— Meta Platforms Inc. mencatat respons awal yang kuat setelah meluncurkan Muse, aplikasi berbasis kecerdasan buatan yang dirancang sebagai asisten digital untuk pengguna. Dalam waktu kurang dari satu pekan, aplikasi tersebut langsung menempati posisi teratas di toko aplikasi Amerika Serikat.

Muse kini berada di peringkat pertama kategori aplikasi gratis di Apple iOS App Store dan Google Play. Berdasarkan data Sensor Tower, aplikasi tersebut telah mencatat lebih dari 902.000 unduhan hanya dalam enam hari sejak diperkenalkan Meta pada 8 September 2026.

Muse Langsung Memuncaki Toko Aplikasi AS

Data yang dikumpulkan Sensor Tower menunjukkan laju adopsi Muse cukup tinggi pada periode awal peluncurannya. Abe Yousef, senior insights analyst di Sensor Tower, mencatat lebih dari 902.000 unduhan dalam enam hari pertama.

Angka tersebut membuat Muse melewati performa aplikasi Meta AI yang menjadi pendahulunya. Pada periode enam hari setelah peluncuran, Meta AI tercatat mengumpulkan sekitar 773.000 unduhan.

Perbandingan tersebut menunjukkan Muse memperoleh sekitar 129.000 unduhan lebih banyak dalam periode awal yang sama. Meski demikian, angka tersebut baru menggambarkan tahap awal distribusi aplikasi dan belum menunjukkan bagaimana tingkat penggunaan akan berkembang dalam jangka lebih panjang.

Aplikasi AI Meta Hadir untuk Pengguna Dewasa

Muse merupakan bagian dari upaya Meta memperluas kehadirannya di pasar asisten AI konsumen. Aplikasi ini ditujukan bagi pengguna berusia minimal 18 tahun.

Kehadiran aplikasi mandiri memungkinkan Meta menempatkan layanan AI secara lebih langsung di perangkat pengguna, tanpa harus bergantung sepenuhnya pada aplikasi utama seperti Facebook, Instagram, atau layanan lain dalam ekosistem perusahaan.

Strategi tersebut juga memperlihatkan perubahan persaingan di sektor AI konsumen. Perusahaan teknologi tidak lagi hanya berlomba menghadirkan model AI dengan kemampuan tinggi, tetapi juga berupaya menjadikan layanan tersebut sebagai aplikasi yang digunakan secara rutin.

Persaingan Asisten AI Semakin Padat

Pasar aplikasi AI konsumen saat ini diisi berbagai pemain teknologi yang menawarkan fungsi serupa, mulai dari percakapan hingga bantuan untuk berbagai aktivitas digital. Posisi Muse di puncak toko aplikasi AS memberikan indikasi adanya minat awal terhadap produk terbaru Meta.

Namun, peringkat toko aplikasi dapat berubah dengan cepat karena dipengaruhi jumlah unduhan, popularitas aplikasi, promosi, serta aktivitas pengguna. Karena itu, keberhasilan Muse dalam enam hari pertama belum otomatis menggambarkan posisi aplikasi tersebut dalam persaingan jangka panjang.

Meta perlu mempertahankan pertumbuhan pengguna sekaligus memastikan pengguna terus kembali menggunakan Muse setelah fase awal peluncuran berakhir.

Unduhan Muse Lampaui Meta AI

Data Sensor Tower menjadi salah satu indikator awal yang memperlihatkan perbedaan penerimaan antara Muse dan Meta AI. Muse mencatat lebih dari 902.000 unduhan, sedangkan Meta AI berada di angka sekitar 773.000 pada enam hari pertama setelah masing-masing aplikasi diperkenalkan.

Selisih tersebut mencapai lebih dari 100.000 unduhan. Jika tren pertumbuhan dapat dipertahankan, Muse berpotensi menjadi salah satu kanal penting bagi Meta untuk memperluas penggunaan layanan kecerdasan buatannya.

Meski begitu, angka unduhan tidak selalu mencerminkan jumlah pengguna aktif. Pengguna dapat mengunduh aplikasi tanpa kemudian menggunakannya secara rutin. Karena itu, metrik seperti pengguna aktif harian, durasi penggunaan, retensi, serta frekuensi interaksi akan menjadi indikator yang lebih penting untuk melihat perkembangan Muse.

Meta Perkuat Posisi di Pasar AI Konsumen

Peluncuran Muse memperlihatkan semakin seriusnya Meta menggarap pasar AI untuk pengguna umum. Perusahaan tidak hanya menghadirkan teknologi AI di dalam platform media sosial, tetapi juga mengembangkan aplikasi khusus yang dapat diakses secara langsung.

Pencapaian lebih dari 902.000 unduhan dalam enam hari sekaligus posisi nomor satu di dua toko aplikasi terbesar AS menjadi catatan awal bagi Muse. Selanjutnya, tantangan Meta adalah mempertahankan momentum tersebut ketika persaingan aplikasi AI semakin ketat.

Perkembangan jumlah pengguna dan tingkat keterlibatan dalam beberapa pekan berikutnya akan menjadi penentu apakah lonjakan awal Muse dapat berubah menjadi pertumbuhan yang berkelanjutan.