Topik.id — Pedro Acosta akhirnya mencatat kemenangan pertamanya di kelas MotoGP setelah menjadi pembalap tercepat dalam balapan MotoGP Austria 2026 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (20/9/2026). Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi rider KTM setelah menjalani perjalanan panjang sejak naik ke kelas premier pada 2024.
Kemenangan di Austria sekaligus menjadi kemenangan perdana Acosta dalam penampilan ke-55 di MotoGP. Pembalap yang sebelumnya meraih gelar juara dunia Moto3 dan Moto2 itu juga memberikan hasil besar bagi KTM, yang terakhir kali meraih kemenangan di kelas utama pada MotoGP Thailand 2022.
Acosta Bangkit Setelah Gagal di Sprint
Kemenangan Acosta di Red Bull Ring memiliki cerita tersendiri setelah hasil mengecewakan pada Sprint Race sehari sebelumnya. Pembalap berusia 22 tahun tersebut sempat berada di posisi terdepan dalam Sprint, tetapi harus mengakhiri balapan setelah mengalami kecelakaan.
Acosta kemudian mampu memberikan respons pada balapan utama. Sejak awal perlombaan, ia menjaga posisi di kelompok depan dan secara bertahap mendekati Jorge Martin yang memulai balapan dari posisi terdepan.
Kesempatan bagi Acosta untuk mengambil alih pimpinan datang pada putaran kesembilan. Ia melakukan manuver terhadap Martin di tikungan pertama dan berhasil merebut posisi terdepan.
Setelah berada di depan, Acosta mampu menjaga ritme hingga lap terakhir. Kecepatan yang konsisten membuatnya berhasil menciptakan jarak lebih dari satu detik dengan pembalap yang berada di belakangnya ketika melewati garis finis.
Persaingan Posisi Terdepan Berubah Sejak Lap Awal
Jorge Martin langsung mengambil posisi terdepan ketika balapan dimulai. Namun, pembalap Aprilia Racing tersebut tidak dapat mempertahankan posisi itu sepanjang perlombaan.
Marco Bezzecchi sempat mengambil alih pimpinan pada lap kedua. Akan tetapi, peluang tersebut tidak berlangsung lama karena Bezzecchi melebar pada lap keempat sehingga posisi terdepan kembali menjadi milik Martin.
Situasi tersebut kemudian berubah ketika Acosta melakukan serangan pada lap kesembilan. Setelah mengambil alih posisi pertama, ia tidak lagi memberikan kesempatan kepada rival-rivalnya untuk merebut kembali pimpinan.
Martin akhirnya menyelesaikan balapan di posisi kedua. Ia harus puas finis di belakang Acosta, sementara Bezzecchi kembali mengamankan posisi ketiga untuk melengkapi podium.
Marc Marquez Kesulitan Menjaga Ritme
Marc Marquez tidak mampu mengikuti persaingan terdepan sepanjang balapan Austria. Karakter Sirkuit Red Bull Ring yang banyak memiliki tikungan kanan disebut menjadi salah satu tantangan bagi pembalap Lenovo Team tersebut.
Marquez mengalami kesulitan mempertahankan ritme sejak fase awal dan posisinya sempat melorot dari kelompok depan. Kondisi tersebut membuatnya tidak dapat terlibat langsung dalam perebutan kemenangan.
Meski demikian, Marquez mampu menyelesaikan balapan dan mengamankan posisi kelima. Ai Ogura berada satu tingkat di atasnya setelah finis keempat.
Hasil tersebut membuat podium Austria ditempati oleh Acosta, Martin, dan Bezzecchi, sedangkan Ogura serta Marquez melengkapi lima besar.
KTM Akhiri Penantian Panjang di Kelas Premier
Keberhasilan Acosta memberikan arti penting bagi KTM. Pabrikan asal Austria tersebut kembali merasakan kemenangan di kelas utama setelah terakhir kali melakukannya pada MotoGP Thailand 2022.
Bagi Acosta sendiri, hasil ini menjadi pencapaian yang sudah lama dinantikan sejak debut di MotoGP. Sebelumnya, ia telah menunjukkan kemampuan kompetitif di kelas junior dengan menjadi juara dunia Moto3 dan Moto2.
Kemenangan di kandang KTM juga menjadi momentum penting karena diperoleh setelah kegagalan pada Sprint Race.
MotoGP Berlanjut ke Asia
MotoGP Austria menjadi penutup rangkaian Grand Prix Eropa pada musim 2026. Setelah balapan di Red Bull Ring, kalender MotoGP berlanjut menuju kawasan Asia dan Timur Tengah.
Seri berikutnya adalah MotoGP Jepang 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2-4 Oktober 2026. Setelah itu, perhatian akan beralih ke Indonesia.
MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 9-11 Oktober 2026. Rangkaian tersebut menjadi agenda berikutnya setelah persaingan di Red Bull Ring menghasilkan kemenangan bersejarah bagi Pedro Acosta.
