— BYD melalui sub-merek Denza resmi meluncurkan varian murni listrik atau battery electric vehicle (BEV) dari SUV N8L. Model anyar ini dipasarkan berdampingan dengan versi plug-in hybrid yang sudah lebih dulu tersedia di pasaran.

Dalam peluncuran resminya, lini Denza N8L versi EV ditawarkan dalam dua varian. Model standar dibanderol mulai 299.800 yuan atau sekitar Rp69,6 juta jika dikonversi dengan kurs wajar (setara 44.100 USD), sementara varian tertinggi atau flagship dipatok seharga 329.800 yuan atau sekitar Rp76,6 juta (48.600 USD).

Menariknya, meskipun mengusung kapasitas baterai yang lebih besar, banderol harga untuk versi murni listrik ini tercatat 20.000 yuan (sekitar Rp4,6 juta atau 3.000 USD) lebih terjangkau dibandingkan varian dasar dari model plug-in hybrid yang dipasarkan seharga 319.800 yuan (47.100 USD).

Dimensi dan Desain Eksterior

Secara ukuran, Denza N8L versi EV memiliki panjang 5.200 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.820 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 3.075 mm. Kendaraan ini mengusung konfigurasi kabin enam kursi berformat 2+2+2, di mana kursi baris kedua dirancang secara independen dan kursi baris ketiga mendukung pengaturan geser secara longitudinal.

Bagian eksteriornya mengadopsi bahasa desain wajah depan tertutup yang dipadukan dengan sensor LiDAR pada bagian atap. Selain itu, pabrikan menghadirkan tiga pilihan warna eksklusif baru, yakni Golden Black, Winter Green, dan Sunset Ink.

Sistem Penggerak dan Performa Pengisian Daya

Sektor performa didukung oleh sistem kelistrikan canggih berbasis baterai generasi kedua Blade Battery berkapasitas 130,15 kWh. Bekalan daya tersebut diklaim mampu memberikan jarak tempuh murni listrik sejauh 960 km berdasarkan pengujian CLTC atau 778 km dalam standar WLTP.

Sebagai perbandingan, baterai dengan ukuran serupa juga disematkan pada model penggerak empat roda BYD Great Tang, namun kendaraan tersebut memiliki jarak tempuh CLTC sejauh 850 km (689 km WLTP). Sementara itu, model Denza N8 yang menggunakan paket baterai yang sama mencatatkan jarak tempuh CLTC hingga 1.003 km (812 km WLTP).

Dibangun di atas arsitektur tegangan tinggi 800V, kendaraan ini mendukung kemampuan pengisian daya kilat. Pengisian kapasitas baterai dari 10 persen hingga 97 persen dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 9 menit. Pada peluncuran perdana ini, kendaraan hadir dalam konfigurasi motor tunggal penggerak roda belakang yang mampu memuntahkan tenaga maksimum 370 kW atau setara dengan 496 tenaga kuda.

Teknologi Kabin dan Fitur Cerdas

Untuk urusan keselamatan dan kenyamanan berkendara, mobil listrik ini telah dilengkapi dengan sistem bantuan pengemudi cerdas “God’s Eye” 5.0. Rangkaian perangkat keras pendukungnya meliputi 1 unit LiDAR, 5 radar gelombang milimeter, 12 radar ultrasonik, serta 12 kamera yang mendukung fungsi navigasi otomatis di jalan tol maupun perkotaan, serta sistem parkir otomatis di berbagai skenario.

Bagian interiornya menampilkan tata letak enam layar terintegrasi yang terdiri atas kluster instrumen, layar kontrol pusat, layar hiburan penumpang depan, layar hiburan baris belakang, AR-HUD, serta kaca spion tengah berbasis media streaming. Model ini juga menjadi debut bagi agen kecerdasan buatan BYD berbernama “DiClaw” yang mampu memahami instruksi multi-langkah yang kompleks serta mendukung fitur perencanaan perjalanan dan kendali rumah pintar.

Selain itu, kendaraan ini dibekali bagasi depan elektrik berkapasitas 208 liter yang dilengkapi katup pembuangan air, memungkinkan area tersebut untuk dibersihkan menggunakan air secara langsung.

1/8
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image