— Timnas Indonesia bersiap menjalani turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 dengan John Herdman sebagai pelatih. Ajang edisi perdana tersebut menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk kembali membangun kepercayaan publik setelah hasil kurang memuaskan di ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026.

Berstatus tuan rumah, Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Seluruh pertandingan fase grup akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, sehingga skuad Garuda mendapat keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.

Jadwal Timnas Indonesia di Grup A

Perjalanan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dimulai dengan menghadapi Singapura pada Jumat, 25 September 2026. Setelah itu, Kevin Diks dan kawan-kawan akan menjalani pertandingan yang diperkirakan menjadi ujian lebih berat ketika bertemu Malaysia pada Senin, 28 September 2026.

Pertandingan terakhir fase grup akan mempertemukan Timnas Indonesia dengan Bangladesh pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Pengamat sepak bola nasional Weshley Hutagalung melihat susunan grup, jadwal, dan status tuan rumah sebagai modal yang dapat dimanfaatkan Indonesia.

Menurut Weshley, dengan komposisi pemain yang berbeda dari turnamen sebelumnya, Timnas Indonesia memiliki peluang untuk mengawali kompetisi dengan hasil positif saat menghadapi Singapura.

Namun, pertandingan melawan Malaysia dinilai menjadi tantangan yang lebih besar. Laga tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi John Herdman untuk menjawab ekspektasi masyarakat terhadap performa tim.

Kepercayaan Publik Setelah Piala AFF 2026

Ekspektasi terhadap Timnas Indonesia sebelumnya sempat tumbuh setelah John Herdman membawa tim meraih sejumlah hasil menjanjikan dalam beberapa pertandingan FIFA Matchday.

Harapan tersebut kemudian mengalami perubahan ketika Indonesia tampil di ASEAN Championship 2026. Skuad Garuda memang mengawali turnamen dengan kemenangan 5-1 atas Kamboja dan 3-0 atas Timor Leste.

Namun, dua hasil berikutnya membuat perjalanan Indonesia terhenti di fase grup. Timnas Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam dan kemudian bermain imbang 1-1 ketika menghadapi Singapura.

Hasil tersebut membuat Indonesia gagal mencapai semifinal sekaligus kembali memunculkan sorotan terhadap kinerja tim kepelatihan.

Weshley menilai turunnya kepercayaan publik terhadap John Herdman tidak terlepas dari perubahan hasil yang terjadi setelah awal yang cukup menjanjikan. Sebelumnya, hasil positif dalam sejumlah laga internasional sempat menjaga optimisme masyarakat setelah Indonesia gagal tampil di Piala Dunia 2026.

FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Kesempatan Baru

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi turnamen resmi berikutnya yang akan dijalani John Herdman bersama Timnas Indonesia. Status kompetisi dalam kalender FIFA menjadi salah satu faktor penting karena klub-klub Eropa wajib melepas pemain untuk memenuhi panggilan tim nasional.

Kondisi tersebut dapat memberikan John Herdman keleluasaan dalam menentukan komposisi skuad. Weshley juga menilai tingkat keseriusan lawan yang dihadapi belum tentu sama dengan ambisi Indonesia sebagai tuan rumah pada penyelenggaraan perdana turnamen ini.

Keuntungan lainnya datang dari lokasi pertandingan. Timnas Indonesia tidak perlu berpindah kota karena seluruh laga Grup A dimainkan di Jakarta.

Kedalaman Skuad Timnas Indonesia

Meski demikian, status tuan rumah sekaligus meningkatkan tuntutan terhadap performa Timnas Indonesia. Tim harus menunjukkan konsistensi sejak pertandingan pertama agar keuntungan bermain di kandang dapat dimaksimalkan.

Kondisi pemain juga menjadi perhatian menjelang turnamen, termasuk kapten Jay Idzes yang mengalami cedera. Namun, Weshley menilai Indonesia masih memiliki kedalaman skuad yang dapat dimanfaatkan John Herdman.

Kedalaman tersebut mencakup pemain yang berkompetisi di kompetisi lokal maupun mereka yang bermain di luar negeri. Dengan pilihan pemain yang tersedia, John Herdman memiliki ruang untuk menentukan formula terbaik menghadapi tiga pertandingan Grup A.

FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya akan menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan perkembangan permainan di bawah John Herdman. Selain hasil pertandingan, filosofi bermain dan strategi yang diterapkan pelatih asal Inggris tersebut juga akan menjadi perhatian publik sepanjang turnamen.

Bagi masyarakat sepak bola Indonesia, ajang ini menjadi panggung untuk melihat apakah proses yang telah dibangun bersama John Herdman dapat menghasilkan prestasi, meski FIFA ASEAN Cup baru memasuki edisi perdananya.