Topik.id — Nurisa Dian Ashrifah berhasil menambah koleksi emas Indonesia pada Asian Games 2026 setelah tampil gemilang di nomor compound women’s individual. Atlet panahan Indonesia tersebut mengalahkan wakil Filipina Amaya Amparo dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga end terakhir.
Pertarungan antara Nurisa Dian dan Amaya berjalan seimbang sejak awal. Keduanya harus menghadapi tekanan tinggi, termasuk kondisi angin yang memengaruhi akurasi tembakan. Namun, Nurisa mampu menjaga fokus hingga akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 139-137.
Nurisa Dian Saling Kejar Poin Sejak End Pertama
Pertandingan final nomor compound putri berlangsung dengan persaingan yang sangat ketat. Pada end pertama, Nurisa Dian Ashrifah dan Amaya Amparo sama-sama tampil konsisten dengan mengumpulkan nilai 28.
Memasuki end kedua, kondisi pertandingan semakin menantang karena angin kencang membuat kedua pemanah mengalami kesulitan mengarahkan anak panah ke sasaran terbaik.
Nurisa sempat berada dalam posisi tertinggal, tetapi mampu merespons tekanan dengan baik. Ia berhasil mencatatkan keunggulan tipis pada end kedua dengan skor 28-27 atas Amaya.
Hasil tersebut membuat persaingan semakin terbuka karena selisih poin antara kedua atlet sangat kecil.
Persaingan Ketat Hingga End Keempat
Pada end ketiga, Nurisa kembali harus menghadapi tekanan dari pemanah Filipina tersebut. Amaya sempat unggul melalui bidikan awal, tetapi Nurisa tidak kehilangan konsentrasi.
Atlet Indonesia itu berhasil menyamakan kedudukan pada end ketiga dengan perolehan 29-29. Secara keseluruhan, Nurisa masih memiliki keunggulan poin hingga memasuki fase berikutnya.
Pertandingan semakin menegangkan pada end keempat. Salah satu tembakan Nurisa tidak mencapai sasaran maksimal dan hanya menghasilkan angka 8.
Situasi tersebut membuat Amaya berhasil memenangkan end keempat dengan skor 27-26. Akumulasi poin kedua atlet menjadi sama kuat, yaitu 110-110.
Dengan kondisi tersebut, pertandingan harus ditentukan melalui end kelima sebagai babak penentu kemenangan.
Nurisa Dian Tampil Tenang di End Penentuan
Pada end terakhir, kedua pemanah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tembakan pertama Nurisa dan Amaya sama-sama menghasilkan angka 9 sehingga persaingan tetap berjalan ketat.
Tekanan semakin besar ketika memasuki bidikan kedua. Nurisa berhasil menunjukkan ketenangan dengan mengarahkan anak panah tepat ke tengah sasaran dan memperoleh nilai 10.
Sementara itu, Amaya hanya mendapatkan angka 9. Keunggulan tersebut menjadi modal penting bagi Nurisa menjelang tembakan terakhir.
Pada kesempatan terakhir, Nurisa kembali mencatatkan nilai sempurna dengan angka 10. Amaya kembali memperoleh angka 9 sehingga Nurisa memastikan kemenangan pada end kelima dengan skor 29-27.
Secara keseluruhan, Nurisa Dian Ashrifah menang dengan skor akhir 139-137 dan berhak membawa pulang medali emas Asian Games 2026.
Emas Kelima Indonesia di Asian Games 2026
Keberhasilan Nurisa Dian menjadi tambahan penting bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2026. Medali emas dari cabang panahan tersebut menjadi emas kelima Indonesia dalam ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
Sebelumnya, Indonesia telah mengamankan dua medali emas dari cabang bulu tangkis, satu emas dari angkat besi, serta satu emas dari panjat tebing.
Prestasi Nurisa juga menjadi bukti perkembangan cabang panahan Indonesia di tingkat Asia. Kemenangan melalui pertandingan yang penuh tekanan menunjukkan kemampuan atlet Indonesia dalam menjaga fokus ketika menghadapi momen penting.
Dengan tambahan emas dari nomor compound women’s individual, Indonesia semakin memperkuat catatan prestasinya pada Asian Games 2026.
