Topik.id — Polres Pamekasan menyiapkan pengamanan berlapis untuk pertandingan Madura United FC menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan ketiga Super League 2026/2027. Sebanyak 532 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan pertandingan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (18/9/2026), berjalan aman.
Jumlah tersebut berasal dari sejumlah unsur pengamanan, termasuk personel kepolisian, TNI, hingga Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Selain mengamankan area pertandingan, petugas juga disebar di sejumlah akses yang menjadi jalur kedatangan menuju stadion.
Pengamanan Dibagi Menjadi Tiga Lapis
Wakapolres Pamekasan Kompol Hendry Soelistiawan menjelaskan bahwa ratusan personel tersebut tidak hanya ditempatkan di dalam stadion. Pengamanan dirancang dalam tiga lapisan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama pertandingan.
Lapisan pertama berada di area dalam stadion. Petugas akan melakukan pengawasan terhadap situasi di sekitar tribun dan area pertandingan selama laga berlangsung.
Lapisan kedua ditempatkan di pintu-pintu masuk menuju stadion. Area tersebut menjadi salah satu titik penting karena petugas perlu memastikan proses pemeriksaan terhadap penonton berjalan sesuai ketentuan.
Sementara lapisan ketiga disiapkan di sepanjang jalur menuju Stadion Gelora Ratu Pamelingan. Penempatan personel di akses jalan dilakukan untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas maupun potensi kerumunan sebelum dan setelah pertandingan.
Suporter PSIM Dilarang Datang ke Pamekasan
Selain menyiapkan ratusan personel, pihak kepolisian juga menerapkan pembatasan terhadap kehadiran suporter tim tamu. Suporter PSIM Yogyakarta dilarang hadir langsung ke Stadion Gelora Ratu Pamelingan untuk menyaksikan pertandingan.
Kebijakan tersebut disebut sebagai tindak lanjut dari catatan keamanan pada pertandingan sebelumnya. Polisi menyebut adanya temuan sejumlah suporter PSIM yang membawa minuman keras atau miras ke dalam stadion.
Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan kepolisian dalam menentukan pola pengamanan untuk pertandingan pekan ketiga. Menurut Hendry, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif selama pertandingan berlangsung.
Polisi Sudah Berkoordinasi dengan PSIM
Polres Pamekasan telah menyampaikan larangan tersebut kepada pihak PSIM Yogyakarta. Surat pemberitahuan dikirim agar klub dapat membantu menginformasikan kebijakan tersebut kepada kelompok suporternya.
Dengan adanya larangan tersebut, pihak kepolisian berharap suporter PSIM tidak melakukan perjalanan menuju Pamekasan untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.
Koordinasi antara aparat keamanan dan pihak klub menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pertandingan. Terlebih, laga memasuki pekan ketiga Super League 2026/2027 dan mempertemukan Madura United dengan PSIM Yogyakarta.
Pengamanan Diperketat di Sekitar Stadion
Penyebaran 532 personel di tiga lapisan menunjukkan pengamanan tidak hanya berfokus pada area pertandingan. Jalur menuju stadion serta akses masuk juga menjadi perhatian aparat sejak sebelum pertandingan dimulai.
Petugas gabungan akan melakukan pengawasan sesuai titik penempatan masing-masing. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah masuknya barang yang dilarang sekaligus menjaga ketertiban penonton yang hadir.
Dengan skema tersebut, pertandingan Madura United FC kontra PSIM Yogyakarta diharapkan dapat berlangsung sesuai jadwal dalam suasana aman dan tertib. Aparat juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat untuk mematuhi ketentuan selama pertandingan berlangsung.
