Topik.id — Timnas Indonesia dipastikan memiliki agenda menghadapi tim dari kawasan Timur Tengah setelah menyelesaikan rangkaian pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut laga melawan negara-negara Arab akan menjadi bagian penting dari persiapan skuad Garuda.
Rencana tersebut dinilai dapat memberikan pengalaman berbeda bagi para pemain Timnas Indonesia. Karakter permainan negara-negara Asia Barat yang dikenal mengandalkan duel fisik dan permainan keras dianggap mampu menjadi ujian tersendiri bagi tim asuhan John Herdman.
Yordania Sudah Masuk Agenda Timnas Indonesia
Salah satu lawan yang sudah diketahui adalah Yordania. Berdasarkan informasi dari Federasi Sepak Bola Yordania, Timnas Indonesia dijadwalkan bertandang ke Stadion Internasional Amman pada 13 November 2026.
Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan bagi Herdman untuk menguji timnya menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda dibandingkan negara-negara Asia Tenggara.
Erick Thohir sebelumnya menyampaikan bahwa pertandingan di kawasan Timur Tengah dibutuhkan untuk menambah pengalaman skuad Garuda. Menurutnya, karakter permainan sepak bola Arab yang lebih mengandalkan kontak fisik dapat memberikan pembelajaran penting bagi para pemain Indonesia.
Masih Ada Satu Lawan Yang Belum Terungkap
Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani dua pertandingan pada jeda internasional. Jika Yordania menjadi salah satu lawan, masih terdapat satu negara lain yang belum diumumkan secara resmi.
Erick Thohir memberikan gambaran bahwa pertandingan tersebut juga berpotensi mempertemukan Timnas Indonesia dengan negara dari kawasan Asia Barat. Namun, hingga kini identitas calon lawan kedua tersebut belum disampaikan secara terbuka.
Duel tambahan itu nantinya dapat menjadi bagian dari agenda FIFA Matchday pada akhir tahun. PSSI masih perlu memastikan detail pertandingan, termasuk lawan dan jadwal pelaksanaannya.
Duel Melawan Tim Arab Jadi Ujian Berbeda
Erick melihat pertandingan melawan negara Timur Tengah sebagai pengalaman berharga untuk perkembangan Timnas Indonesia. Selain kualitas teknis, karakter permainan yang cenderung mengandalkan kekuatan fisik akan menguji kemampuan pemain dalam menghadapi duel satu lawan satu.
Pertandingan seperti ini juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi Herdman untuk melihat sejauh mana pemainnya mampu beradaptasi terhadap berbagai pendekatan permainan.
Dengan agenda tersebut, Timnas Indonesia berpeluang memperoleh pengalaman menghadapi lawan dari kawasan yang memiliki gaya bermain berbeda dari kompetisi Asia Tenggara.
Herdman Masih Pantau Pemain Untuk FIFA ASEAN Cup
Sebelum memikirkan agenda internasional berikutnya, fokus Timnas Indonesia saat ini masih tertuju pada FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda akan tampil sebagai tuan rumah dan menempati Grup A Divisi 1 bersama Malaysia, Singapura, serta Bangladesh.
Turnamen tersebut akan menjadi salah satu ujian awal bagi Herdman setelah dipercaya menangani Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris itu juga belum mengumumkan daftar final pemain yang akan dibawa ke kompetisi.
Herdman masih memantau perkembangan pemain di klub masing-masing sebelum menentukan komposisi akhir. Hasil pemantauan tersebut akan menjadi dasar dalam membangun skuad yang nantinya juga dipersiapkan menghadapi agenda internasional, termasuk kemungkinan duel melawan tim-tim Timur Tengah.
