Sepakbola

Dua Wajah Baru Berpeluang Gabung Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Julian Oerip dan Demiane Agustien dikaitkan dengan Timnas Indonesia menjelang Piala Asia 2027. Simak klub dan peluang naturalisasinya.

Dua Wajah Baru Berpeluang Gabung Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Dua pemain muda keturunan Indonesia yang berkarier di Eropa, Julian Oerip dan Demiane Agustien, kembali dikaitkan dengan peluang memperkuat Timnas Indonesia menjelang Piala Asia 2027. Keduanya menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai kemungkinan penambahan dua pemain naturalisasi baru pada akhir Oktober 2026.

Kabar tersebut disampaikan pengamat sepak bola Binder Singh melalui kanal YouTube Bola Bung Binder pada Selasa (20/10/2026). Ia mengaku memperoleh informasi mengenai dua pemain keturunan yang berpeluang bergabung dengan skuad Garuda untuk menghadapi Piala Asia 2027 di Arab Saudi.

Namun, Binder tidak mengungkapkan identitas kedua pemain yang dimaksud. Nama Julian Oerip dan Demiane Agustien kemudian muncul dalam pembahasan mengenai kandidat naturalisasi karena keduanya berkarier di Eropa dan bermain di sektor lini tengah.

Julian Oerip saat ini memperkuat AZ Alkmaar U-21 di Belanda, sedangkan Demiane Agustien bermain untuk Arsenal U-21 di Inggris. Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi dari PSSI bahwa keduanya merupakan pemain yang akan diumumkan pada akhir Oktober.

Dua pemain keturunan dikabarkan segera diumumkan

Binder Singh menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan informasi tentang dua pemain keturunan yang berpeluang menjadi bagian dari Timnas Indonesia.

Menurutnya, pengumuman nama pemain tersebut dapat dilakukan menjelang akhir Oktober 2026.

Dalam pembahasannya, Binder juga menyoroti kebutuhan Timnas Indonesia terhadap tambahan pemain di sektor gelandang sentral dan gelandang serang.

Kedua posisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian untuk menambah pilihan pemain bagi pelatih John Herdman menjelang turnamen internasional berikutnya.

Meski begitu, informasi yang disampaikan Binder belum memastikan siapa dua pemain yang sedang dipertimbangkan.

Karena itu, keterkaitan nama Oerip dan Agustien dengan kabar tersebut masih berupa kemungkinan, bukan pengumuman resmi perekrutan pemain.

Julian Oerip, gelandang AZ Alkmaar berdarah Surabaya

Julian Oerip merupakan pesepak bola kelahiran Alkmaar, Belanda, pada 26 Oktober 2006. Pemain yang akan berusia 20 tahun tersebut berkembang melalui akademi AZ Alkmaar dan kini memperkuat Jong AZ atau AZ Alkmaar U-21.

Oerip memiliki garis keturunan Indonesia dari keluarga ayahnya yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Ayahnya, Arthur Oerip, diketahui pernah bekerja dalam pembinaan bakat muda di Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB).

Dalam perjalanan kariernya, Oerip bergabung dengan akademi AZ Alkmaar pada 2017. Ia kemudian naik melalui berbagai kelompok usia sebelum mendapatkan kesempatan bermain bersama Jong AZ di kompetisi Eerste Divisie, kasta kedua Liga Belanda.

Oerip dikenal sebagai pemain yang dapat beroperasi di sektor gelandang serang, gelandang tengah, maupun sayap kiri.

Pada musim 2026/2027, Oerip tercatat mencetak tiga gol dan empat assist dari 10 pertandingan bersama AZ Alkmaar U-21.

Pemain tersebut juga memiliki pengalaman memperkuat Timnas Belanda kelompok usia, termasuk U-16.

Latar belakang keluarganya membuat Oerip dikaitkan dengan kemungkinan membela Timnas Indonesia. Namun, hingga Sabtu (24/10/2026), belum ada pengumuman resmi mengenai proses naturalisasi dirinya.

Demiane Agustien, pemain Arsenal U-21 keturunan Indonesia

Nama kedua yang mendapat perhatian adalah Demiane Agustien, gelandang muda kelahiran Oss, Belanda, pada 28 Juli 2007.

Pemain berusia 19 tahun tersebut saat ini memperkuat Arsenal U-21 setelah sebelumnya menimba ilmu di akademi West Bromwich Albion dan Derby County.

