Topik.id — Pemerintah telah menerbitkan panduan resmi pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 yang akan diperingati pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pedoman tersebut mengatur rangkaian upacara mulai dari tingkat pusat, pemerintah daerah, hingga satuan pendidikan atau sekolah.
Panduan peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini diterbitkan Kementerian Kebudayaan melalui dokumen bernomor B/668/MK/TU.02.03/2026. Di dalamnya tercantum tata urutan upacara, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD NRI Tahun 1945, ikrar, hingga doa.
Bagi sekolah, pedoman ini dapat menjadi acuan agar pelaksanaan upacara berlangsung tertib, khidmat, dan mengikuti rangkaian yang telah ditentukan pemerintah.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi momentum bagi peserta didik untuk kembali memahami nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan berbangsa.
Tata Urutan Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Pusat
Pelaksanaan upacara tingkat nasional dipusatkan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Berikut rangkaian upacara tingkat pusat sebagaimana tercantum dalam pedoman:
- Pasukan berada di daerah persiapan.
- Tiupan terompet pertama.
- Tiupan terompet kedua.
- Pasukan memasuki tempat upacara.
- Komandan upacara memasuki tempat upacara dan mengambil alih pimpinan.
- Persembahan lagu oleh paduan suara.
- Wakil Presiden RI beserta Ibu Selvi Ananda tiba di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya.
- Presiden RI tiba di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya.
- Persembahan lagu selesai dan tim paduan suara bersama konduktor tetap di tempat.
- Laporan perwira upacara kepada inspektur upacara.
- Presiden RI selaku inspektur upacara tiba di tempat upacara.
- Salam kebangsaan.
- Penghormatan kebesaran.
- Laporan komandan upacara kepada inspektur upacara.
- Mengheningkan cipta dipimpin inspektur upacara.
- Persiapan pembacaan teks Pancasila.
- Tanda kebesaran dibuka.
- Pembacaan teks Pancasila oleh Ketua DPD RI.
- Tanda kebesaran ditutup.
- Pembacaan Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 oleh Ketua MPR RI.
- Pembacaan dan penandatanganan ikrar oleh Ketua DPR RI.
- Pembacaan doa oleh Menteri Agama RI.
- Andhika Bhayangkari.
- Laporan komandan upacara kepada inspektur upacara.
- Penghormatan kebesaran.
- Salam kebangsaan.
- Inspektur upacara meninggalkan tempat upacara.
- Laporan perwira upacara kepada inspektur upacara.
- Persembahan lagu oleh tim paduan suara.
- Persembahan lagu selesai.
- Upacara selesai dan komandan membubarkan pasukan.
- Presiden dan Wakil Presiden RI meninjau Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya.
Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Daerah
Pelaksanaan di lingkungan pemerintah daerah menggunakan susunan yang lebih sederhana dibandingkan upacara tingkat pusat.
Berikut urutannya:
- Penghormatan umum kepada inspektur upacara yang dipimpin komandan upacara.
- Laporan komandan upacara bahwa upacara siap dimulai.
- Mengheningkan cipta dipimpin inspektur upacara.
- Pembacaan teks Pancasila.
- Pembacaan naskah Pembukaan UUD NRI Tahun 1945.
- Pembacaan naskah ikrar.
- Pembacaan naskah doa.
- Andhika Bhayangkari atau menyesuaikan.
- Laporan komandan upacara bahwa upacara telah selesai.
- Penghormatan umum kepada inspektur upacara.
- Upacara selesai.
Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Sekolah 2026
Satuan pendidikan dapat menggunakan pedoman resmi sebagai acuan pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026.
Susunan upacara di sekolah adalah sebagai berikut:
- Penghormatan umum kepada pembina upacara yang dipimpin pemimpin upacara.
- Laporan pemimpin upacara bahwa upacara siap dimulai.
- Mengheningkan cipta dipimpin pembina upacara.
