— Petenis Kazakhstan, Elena Rybakina, mengawali kiprahnya di US Open 2026 dengan kemenangan dominan atas petenis muda tuan rumah, Thea Frodin. Bermain di Flushing Meadows, New York, Rybakina yang merupakan unggulan kedua, menunjukkan performa solid meski baru pulih dari cedera.

Rybakina meraih kemenangan mudah dengan skor 6-3, 6-2 atas Frodin, petenis berusia 17 tahun yang tampil sebagai wildcard. Pertandingan ini menjadi ajang pemanasan bagi Rybakina setelah sebelumnya terpaksa mundur dari perempat final Cincinnati Masters bulan lalu akibat cedera tumit.

Ambisi Peringkat Satu Dunia

Kemenangan ini semakin mendekatkan Rybakina pada ambisinya untuk menduduki peringkat satu dunia. Saat ini, petenis berusia 27 tahun tersebut hanya tertinggal 434 poin dari Aryna Sabalenka di puncak ranking WTA. Rybakina dipastikan akan naik ke peringkat teratas jika berhasil menembus semifinal US Open, bahkan jika Sabalenka mempertahankan gelar juara.

Selain itu, Rybakina juga berpeluang besar mengamankan peringkat satu dunia jika Sabalenka, Coco Gauff, dan Jessica Pegula tidak ada yang berhasil mengangkat trofi juara di New York.

“Saya jelas termotivasi [untuk menjadi nomor satu dunia],” ujar Rybakina. “Saya merasa punya kesempatan sebelumnya dan tidak berjalan sesuai keinginan. Ini akan menjadi pencapaian luar biasa, tetapi jalan masih panjang dan saya harus fokus pada hari pemulihan besok, menjaga kondisi, dan terus melangkah.”

Perlahan Pulih dari Cedera

Performa Rybakina di Cincinnati Masters sempat menimbulkan keraguan mengenai kebugarannya. Namun, penampilannya melawan Frodin menunjukkan bahwa cedera tumitnya tidak lagi menjadi penghalang signifikan.

Meskipun demikian, pergerakan Rybakina belum sepenuhnya teruji karena Frodin, yang dikenal sebagai pemeran pengganti Serena Williams dalam film ‘King Richard’, kesulitan memberikan perlawanan berarti. Rybakina mendominasi servis dan permainan dari baseline.

“Kami tidak tahu apakah saya bisa bermain di sini atau tidak. Saya sangat senang bisa bermain sekarang, dan kami menjalaninya hari demi hari,” tutur Rybakina terkait kondisinya. “Saya tidak bermain selama seminggu penuh sebelum turnamen, jadi tujuh hari tanpa tenis dan tidak terlalu banyak latihan fisik yang melibatkan gerakan. Ini hasil yang hebat setelah 10 hari dari cedera seperti itu.”

Rybakina berhasil mengatasi keraguan awal, termasuk melakukan double fault di awal pertandingan yang sempat tertunda karena hujan. Ia menunjukkan ketangguhan servis dengan hanya kehilangan tiga poin dan meraih tiga game tanpa balas di set pertama. Ia baru menghadapi break point di game keenam set kedua dan berhasil menyelamatkannya.

Pada set kedua, Rybakina kembali menunjukkan ketajamannya dengan mengonversi tiga break point pertamanya untuk unggul 5-1. Frodin, yang tampil di babak utama WTA Tour untuk pertama kalinya setelah memenangkan Kejuaraan Nasional USTA Putri U-18, sempat memberikan perlawanan sengit dan menyelamatkan tiga match point dengan ace. Namun, Rybakina akhirnya menutup pertandingan dengan ace-nya sendiri, yang merupakan ace keenamnya dalam pertandingan itu dan ke-363 di musim ini.

“Dia bermain sangat baik hari ini. Dia punya pukulan bagus, servis bagus, ini tidak mudah,” puji Rybakina terhadap Frodin.

Serena Williams Bertemu Lawan Wimbledon di Ganda Putri

Di sisi lain, Serena Williams akan menghadapi Maya Joint dalam nomor ganda putri. Joint adalah pemain yang mengalahkan Serena dalam pertarungan tiga set di nomor tunggal saat Wimbledon lalu.

Serena, yang berpasangan dengan kakaknya, Venus Williams, untuk pertama kalinya di Grand Slam sejak 2022, akan berhadapan dengan Joint dari Australia dan Chan Hao-ching dari Taiwan. Pasangan Williams bersaudara, yang mendapat wildcard untuk tampil di New York, telah memenangkan 14 gelar ganda bersama antara 1999 hingga 2016, termasuk dua gelar US Open.