Topik.id — Kontingen Indonesia masih menempati peringkat ke-13 klasemen sementara medali Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Hingga pembaruan terbaru, Merah Putih telah mengumpulkan 34 medali, terdiri atas 5 emas, 8 perak, dan 21 perunggu.
Tambahan medali pada Kamis ikut memperkuat posisi Indonesia di klasemen. Salah satu hasil paling penting datang dari cabang panahan setelah Nurisa Dian Ashrifah meraih emas nomor compound individual putri.
Nurisa mengalahkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dengan skor tipis 139-137 pada pertandingan final di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose, Aichi. Emas tersebut menjadi emas kelima Indonesia sekaligus emas pertama Merah Putih dari cabang panahan sepanjang sejarah Asian Games.
Perolehan Medali Indonesia Hari Ini 1 Oktober
Pada Kamis, 1 Oktober 2026, Indonesia menambah tiga medali, masing-masing satu emas, satu perak, dan satu perunggu.
Emas dipersembahkan Nurisa Dian Ashrifah dari panahan nomor compound individual putri. Nurisa menang 139-137 atas Amaya Amparo Cojuangco dari Filipina di partai final.
Medali perak datang dari tim nasional esports Indonesia pada nomor Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Indonesia finis sebagai runner-up setelah kalah 0-4 dari Myanmar pada partai final di Aichi Sky Hall, Nagoya.
Sementara medali perunggu dipersembahkan tim menembak Indonesia pada nomor 25 meter Rapid Fire beregu putra. Aris Febrianto, Dewa Putu Yadi Suteja, dan Muhammad Fawwaz Aditia Farrel mencatat total 1.720-36x dan finis di posisi ketiga.
Berikut tambahan medali Indonesia pada 1 Oktober 2026:
| Medali | Atlet/Tim | Cabang | Nomor |
|---|---|---|---|
| Emas | Nurisa Dian Ashrifah | Panahan | Compound individual putri |
| Perak | Timnas Indonesia | Esports | Mobile Legends: Bang Bang |
| Perunggu | Aris Febrianto, Dewa Putu Yadi Suteja, Muhammad Fawwaz Aditia Farrel | Menembak | 25m Rapid Fire beregu putra |
| Total hari ini | 3 medali |
Tambahan tiga medali tersebut membuat koleksi Indonesia bergerak dari 32 medali menjadi 34 medali, dengan rincian terbaru 5 emas, 8 perak, dan 21 perunggu. Sebelumnya, ANTARA pada pukul 18.21 WIB masih mencatat 32 medali dengan rincian 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu, sehingga perkembangan hasil pertandingan pada hari yang sama perlu diperbarui mengikuti medali MLBB dan menembak.
Klasemen Medali Asian Games 2026 per 1 Oktober
China masih memimpin klasemen sementara perolehan medali, disusul Jepang dan Korea Selatan.
Indonesia berada di posisi ke-13 dengan lima medali emas. Berikut klasemen sementara:
| Peringkat | Negara | Emas | Perak | Perunggu | Total |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | China | 151 | 67 | 59 | 277 |
| 2 | Jepang | 50 | 77 | 73 | 200 |
| 3 | Korea Selatan | 24 | 30 | 49 | 103 |
| 4 | Uzbekistan | 16 | 19 | 19 | 54 |
| 5 | Thailand | 12 | 10 | 12 | 34 |
| 6 | Iran | 11 | 16 | 12 | 39 |
| 7 | Bahrain | 11 | 5 | 5 | 21 |
| 8 | India | 10 | 21 | 29 | 60 |
| 9 | Kazakhstan | 9 | 16 | 31 | 56 |
| 10 | Korea Utara | 7 | 6 | 7 | 20 |
| 11 | Malaysia | 6 | 5 | 12 | 23 |
| 12 | Hong Kong, China | 5 | 12 | 18 | 35 |
| 13 | Indonesia | 5 | 8 | 21 | 34 |
Posisi klasemen ditentukan terlebih dahulu berdasarkan jumlah medali emas. Karena itu, total medali yang lebih banyak belum tentu membuat suatu negara berada di posisi lebih tinggi.
Lima Emas Indonesia di Asian Games 2026
Hingga 1 Oktober, lima emas Indonesia berasal dari empat cabang olahraga, yaitu bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan.
Lima emas tersebut dipersembahkan oleh:
- Tim bulu tangkis beregu putra
- Rahmat Erwin Abdullah – angkat besi 75 kg putra
- Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin – bulu tangkis ganda putra
- Desak Made Rita Kusuma Dewi – panjat tebing speed putri
- Nurisa Dian Ashrifah – panahan compound individual putri
Nurisa menjadi penyumbang emas terbaru Indonesia pada Kamis pagi. Raihan tersebut datang kurang dari 24 jam setelah Desak Made Rita Kusuma Dewi menyumbangkan emas dari panjat tebing.
Dengan lima emas, Indonesia telah memenuhi sekaligus melampaui target empat medali emas yang ditetapkan untuk Asian Games 2026.
Asian Games Aichi-Nagoya masih berlangsung hingga 4 Oktober, sehingga perolehan medali dan posisi Indonesia di klasemen masih dapat berubah seiring berjalannya pertandingan.
