— Keputusan John Herdman tidak membawa Rizky Ridho ke ajang FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi salah satu perhatian utama menjelang turnamen yang berlangsung pada 23 September hingga 6 Oktober 2026. Bek Persija Jakarta tersebut sebelumnya dikenal sebagai salah satu pemain penting di lini belakang sekaligus kapten Timnas Indonesia pada Piala AFF.

Kini, nama Rizky Ridho justru tidak tercantum dalam daftar 26 pemain yang dipersiapkan untuk turnamen tersebut. Absennya pemain berusia 24 tahun itu sontak menimbulkan pertanyaan, terutama karena dirinya selama ini cukup konsisten mendapat kepercayaan di sektor pertahanan Timnas Indonesia.

Performa Rizky Ridho Jadi Pertimbangan

Tidak dipanggilnya Rizky Ridho disebut bukan berkaitan dengan persoalan cedera maupun kondisi kebugaran. Keputusan tersebut lebih mengarah pada evaluasi teknis yang dilakukan Herdman bersama tim kepelatihannya.

Penampilan Ridho dinilai mengalami penurunan dibandingkan performa yang sebelumnya ditunjukkan bersama Timnas Indonesia. Salah satu pertimbangan disebut berkaitan dengan kiprahnya pada Piala AFF 2026, ketika skuad Garuda gagal melangkah ke semifinal.

Situasi itu membuat Herdman memilih melakukan perubahan untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Pelatih asal Inggris tersebut tampaknya ingin mendapatkan komposisi pemain yang dianggap paling sesuai dengan pendekatan permainan yang akan diterapkan.

Lini Belakang Diisi Sejumlah Pemain Abroad

Ketiadaan Rizky Ridho membuat persaingan di jantung pertahanan Timnas Indonesia semakin menarik. Herdman masih memiliki sejumlah pemain yang sudah berpengalaman tampil di level internasional.

Jay Idzes, Kevin Diks, Elkan Baggott, dan Justin Hubner menjadi beberapa nama yang disiapkan untuk mengisi sektor pertahanan. Selain itu, Dean James juga masuk dalam rencana skuad untuk menambah pilihan pemain di area belakang.

Komposisi tersebut memberikan Herdman lebih banyak opsi dalam menentukan pasangan bek tengah maupun skema pertahanan yang digunakan sepanjang turnamen.

Herdman Buka Persaingan Di Skuad Garuda

Keputusan terhadap Rizky Ridho juga memperlihatkan pendekatan Herdman dalam membangun skuad Timnas Indonesia. Status sebagai pemain senior atau langganan tim nasional tidak otomatis membuat seorang pemain mendapatkan tempat dalam daftar utama.

Herdman justru tampak menempatkan performa dan kebutuhan taktik sebagai faktor penting dalam menentukan komposisi pemain. Kebijakan tersebut sekaligus menciptakan persaingan yang lebih terbuka di dalam skuad Garuda.

Dua Pemain Muda Tambah Opsi Di Sektor Sayap

Perubahan komposisi tidak hanya terjadi di lini pertahanan. Herdman juga memasukkan Adrian Wibowo dan Miliano Jonathans untuk memperkuat sektor sayap.

Kehadiran dua pemain muda tersebut memberikan alternatif tambahan bagi lini serang Timnas Indonesia. Herdman memiliki peluang untuk menerapkan pendekatan permainan yang lebih dinamis dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda.

Dengan FIFA ASEAN Cup 2026 semakin dekat, keputusan mencoret Rizky Ridho menjadi salah satu perjudian besar Herdman. Hasil yang diraih skuad Garuda nantinya akan menjadi tolok ukur apakah perubahan tersebut mampu menjawab kebutuhan tim.