— Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami erupsi pada Senin (31/8) pagi, tepatnya pukul 10.17 WIB. Kolom abu vulkanik teramati membubung setinggi 3.500 meter dari puncak gunung, atau mencapai 5.960 meter di atas permukaan laut.

Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung, Armen Putra, mengonfirmasi kejadian tersebut. “Benar, gunung Sinabung erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai 3.500 meter,” ujarnya.

Kolom abu yang membumbung dilaporkan berwarna hitam pekat dan condong bergerak ke arah timur serta tenggara. Peristiwa erupsi ini terekam dalam seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan berlangsung selama kurang lebih 1 jam 1 menit 48 detik.

Saat ini, Gunung Sinabung masih berada pada Status Level II atau Waspada. Armen mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan.

Masyarakat serta pengunjung diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi. Selain itu, radius aman 3 kilometer dari puncak gunung harus dihormati. Untuk sektoral selatan-timur, radius aman diperluas hingga 4,5 kilometer.

Armen juga mengingatkan masyarakat yang bermukim di dekat aliran sungai yang berhulu dari Gunung Sinabung untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar. Ia menambahkan agar Pemerintah Kabupaten Karo terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung terkait perkembangan aktivitas gunung.