— Posisi Indonesia pada klasemen medali Asian Games 2026 kembali mengalami perubahan pada Selasa (22/9/2026) sore. Kontingen Merah Putih yang sebelumnya berada di posisi lebih atas harus turun ke peringkat ke-20 setelah sejumlah negara lain menambah koleksi medali emas.

Hingga pembaruan sore, Indonesia telah mengumpulkan delapan medali dari sejumlah cabang olahraga. Koleksi tersebut terdiri atas satu medali perak dan tujuh medali perunggu, sehingga Indonesia masih belum memiliki emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Data perolehan Indonesia juga menunjukkan tambahan medali perunggu dari karate pada hari yang sama.

Indonesia Turun ke Peringkat 20

Perubahan posisi Indonesia terjadi karena persaingan perolehan medali berlangsung cukup cepat. Negara-negara lain terus menambah emas, sehingga posisi kontingen dapat berubah meskipun Indonesia juga mendapatkan tambahan medali.

Pada pembaruan sebelumnya, Indonesia masih berada di posisi belasan. Namun, memasuki sore hari, posisi Merah Putih bergeser hingga peringkat ke-20 dengan total delapan medali.

Koleksi tersebut terdiri dari satu perak dan tujuh perunggu. Medali perak Indonesia berasal dari cabang teqball melalui Sumaya, sedangkan medali perunggu datang dari beberapa cabang olahraga, termasuk karate, teqball, MMA, wushu, dan soft tenis.

Koleksi Indonesia Belum Berubah Menjadi Emas

Hingga pembaruan sore yang menjadi acuan, Indonesia masih belum mendapatkan medali emas. Kondisi ini membuat perolehan emas menjadi salah satu perhatian utama dalam persaingan klasemen.

Sementara itu, beberapa negara Asia Tenggara sudah mampu mengamankan emas. Thailand menjadi salah satu kontingen yang mengumpulkan beberapa emas, sedangkan Myanmar, Vietnam, dan Malaysia juga tercatat masuk dalam persaingan perolehan emas.

Perbedaan jumlah medali emas tersebut berpengaruh besar terhadap posisi dalam klasemen karena peringkat ditentukan berdasarkan perolehan emas, kemudian perak dan perunggu.

China Masih Memimpin Klasemen

China masih berada di posisi teratas klasemen medali Asian Games 2026. Kontingen tersebut mengumpulkan puluhan medali emas dan masih meninggalkan negara-negara lain dalam persaingan papan atas.

Jepang sebagai tuan rumah berada di posisi kedua, sementara Korea Selatan menempati posisi ketiga. Perubahan jumlah emas dari negara-negara tersebut terus membuat susunan klasemen bergerak sepanjang berlangsungnya pertandingan.

Pada pembaruan sebelumnya, China sudah mengoleksi 23 emas pada pagi hari dan kemudian jumlahnya bertambah seiring berlangsungnya pertandingan. Data sore juga menunjukkan China tetap berada di puncak dengan perolehan emas yang jauh lebih banyak dibandingkan Indonesia.

Cabor Andalan Indonesia Masih Dinanti

Perjalanan Indonesia di Asian Games 2026 masih panjang. Sejumlah cabang olahraga yang menjadi perhatian masih memiliki pertandingan dan nomor yang berpotensi menghasilkan medali.

Angkat besi, panjat tebing, dan bulu tangkis menjadi beberapa cabang yang dinantikan. Bulu tangkis Indonesia juga masih menjalani nomor beregu, dengan tim putri telah memastikan tempat di perempat final.

Hasil dari cabang-cabang tersebut akan menjadi bagian penting dalam perubahan klasemen berikutnya. Namun, peringkat medali bersifat dinamis karena setiap hasil pertandingan dapat mengubah jumlah emas, perak, dan perunggu masing-masing kontingen.

Perolehan Medali Indonesia Asian Games 2026

Sampai pembaruan sore 22 September 2026, Indonesia tercatat mengoleksi delapan medali. Rinciannya adalah satu medali perak dan tujuh medali perunggu, tanpa emas.

Dengan posisi sementara di peringkat ke-20, kontingen Indonesia masih berpeluang mengubah susunan perolehan medali melalui pertandingan yang berlangsung pada hari-hari berikutnya. Klasemen dapat kembali berubah seiring munculnya hasil dari berbagai cabang olahraga di Aichi-Nagoya.