- Pembacaan teks Pancasila.
- Pembacaan naskah Pembukaan UUD NRI Tahun 1945.
- Pembacaan naskah ikrar.
- Pembacaan naskah doa.
- Andhika Bhayangkari atau menyesuaikan.
- Laporan pemimpin upacara bahwa upacara telah selesai.
- Penghormatan umum kepada pembina upacara.
- Upacara selesai.
Susunan tersebut dapat diterapkan mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah dengan menyesuaikan teknis pelaksanaan di masing-masing satuan pendidikan.
Teks Ikrar Hari Kesaktian Pancasila 2026
Salah satu bagian utama dalam upacara Hari Kesaktian Pancasila adalah pembacaan naskah ikrar.
Naskah tersebut dibacakan setelah Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 dan sebelum pembacaan doa.
Sekolah maupun instansi penyelenggara disarankan menggunakan naskah resmi sebagaimana tercantum dalam panduan pemerintah agar isi ikrar tidak mengalami perubahan.
Teks selengkapnya dapat dilihat melalui Teks Ikrar Hari Kesaktian Pancasila Kemenbud 2026.
Teks Doa Hari Kesaktian Pancasila 2026
Pembacaan doa menjadi bagian dari rangkaian upacara Hari Kesaktian Pancasila. Berikut naskah doa yang tercantum dalam pedoman:
“Bismillahirohmannirohim. Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad, wa ‘ala ali sayyidina Muhammad.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemberi. Anugerahi kami kejujuran dan kerendahan hati. Anugerahi kami untuk selalu menghargai. Anugerahi kami kemampuan selalu berbakti. Anugerahi kami senantiasa pandai mengapresiasi.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Segala. Yang mengetahui terang dan gelap maksud tujuan. Yang berkuasa atas kematian dan kehidupan. Yang menganugerahkan kemuliaan para pahlawan.
Ya Allah, Tuhan yang merajut hati para pendahulu kami. Mengilhami para pendiri ibu pertiwi. Meneguhkan Pancasila sebagai falsafah hidup dan jatidiri.
Ya Allah, Tuhan yang melukis takdir di atas lembaran misteri. Jangan biarkan kami menjadi manusia yang tak tahu diri. Menggerogoti tiang penyangga rumah tinggal kami.
Ya Allah, Tuhan yang diagungkan dalam setiap helai nafas kehidupan. Engkaulah pemilik sejati kekuatan dan kesaktian. Dengan takdir-Mu Pancasila Engkau selamatkan. Dengan pertolongan-Mu kami selalu bisa menatap masa depan.
Ya Allah, Tuhan yang mencipta segala yang serba indah dan keindahan. Ya Allah, Tuhan yang mencipta harmoni dalam keberagaman. Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri impian. Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri harapan.
Puji dan syukur akan selalu kami panjatkan.
Wahai Tuhan yang melembutkan hati. Jauhkan kami dari iri dan dengki. Jauhkan kami dari amarah yang membakar diri. Jauhkan kami dari saling mencaci. Jauhkan kami dari niat saling mencabik dan merusak negeri.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun. Ampunilah segala dosa dan kesalahan kami, orang tua kami, para pemimpin kami. Sungguh, ampunan-Mu jauh lebih besar dari apa pun yang ada di bawah kolong langit-Mu di akhir zaman nanti.
Wahai Cahaya Maha Cahaya. Terangi kami menuju jalan cahaya. Menuju Indonesia Maju nan Sentosa.
Robbana atina fiddunya hasanah wafil akhiroti hasanah waqina adzabannar. Walhamdulillahi robbil ‘alamin.”
Dengan mengikuti pedoman tersebut, sekolah dapat mempersiapkan pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 secara lebih terstruktur. Seluruh petugas upacara juga sebaiknya melakukan persiapan sebelumnya agar setiap rangkaian dapat berlangsung tertib dan khidmat pada 1 Oktober 2026.
