Topik.id — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian (Menperin) RI di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026. Sarmuji menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita dalam jajaran Kabinet Merah Putih.
Pelantikan Sarmuji ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.
Dalam prosesi tersebut, Sarmuji mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Setelah itu, ia menandatangani berita acara pelantikan sebelum menerima ucapan selamat dari Presiden.
Sebelum masuk kabinet, Sarmuji dikenal sebagai politikus senior Partai Golkar. Ia menjabat Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar periode 2024–2029 dan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR RI.
Profil Muhammad Sarmuji
Muhammad Sarmuji lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 10 Juni 1974. Ia memiliki latar belakang panjang dalam organisasi mahasiswa, kepemudaan, partai politik, hingga parlemen sebelum akhirnya dipercaya memimpin Kementerian Perindustrian.
Berdasarkan data riwayat hidup anggota MPR RI, Sarmuji menyelesaikan pendidikan dasar di SDN Modokan Ayu 270 pada 1986, kemudian SMP Negeri 17 Surabaya pada 1989 dan SMA Negeri 16 Surabaya pada 1992.
Pendidikan tingginya ditempuh di Universitas Jember dengan mengambil jurusan Manajemen dan lulus pada 2000. Sarmuji kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Indonesia pada bidang Ilmu Administrasi FISIP dan lulus pada 2005. Ia menyandang gelar S.E., M.Si.
Aktif di HMI Sejak Mahasiswa
Perjalanan organisasi Sarmuji dimulai ketika masih menjadi mahasiswa. Ia pernah menjabat Ketua Koperasi Mahasiswa Universitas Jember pada periode 1996–1998.
Setelah itu, ia dipercaya menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jember pada 1998–2000 dan kemudian menjadi Ketua Pengurus Besar HMI pada 2001–2002.
Aktivitas organisasinya kemudian berlanjut ke sejumlah organisasi kepemudaan.
Sarmuji tercatat pernah menjadi Wakil Sekretaris Jenderal DPP AMPI pada 2003–2009, Ketua KNPI pada 2008–2011, hingga Sekretaris Jenderal PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) pada 2010–2015.
Ia juga pernah menjadi Wakil Sekretaris Jenderal Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2011–2014.
Karier Panjang di Partai Golkar
Karier Sarmuji di Partai Golkar terus berkembang. Pada periode 2014–2019, ia dipercaya menjadi Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar bidang Pemenangan Pemilu Jawa-Kalimantan.
Sarmuji kemudian menjadi Ketua DPP Partai Golkar pada 2019–2020 sebelum dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Jawa Timur pada periode 2020–2024.
Kariernya di struktur pusat partai mencapai posisi Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar sejak 2024.
Selain jabatan di partai, Sarmuji juga menjadi Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Jember sejak 2019.
Tiga Periode Jadi Anggota DPR RI
Sebelum dilantik menjadi Menteri Perindustrian, Sarmuji merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.
Ia pertama kali berhasil masuk Senayan melalui Pemilu 2014 dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VI yang mencakup sejumlah wilayah di Jawa Timur.
Sarmuji kemudian kembali terpilih pada Pemilu 2019 dan Pemilu 2024 sehingga menjalani tiga periode sebagai anggota DPR RI. Data resmi MPR mencatat masa jabatannya berlangsung pada periode 2014–2019, 2019–2024, dan 2024 hingga kemudian masuk kabinet.
Dalam perjalanan di DPR, Sarmuji pernah berkecimpung di Komisi XI yang membidangi sektor keuangan sebelum kemudian mendapat penugasan di Komisi VI DPR RI.
Komisi VI memiliki lingkup kerja antara lain perdagangan, BUMN, koperasi, investasi, dan persaingan usaha, yang membuat Sarmuji cukup dekat dengan sejumlah isu ekonomi dan industri nasional.
Pernah Menjadi Konsultan dan Komisaris
Sebelum aktif penuh sebagai anggota DPR, Sarmuji juga memiliki pengalaman di sektor profesional.
Data MPR mencatat ia pernah menjadi konsultan PT Himais Optima pada 2002–2010 serta tenaga ahli Fraksi Partai Golkar pada 2007–2014.
Sarmuji juga pernah tercatat sebagai Komisaris PT Manggala Karya Cipta pada 2008–2014 dan Komisaris PT Eco Sejahtera pada 2011–2014.
Ditunjuk Prabowo Tangani Sektor Perindustrian
Sebelum pelantikan berlangsung, Sarmuji tiba di Kompleks Istana Kepresidenan pada Kamis siang.
Ia mengungkapkan telah dihubungi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk membantu Presiden Prabowo dalam urusan perindustrian. Kepastian mengenai penugasannya itu, menurut Sarmuji, baru diterimanya pada Kamis pagi.
Beberapa jam kemudian, Presiden Prabowo resmi mengambil sumpah Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
Pengangkatannya menandai babak baru perjalanan karier Sarmuji setelah sebelumnya lebih banyak berkiprah dalam organisasi politik dan lembaga legislatif.
Sebagai Menteri Perindustrian, Sarmuji kini memegang tanggung jawab atas kebijakan pengembangan sektor manufaktur nasional, peningkatan daya saing industri, hilirisasi, hingga penguatan industri dalam negeri.
Biodata Singkat Sarmuji
- Nama: M. Sarmuji, S.E., M.Si.
- Tempat, tanggal lahir: Surabaya, 10 Juni 1974
- Pendidikan: Universitas Jember dan Universitas Indonesia
- Partai: Partai Golkar
- Jabatan sebelumnya: Sekjen DPP Partai Golkar dan Ketua Fraksi Golkar DPR RI
- Pengalaman DPR: 2014–2019, 2019–2024, 2024–2026
- Jabatan terbaru: Menteri Perindustrian RI
- Dilantik: 1 Oktober 2026
