— Inter Milan sukses membalikkan keadaan untuk mengalahkan Udinese dengan skor meyakinkan 5-3 dalam laga pekan keempat Serie A yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza (San Siro). Kemenangan ini mengokohkan posisi Nerazzurri di papan atas klasemen sementara, sekaligus menjadi bukti mental juara skuad asuhan tim pelatih Inter usai sempat tertinggal dua gol di awal laga.

Udinese Kejutkan Inter di Awal Laga

Udinese datang ke San Siro tanpa rasa gentar dan langsung memberikan kejutan. Baru sembilan menit laga berjalan, James Abankwah membawa tim tamu unggul lebih dulu memanfaatkan umpan dari U. Gomez. Keunggulan Udinese kemudian berlipat ganda pada menit ke-16 lewat gol Jurgen Ekkelenkamp yang menerima assist dari Keinan Davis, membuat skor menjadi 0-2 untuk keunggulan tim tamu.

Tertinggal dua gol di kandang sendiri, Inter tidak butuh waktu lama untuk bangkit. Carlos Augusto memperkecil ketertinggalan pada menit ke-26 berkat umpan dari Francesco Pio Esposito. Gol penyama kedudukan 2-2 kemudian dicetak oleh gelandang Nicolò Barella pada menit ke-35 lewat assist Marcus Thuram, dan skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Inter Ambil Alih Kendali di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Inter tampil lebih dominan dan berhasil membalikkan keadaan. Marcus Thuram membawa Inter unggul untuk pertama kalinya di laga ini pada menit ke-57 melalui assist A. Diouf, mengubah skor menjadi 3-2. Keunggulan Inter berlanjut lewat gol Francesco Pio Esposito pada menit ke-67 yang memanfaatkan umpan Piotr Zieliński, membawa Inter unggul 4-2.

Gol kelima Inter dilesakkan oleh pemain pengganti Ange-Yoan Bonny pada menit ke-79, memperlebar keunggulan menjadi 5-2. Udinese sempat memperkecil ketertinggalan di masa injury time babak kedua melalui gol Idrissa Gueye pada menit ke-90+1 dengan assist V.I. Bayo — gol yang baru disahkan wasit setelah melalui peninjauan Video Assistant Referee (VAR). Meski demikian, hasil akhir 5-3 tidak lagi berubah hingga peluit panjang dibunyikan.

Statistik Pertandingan: Dominasi Penuh Inter

Meski sempat tertinggal dua gol, statistik pertandingan menunjukkan dominasi Inter sepanjang laga. Nerazzurri melepaskan 26 tembakan dengan 12 mengarah ke gawang, jauh melampaui catatan Udinese yang hanya membukukan 8 tembakan dengan 5 di antaranya tepat sasaran. Penguasaan bola juga condong ke tuan rumah dengan rasio 65 persen berbanding 35 persen, didukung 619 umpan dengan akurasi 93 persen — kontras dengan Udinese yang hanya mencatatkan 326 umpan dan akurasi 84 persen.

Dari sisi pelanggaran, kedua tim sama-sama mencatatkan 9 pelanggaran dengan masing-masing satu kartu kuning. Inter unggul dalam jumlah sepak pojok dengan torehan 10 berbanding 1 milik Udinese.

Inter tampil dengan formasi 3-5-2, sementara Udinese mengandalkan skema 3-4-2-1 dalam laga ini.

Dampak ke Klasemen

Hasil ini membawa Inter Milan naik ke posisi kedua klasemen sementara Serie A dengan koleksi 12 poin dari empat pertandingan, hanya tertinggal selisih gol dari AS Roma yang memuncaki klasemen dengan poin yang sama. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Udinese tertahan di papan bawah klasemen, di posisi ke-13.

Kemenangan comeback ini menjadi modal berharga bagi Inter untuk melanjutkan tren positif mereka di kompetisi domestik musim ini.