— Peselancar Indonesia I Made Pajar Ariyana dan Jasmine Studer berhasil mengamankan tiket semifinal Asian Games 2026 dari nomor shortboard putra dan putri. Keduanya melewati babak perempat final di Tahara, Aichi, Jepang, dalam pertandingan yang berlangsung dengan kondisi ombak yang berubah-ubah.

Keberhasilan Pajar dan Jasmine menjaga peluang Indonesia meraih medali di cabang surfing. Di sisi lain, langkah Kya Jo Huer dan Bronson Meydi harus terhenti setelah keduanya kalah dari wakil Jepang pada nomor masing-masing.

Pajar Ariyana Menang Tipis atas Peselancar China

Pajar memastikan tempat di semifinal setelah mengumpulkan total 12,67 poin dari dua wave. Peselancar Indonesia tersebut memperoleh 7,67 poin pada wave pertama dan tambahan 5,00 poin pada wave kedua.

Catatan tersebut cukup untuk membawa Pajar melewati wakil China, Wu Shindong. Sang lawan mengakhiri penampilannya dengan total 11,66 poin.

Selisih angka yang tidak terlalu jauh membuat setiap kesempatan mendapatkan wave menjadi penting. Pajar mampu memanfaatkan kondisi yang tersedia untuk mengumpulkan nilai lebih tinggi dan mengamankan posisi menuju babak berikutnya.

Hasil tersebut sekaligus membuat peluang Pajar untuk bersaing memperebutkan medali semakin terbuka. Ia masih harus melewati semifinal sebelum dapat memastikan tempat di partai perebutan medali.

Jasmine Studer Singkirkan Wakil Filipina

Jasmine Studer juga mencatat hasil positif pada perempat final nomor shortboard putri. Ia mengakhiri pertandingan dengan total 10,67 poin dari dua wave.

Jasmine mengumpulkan 6,50 poin pada wave pertama. Pada wave berikutnya, ia kembali memperoleh 4,17 poin sehingga total nilainya mencapai 10,67 poin.

Perolehan tersebut membuat Jasmine berada di atas wakil Filipina, Juralyn Espanola. Espanola hanya mampu mengumpulkan 6,64 poin sepanjang pertandingan.

Dengan hasil tersebut, Jasmine menjadi wakil Indonesia lainnya yang melanjutkan perjalanan ke semifinal. Penampilannya juga menjadi salah satu modal penting bagi Indonesia untuk mempertahankan peluang meraih medali dari cabang surfing.

Kya Jo Huer Gagal Lewati Perempat Final

Berbeda dengan Pajar dan Jasmine, Kya Jo Huer harus mengakhiri perjuangannya di babak perempat final. Kya menghadapi wakil Jepang Minami Nonaka dalam kondisi ombak yang disebut mengalami perubahan cukup signifikan.

Kya mengumpulkan 6,97 poin, sedangkan Nonaka berhasil mencatat 8,10 poin. Perbedaan tersebut membuat peselancar Jepang berhak melanjutkan perjalanan ke semifinal.

Usai pertandingan, Kya menjelaskan bahwa perubahan karakter ombak menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi para atlet. Menurutnya, kondisi ombak saat pertandingan tidak sama dengan sesi sebelumnya.

Ia menyebut hujan bukan persoalan utama dalam perlombaan. Justru perubahan ombak membuat peselancar harus cepat menyesuaikan teknik dan strategi.

Bronson Meydi Juga Tersingkir dari Persaingan

Bronson Meydi menjadi wakil Indonesia lainnya yang gagal melaju ke semifinal. Ia berhadapan dengan peselancar Jepang Kanoa Igarashi pada babak perempat final.

Bronson sebenarnya mampu mengumpulkan 11,33 poin. Namun, perolehan tersebut masih berada di bawah Igarashi yang mencatat 14,00 poin.

Kondisi tersebut membuat Jepang mengamankan kemenangan sekaligus menghentikan langkah Bronson di Asian Games 2026.

Pajar dan Jasmine Jaga Peluang Indonesia

Dengan lolosnya Pajar dan Jasmine, Indonesia masih memiliki dua wakil di nomor shortboard yang berpeluang melanjutkan perjuangan hingga perebutan medali.

Kya yang harus tersingkir tetap memberikan dukungan kepada kedua rekannya. Ia berharap Pajar dan Jasmine dapat mempertahankan performa hingga babak final.

Bagi Kya, keikutsertaan di Asian Games 2026 juga menjadi pengalaman penting. Ia mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari ajang olahraga terbesar di Asia dan berharap bisa tampil lebih baik pada kesempatan berikutnya.

Kini perhatian Indonesia beralih kepada Pajar dan Jasmine yang akan menghadapi babak semifinal. Keduanya perlu kembali beradaptasi dengan karakter ombak di Tahara untuk menjaga langkah menuju partai puncak.