— Cristiano Ronaldo kembali menuai kontroversi dalam kemenangan Al Nassr atas Al Taawoun di lanjutan Saudi Pro League. Kali ini, ia dituduh mencuri gol yang seharusnya dicetak oleh rekan setimnya, Mohamed Simakan.

Insiden tersebut terjadi pada menit ke-50 pertandingan yang digelar di Al Awwal Park, Riyadh, Sabtu (29/8). Dalam situasi kemelut di depan gawang Al Taawoun, Mohamed Simakan melepaskan tendangan ke arah gawang yang relatif kosong. Namun, bola tersebut membentur Cristiano Ronaldo yang berada di dekatnya dan berbelok masuk ke gawang.

Gol tersebut akhirnya dicatat atas nama Cristiano Ronaldo dan langsung dirayakan oleh sang pemain. Di sisi lain, Simakan terlihat menunjukkan ekspresi terdiam dan keheranan atas kejadian tersebut, seolah tak percaya bola tendangannya justru berbelok dan dicetak oleh Ronaldo.

Tudingan pencurian gol ini dengan cepat menyebar di media sosial. Banyak warganet yang mengolok-olok Ronaldo, bahkan menyindirnya melakukan hal tersebut demi mengejar target 1000 gol. “Dia akan melakukan segalanya demi 1000 gol,” tulis salah seorang netizen. “Mencuri gol Bruno dan sekarang mencuri gol rekannya yang lain,” timpal yang lain.

Namun, tidak sedikit pula yang membela Ronaldo. Beberapa pihak berargumen bahwa sang megabintang Portugal sudah berada di posisi yang tepat dan siap menyambut bola, sehingga gol tersebut sah-sah saja dihitung untuknya.

Terlepas dari kontroversi tersebut, gol ke gawang Al Taawoun menjadi gol ke-978 sepanjang karier profesional Cristiano Ronaldo. Ia kini hanya berjarak 22 gol lagi untuk mencapai rekor 1000 gol yang sangat langka dalam sejarah sepak bola.

Dalam laga tersebut, Al Nassr sempat tertinggal lebih dahulu oleh gol Bassam Al Hurayji. Namun, tim tuan rumah berhasil membalikkan keadaan berkat gol dari Samu Costa dan Cristiano Ronaldo.