— Piala Dunia U-15 2026 akan menjadi turnamen baru dalam kalender sepak bola internasional. Edisi perdana kompetisi kelompok usia tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22-31 Oktober 2026 di Hovsan Competition Complex, Baku, Azerbaijan.

Timnas Indonesia menjadi salah satu peserta yang akan ambil bagian dalam sejarah perdana Piala Dunia U-15. Skuad Garuda Muda ditempatkan di Grup G bersama Bangladesh, Burundi, Fiji, Portugal, dan Wales. Dengan format yang berbeda dari turnamen sepak bola usia senior, seluruh peserta akan mendapatkan kesempatan bertanding hingga memperoleh peringkat akhir.

191 Negara Ikut Ambil Bagian

Piala Dunia U-15 2026 memiliki jumlah peserta yang jauh lebih besar dibandingkan turnamen FIFA pada umumnya. Sebanyak 191 dari total 211 anggota FIFA disebut akan berpartisipasi dalam edisi pertama kompetisi tersebut.

Besarnya jumlah peserta membuat FIFA membagi negara-negara peserta ke dalam 32 grup. Sistem penamaan dimulai dari Grup A sampai Grup Z, kemudian dilanjutkan dengan Grup AA hingga Grup AF.

Mayoritas grup berisi enam negara. Pengecualian terdapat di Grup I yang hanya dihuni lima peserta, yakni Bulgaria, Gabon, Latvia, Lesotho, dan Skotlandia.

Komposisi peserta juga menghadirkan sejumlah fakta menarik. Beberapa negara yang selama ini dikenal memiliki tradisi sepak bola kuat tidak mengikuti turnamen ini. Amerika Serikat termasuk salah satu negara yang absen, bersama sejumlah negara Eropa seperti Jerman, Belanda, Norwegia, Swedia, Rumania, Ukraina, Belgia, San Marino, Armenia, Finlandia, dan Slovenia.

Rusia juga tercatat kembali tampil dalam kompetisi sepak bola internasional setelah terakhir berpartisipasi sebelum 2022. Ukraina kemudian disebut mengundurkan diri berkaitan dengan situasi politik kedua negara.

Dari kawasan Asia Tenggara, terdapat 11 negara yang ikut serta. Sebagian besar ditempatkan di grup berbeda, sementara Vietnam dan Brunei Darussalam berada dalam grup yang sama, yakni Grup R.

Timnas Indonesia Masuk Grup G

Indonesia berada di Grup G dan akan berhadapan dengan lima negara, yaitu Bangladesh, Burundi, Fiji, Portugal, dan Wales.

Komposisi tersebut membuat Indonesia harus menjalani fase kualifikasi dengan format round robin. Setiap negara dalam grup akan bertemu satu kali dengan seluruh lawannya.

Sistem poin yang digunakan tetap familiar bagi pertandingan sepak bola. Kemenangan menghasilkan tiga poin, hasil imbang memberikan satu poin, sedangkan kekalahan tidak menghasilkan poin.

Namun, fase kualifikasi ini tidak berfungsi sebagai tahap eliminasi. Tidak ada peserta yang langsung tersingkir setelah seluruh pertandingan grup selesai.

Posisi akhir di grup justru akan menentukan level yang diikuti masing-masing negara pada fase turnamen berikutnya. Para juara grup akan masuk Level 1, runner-up menuju Level 2, dan seterusnya sampai Level 6.

Semua Peserta Tetap Bertanding

Berbeda dengan turnamen sepak bola pada umumnya, Piala Dunia U-15 2026 dirancang agar seluruh negara peserta tetap mendapatkan pertandingan setelah fase kualifikasi.

Fase turnamen terbagi menjadi enam level berdasarkan hasil klasemen sebelumnya. Setiap level nantinya menghasilkan satu tim terbaik yang memperoleh trofi.

Dengan demikian, tidak ada satu negara yang dinobatkan sebagai juara tunggal Piala Dunia U-15 2026. Sistem tersebut dirancang agar setiap peserta mendapatkan pengalaman pertandingan internasional sekaligus kesempatan memperbaiki peringkatnya.

Padatnya agenda bahkan memungkinkan sejumlah tim menjalani lebih dari satu pertandingan dalam sehari. Format tersebut menjadi bagian dari konsep kompetisi yang tidak semata-mata mengejar hasil, tetapi juga memberikan pengalaman kepada pemain muda.

Aturan Piala Dunia U-15 Berbeda

Piala Dunia U-15 2026 juga menggunakan sejumlah aturan khusus yang berbeda dari pertandingan sepak bola kategori senior. Pemain yang dapat didaftarkan merupakan kelahiran 2011 dan 2012.

Setiap negara dapat mendaftarkan maksimal 14 pemain, dengan sedikitnya dua penjaga gawang. Pertandingan kemudian dimainkan menggunakan format delapan lawan delapan, termasuk penjaga gawang.