Demiane merupakan putra Kemy Agustien, mantan pesepak bola yang pernah memperkuat Timnas Curaçao.

Ia memiliki garis keturunan Indonesia melalui keluarga ibunya. Informasi tersebut sebelumnya disampaikan Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, pada 13 Oktober 2026.

Menurut Noor, ibu Demiane memiliki darah campuran Mesir dan Indonesia, sedangkan neneknya dari pihak ibu lahir di Indonesia.

Noor juga mengungkapkan bahwa tim hukum PSSI sedang bekerja untuk mempelajari peluang naturalisasi pemain tersebut.

Keterangan itu memberikan perkembangan tersendiri terhadap peluang Demiane membela Timnas Indonesia. Namun, pembahasan mengenai kelayakan kewarganegaraan belum sama dengan selesainya proses naturalisasi.

Dari sisi permainan, Demiane memiliki kemampuan bermain sebagai gelandang serang maupun penyerang sayap.

Ia juga pernah memperkuat tim nasional kelompok usia Curaçao dan Belanda. Riwayat tersebut menjadi bagian yang harus diperiksa apabila pemain bersangkutan akan mengajukan perpindahan asosiasi sepak bola.

Perbandingan Julian Oerip dan Demiane Agustien

Berikut perbandingan profil kedua pemain muda yang dikaitkan dengan Timnas Indonesia.

KeteranganJulian OeripDemiane Agustien
Tanggal lahir26 Oktober 200628 Juli 2007
Usia per 24 Oktober 202619 tahun19 tahun
Tempat lahirAlkmaar, BelandaOss, Belanda
KlubAZ Alkmaar U-21Arsenal U-21
PosisiGelandang tengah/serangGelandang serang/sayap
Garis keturunanKeluarga ayah dari SurabayaKeluarga ibu dari Indonesia
Pengalaman internasionalBelanda kelompok usiaCuraçao dan Belanda kelompok usia
Status membela IndonesiaBelum dikonfirmasi PSSIPeluang naturalisasi sedang dipelajari

Kedua pemain tersebut memiliki pengalaman berkembang dalam sistem pembinaan sepak bola Eropa.

Oerip telah mendapatkan kesempatan bermain di kompetisi profesional Belanda bersama Jong AZ, sedangkan Demiane masih mengembangkan kariernya melalui kompetisi kelompok usia Arsenal.

Perbedaan pengalaman tersebut menjadi salah satu aspek yang dapat dipertimbangkan apabila keduanya masuk dalam rencana penguatan Timnas Indonesia.

Peluang tampil di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dijadwalkan mengikuti Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.

Skuad asuhan John Herdman tergabung dalam Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.

Menghadapi turnamen tersebut, penambahan pemain di lini tengah menjadi salah satu topik yang mendapat perhatian.

Kehadiran gelandang dengan kemampuan membangun serangan dan membantu distribusi bola dapat memberikan lebih banyak pilihan kepada pelatih. Namun, belum ada kepastian bahwa Oerip dan Agustien akan menjadi bagian dari skuad Indonesia.

Sebelum dapat tampil bersama Timnas Indonesia, keduanya harus memenuhi persyaratan kewarganegaraan serta ketentuan kelayakan pemain yang ditetapkan FIFA.

Riwayat penampilan untuk tim nasional kelompok usia negara lain juga perlu diperiksa untuk menentukan apakah perpindahan asosiasi dapat dilakukan.

Selain proses administrasi, keputusan akhir untuk memperkuat Indonesia berada pada pemain bersangkutan dan pihak yang berwenang.

Dengan demikian, kabar mengenai Julian Oerip dan Demiane Agustien masih berada pada tahap pembahasan calon pemain keturunan.

Pernyataan Binder Singh tentang kemungkinan pengumuman dua pemain pada akhir Oktober belum memastikan bahwa kedua nama tersebut merupakan pemain yang dimaksud.

Sementara itu, informasi dari Noor Korompot menunjukkan bahwa peluang naturalisasi Demiane Agustien telah mendapat perhatian dari tim hukum PSSI.

Hingga Sabtu (24/10/2026), belum ada kepastian bahwa Julian Oerip dan Demiane Agustien akan memperkuat Timnas Indonesia pada Piala Asia 2027.