Topik.id — CXMT dilaporkan mengambil langkah baru dalam pengembangan teknologi memori dengan mulai menerapkan High-k Metal Gate atau HKMG pada transistor DRAM. Terobosan ini menjadi penting karena teknologi tersebut berpotensi membantu perusahaan asal China itu memperkecil proses fabrikasi sekaligus mengatasi tantangan konsumsi daya.
Penerapan HKMG juga memperlihatkan ambisi CXMT untuk terus mengejar perkembangan industri semikonduktor global. Teknologi tersebut disebut mulai digunakan pada DRAM generasi terbaru dan dapat menjadi salah satu fondasi bagi perusahaan untuk bergerak menuju proses fabrikasi 1a yang berada di kisaran 14nm.
CXMT Siapkan DRAM dengan Teknologi HKMG
Dalam pengembangan transistor berukuran semakin kecil, produsen semikonduktor menghadapi persoalan kebocoran arus listrik. Ketika lapisan isolator pada transistor dibuat semakin tipis, elektron menjadi lebih mudah melewati lapisan tersebut. Kondisi ini berpotensi meningkatkan konsumsi energi sekaligus menghasilkan panas lebih tinggi.
HKMG dikembangkan untuk menjawab persoalan tersebut. Teknologi ini menggantikan silikon dioksida sebagai material isolator dengan material high-k, seperti hafnium oxide. Material tersebut memungkinkan lapisan isolator tetap memiliki ketebalan tertentu, tetapi mampu mempertahankan kemampuan pengendalian listrik seperti lapisan yang jauh lebih tipis.
Dengan pendekatan tersebut, transistor dapat dibuat lebih kecil tanpa meningkatkan kebocoran arus secara signifikan. Teknologi ini menjadi semakin relevan ketika produsen memori berusaha meningkatkan kepadatan transistor untuk menghasilkan kapasitas lebih besar dalam ukuran chip yang tetap efisien.
Selain material high-k, teknologi HKMG juga menggunakan gerbang berbahan logam untuk menggantikan polysilicon. Penggunaan material tersebut membantu meningkatkan karakteristik kelistrikan transistor serta mengurangi kehilangan efisiensi yang dapat muncul pada proses fabrikasi dengan dimensi lebih kecil.
Bagi CXMT, penerapan teknologi ini bukan sekadar peningkatan pada satu komponen. HKMG dapat menjadi bagian penting dari strategi perusahaan untuk mengembangkan DRAM dengan kepadatan lebih tinggi sekaligus menjaga efisiensi energi.
Teknologi HKMG disebut telah mulai digunakan dalam proses G4 DRAM milik CXMT. Proses tersebut diyakini masih berada pada node 1z atau sekitar 15nm. Langkah ini menarik karena node 1z dapat menjadi tahapan penting sebelum CXMT melanjutkan pengembangan menuju proses 1a.
Produk LPDDR5X milik CXMT juga disebut mulai mendapatkan penerapan teknologi serupa. Jika proses pengembangan dan produksi berjalan sesuai rencana, pengalaman yang diperoleh dari node 1z dapat membantu perusahaan menghadapi tantangan teknis ketika beralih ke proses yang lebih kecil.
Ambisi CXMT di Tengah Persaingan Industri Memori
Perkembangan teknologi DRAM CXMT tidak bisa dilepaskan dari upaya perusahaan mempersempit jarak dengan pemain memori besar lainnya. Industri semikonduktor saat ini semakin membutuhkan memori dengan kapasitas tinggi, efisiensi energi lebih baik, serta kemampuan memenuhi kebutuhan komputasi modern.
CXMT dilaporkan terus memperluas portofolio produknya. Perusahaan tersebut disebut telah memasuki tahap produksi HBM2E dan mulai melakukan sampling HBM3 yang dikembangkan menggunakan proses G4.
Perkembangan di sektor HBM menjadi sangat penting karena jenis memori tersebut banyak digunakan untuk kebutuhan komputasi berperforma tinggi. Pertumbuhan kecerdasan buatan juga membuat permintaan terhadap memori bandwidth tinggi meningkat, sehingga kemampuan memproduksi HBM dapat menjadi aset strategis bagi produsen memori.
Tidak berhenti pada generasi HBM saat ini, CXMT juga disebut telah menyelesaikan verifikasi R&D untuk chip DDR6. Hal tersebut menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya mengejar teknologi yang sudah tersedia di pasar, tetapi juga mulai mempersiapkan diri menghadapi generasi memori berikutnya.
Meski demikian, penerapan HKMG pada DRAM belum otomatis berarti CXMT sudah siap memproduksi DRAM 1a dalam volume besar. Masih terdapat berbagai tantangan yang harus diselesaikan, termasuk stabilitas proses fabrikasi, tingkat hasil produksi, efisiensi biaya, serta konsistensi kualitas chip.
Jika berhasil melewati tahapan tersebut, penerapan HKMG dapat memberikan CXMT pijakan teknologi yang lebih kuat untuk memasuki proses fabrikasi yang lebih kecil. Langkah ini sekaligus menunjukkan semakin seriusnya persaingan teknologi memori di China.
Dengan pengembangan DRAM, LPDDR5X, HBM, hingga DDR6 yang berjalan beriringan, CXMT tampaknya sedang membangun fondasi untuk memperluas posisi di pasar memori global. Penerapan HKMG menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan tersebut, terutama ketika industri semikonduktor terus bergerak menuju transistor yang semakin kecil dan efisien.
Ikuti Topik.id
