Topik.id — Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meninggalkan pengalaman penting bagi skateboarder muda Indonesia, Mikhayla Shanum Caya. Berhadapan dengan atlet dari berbagai negara membuatnya mendapatkan gambaran baru mengenai persaingan di level internasional.
Alih-alih merasa cukup setelah tampil di ajang tersebut, Mikhayla justru menjadikan pengalaman Asian Games sebagai pemicu untuk meningkatkan kemampuan. Atlet Indonesia itu kini mulai mengarahkan target lebih jauh dengan membidik kesempatan tampil di Olimpiade.
Pengalaman Asian Games Jadi Pelajaran Berharga
Mikhayla mengakui keikutsertaannya dalam Asian Games 2026 memberikan banyak pengalaman baru. Ia bisa melihat secara langsung kemampuan skateboarder dari berbagai negara yang memiliki teknik dan variasi trik berbeda.
Pertemuan dengan para pesaing tersebut membuat Mikhayla menyadari masih banyak kemampuan yang perlu dikembangkan. Setiap trik yang diperagakan atlet lain menjadi tantangan tersendiri baginya untuk terus belajar.
Ia tidak ingin menjadikan pengalaman tersebut sekadar catatan dalam perjalanan karier. Mikhayla justru berusaha mengambil pelajaran dari setiap penampilan dan menjadikannya bahan evaluasi untuk latihan berikutnya.
Menurutnya, melihat atlet lain mampu melakukan trik tertentu memunculkan dorongan untuk mempelajari gerakan tersebut. Persaingan di Asian Games pun memberikan gambaran mengenai standar yang harus dicapai jika ingin tampil di level internasional yang lebih tinggi.
Latihan Delapan Jam Setelah Sekolah
Upaya Mikhayla meningkatkan kemampuan skateboard dilakukan melalui rutinitas latihan yang cukup panjang. Ia mengaku dapat berlatih sekitar delapan jam setiap hari.
Latihan tersebut biasanya dilakukan setelah menyelesaikan kegiatan sekolah. Waktu latihan kemudian berlanjut hingga malam demi menjaga konsistensi persiapan sebagai atlet.
Rutinitas tersebut menjadi bagian dari keseharian Mikhayla dalam mengejar target yang telah ditetapkan. Baginya, kemampuan tidak dapat berkembang hanya dengan mengandalkan pengalaman bertanding, tetapi juga membutuhkan latihan secara berkelanjutan.
Beban latihan yang panjang juga menuntut kedisiplinan. Mikhayla harus membagi waktu antara pendidikan dan aktivitasnya sebagai atlet skateboard.
Jatuh dan Cedera Menjadi Bagian Perjalanan
Perjalanan Mikhayla untuk menjadi atlet profesional tidak selalu berjalan mulus. Dalam olahraga skateboard, jatuh dan mengalami luka merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses mempelajari berbagai gerakan.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuatnya meninggalkan olahraga yang sudah ditekuni sejak kecil. Kecintaannya terhadap skateboard tumbuh sejak dirinya diperkenalkan pada olahraga tersebut oleh sang ayah.
Latar belakang keluarga juga memberikan pengaruh terhadap perjalanan Mikhayla. Sang ayah diketahui pernah menjadi atlet skateboard sehingga Mikhayla sudah mengenal dunia tersebut sejak usia dini.
Pengalaman itu kemudian berkembang menjadi keseriusan untuk menekuni skateboard sebagai bagian dari perjalanan olahraga. Asian Games 2026 menjadi salah satu tahap penting yang mempertemukannya dengan persaingan internasional.
Mikhayla Ingin Wujudkan Mimpi ke Olimpiade
Setelah mendapatkan pengalaman dari Asian Games, Mikhayla kini memiliki target yang lebih besar. Ia ingin melanjutkan perkembangan kariernya hingga mendapatkan kesempatan tampil di Olimpiade.
Target tersebut bukan sekadar ingin lolos dan menjadi peserta. Mikhayla juga memiliki ambisi untuk meraih kemenangan ketika akhirnya mendapat kesempatan tampil di panggung olahraga terbesar dunia.
Keinginan itu menjadi motivasi tambahan dalam menjalani latihan sehari-hari. Pengalaman menghadapi atlet internasional di Asian Games menjadi bekal untuk mengetahui sejauh mana kemampuan yang dimiliki sekaligus bagian mana yang masih perlu diperbaiki.
Perjalanan menuju Olimpiade tentu membutuhkan proses panjang, termasuk peningkatan teknik, pengalaman kompetisi, serta persiapan yang konsisten. Mikhayla menyadari bahwa target tersebut tidak dapat dicapai secara instan.
Namun, latihan hingga delapan jam sehari menunjukkan keseriusannya dalam mengejar tujuan tersebut. Setelah Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Mikhayla memilih menjadikan pengalaman itu sebagai titik awal untuk bekerja lebih keras.
Kini, skateboarder Indonesia tersebut memiliki sasaran yang jelas: menjadi Olimpian dan berusaha membawa pulang kemenangan dari panggung Olimpiade.
