuk kepemilikan rumah pertama.

Gapura Angkasa Dorong Kesejahteraan Karyawan

Direktur Human Capital PT Gapura Angkasa Anak Agung Made Hardika menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, akses terhadap pembiayaan perumahan dapat menjadi tambahan manfaat bagi karyawan, mengingat hunian merupakan salah satu kebutuhan utama.

Sebagai perusahaan penyedia layanan ground handling penerbangan dengan lebih dari 10.000 karyawan, Gapura Angkasa memandang kesejahteraan sumber daya manusia sebagai faktor penting untuk menjaga produktivitas, keselamatan, dan kualitas pelayanan.

Direktur Operasional PT Gapura Angkasa Ruli Wijaya juga menilai kerja sama tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pekerja di lingkungan perusahaan.

Dalam kegiatan Pekan MLT Perumahan yang berlangsung serentak pada 19–23 Oktober 2026 di 11 kantor wilayah BPJS Ketenagakerjaan, peserta juga berkesempatan berkonsultasi dengan petugas dan mitra perbankan, termasuk Bank BJB. Konsultasi mencakup persyaratan, simulasi cicilan, hingga proses pengajuan pembiayaan.

Penyaluran MLT Perumahan Tembus Rp 2,22 Triliun

BPJS Ketenagakerjaan mencatat penyaluran pembiayaan MLT Perumahan mencapai Rp 2,22 triliun hingga September 2026. Dana tersebut disalurkan untuk 1.026 unit pembiayaan KPR, PUMP, dan PRP. Pada periode yang sama, terdapat 124 perusahaan pengembang yang membangun 14.087 unit rumah. DKI Jakarta tercatat sebagai wilayah dengan capaian tertinggi secara nasional.

Trisna Sonjaya mengapresiasi dukungan Gapura Angkasa dan Bank BJB dalam pelaksanaan program di Jakarta. Ia berharap kolaborasi dengan perusahaan serta lembaga perbankan dapat memperluas pemahaman pekerja mengenai manfaat MLT dan meningkatkan pemanfaatannya.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Duren Sawit, Arief Dharmawan, turut menegaskan pentingnya edukasi kepada pekerja. Kantor cabang tersebut aktif memberikan sosialisasi dan pendampingan terkait persyaratan serta mekanisme pengajuan pembiayaan.

Melalui edukasi dan kolaborasi berkelanjutan, BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak pekerja dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara tepat sasaran. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari dorongan agar pekerja memiliki kesempatan lebih besar untuk mewujudkan hunian yang layak bagi keluarga mereka.