Durasi pertandingan juga lebih singkat. Satu laga terdiri dari dua babak yang masing-masing berlangsung selama 20 menit. Waktu jeda antarbabak ditetapkan selama lima menit.

Ukuran lapangan yang digunakan pun lebih kecil, yakni 68 meter x 50 meter. Format tersebut diharapkan membuat pemain lebih sering terlibat dalam permainan, mendapatkan bola, serta menghadapi situasi yang menuntut pengambilan keputusan secara cepat.

Konsep Piala Dunia U-15 tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan pertandingan kompetitif. Pengalaman menghadapi pemain dari berbagai negara diharapkan dapat menjadi bagian dari proses perkembangan menuju jenjang yang lebih tinggi, termasuk Piala Dunia U17 dan sepak bola profesional.

Jadwal dan Hasil Drawing Piala Dunia U-15 2026

Berikut pembagian lengkap 32 grup Piala Dunia U-15 2026:

  • Grup A: Anguilla, Estonia, Prancis, Kosovo, Maladewa, Afrika Selatan.
  • Grup B: Aljazair, Argentina, Cina Taipei, Malawi, Oman, Suriname.
  • Grup C: Kamboja, Inggris, Montenegro, Nikaragua, Republik Irlandia, Zimbabwe.
  • Grup D: Brasil, DR Kongo, El Salvador, Guinea-Bissau, Nepal, Tunisia.
  • Grup E: Barbados, Chile, Kongo, Kuwait, Spanyol, Tajikistan.
  • Grup F: Belize, Kosta Rika, Curacao, Liberia, Maroko, Filipina.
  • Grup G: Bangladesh, Burundi, Fiji, Indonesia, Portugal, Wales.
  • Grup H: Dominika, Ethiopia, Hungaria, Malaysia, Meksiko, Suriah.
  • Grup I: Bulgaria, Gabon, Latvia, Lesotho, Skotlandia.
  • Grup J: Angola, Afrika Tengah, Cina, Jepang, Arab Saudi, Kepulauan Solomon.
  • Grup K: Bahrain, Kamerun, Grenada, India, Laos, Senegal.
  • Grup L: Benin, Kepulauan Cook, Hong Kong, Italia, Qatar, Turkmenistan.
  • Grup M: Kolombia, Republik Dominika, Eswatini, Samoa, Slovakia, Thailand.
  • Grup N: Aruba, Kroasia, Yunani, Palestina, Saint Lucia, Yaman.
  • Grup O: Belarusia, Botswana, Mali, Mongolia, Papua Nugini, Peru.
  • Grup P: Amerika Samoa, Kanada, Guatemala, Guinea, Honduras, Singapura.
  • Grup Q: Bhutan, Korea Selatan, Lithuania, Luksemburg, St. Vincent & Grenadines, Uni Emirat Arab.
  • Grup R: Bosnia & Herzegovina, Brunei Darussalam, Guyana, Iran, Mauritius, Vietnam.
  • Grup S: Kepulauan Cayman, Mesir, Irak, Macau, St. Kitts & Nevis, Trinidad & Tobago.
  • Grup T: Madagaskar, Mozambik, Selandia Baru, Puerto Riko, Somalia, Venezuela.
  • Grup U: Cape Verde, Ekuador, Guinea Ekuatorial, Kirgistan, Tonga, Uganda.
  • Grup V: Bolivia, Gibraltar, Libya, Paraguay, Seychelles, Tahiti.
  • Grup W: Bahama, Ghana, Guam, Kazakhstan, Myanmar, Uzbekistan.
  • Grup X: Komoro, Moldova, Montserrat, Tanzania, Uruguay, Zambia.
  • Grup Y: Albania, Pantai Gading, Mauritania, Rwanda, Kepulauan Turks & Cocos, Vanuatu.
  • Grup Z: Chad, Kenya, Malta, Niger, Makedonia Utara, Panama.
  • Grup AA: Antigua & Barbuda, Burkina Faso, Eritrea, Lebanon, Kaledonia Baru, Irlandia Utara.
  • Grup AB: Kuba, Ceko, Jamaika, Sri Lanka, Togo, US Virgin Islands.
  • Grup AC: Bermuda, British Virgin Islands, Georgia, Namibia, Polandia, Sao Tome & Principe.
  • Grup AD: Siprus, Gambia, Yordania, Nigeria, Pakistan, Sudan Selatan.
  • Grup AE: Afghanistan, Djibouti, Rusia, Sierra Leone, Sudan, Turki.
  • Grup AF: Andorra, Australia, Azerbaijan, Haiti, Israel, Timor Leste.

Dengan jadwal turnamen pada 22-31 Oktober 2026, Piala Dunia U-15 akan menjadi panggung internasional pertama bagi generasi muda dalam format kompetisi yang baru diperkenalkan FIFA. Timnas Indonesia pun akan memulai perjalanan dari Grup G sebelum melanjutkan ke level berikutnya sesuai hasil fase kualifikasi.