Topik.id — Manchester United harus puas berbagi angka dengan Fulham dalam laga yang berlangsung sengit di kedua babak. Usai pertandingan, Matheus Cunha yang mencetak gol indah dari jarak jauh tampil di depan media untuk berbagi pandangannya. Berikut cuplikan wawancara lengkapnya.
Ditanya soal hasil imbang yang tak sesuai harapan, Cunha langsung mengungkapkan kekecewaannya.
“Ini berat. Sangat frustrasi bagi kami,” ujar Cunha membuka wawancara. “Di awal laga kami sudah menjalankan rencana permainan dengan baik, kami menciptakan beberapa peluang, tapi sayangnya kami gagal mencetak gol. Lalu mereka justru mencetak gol dari satu momen saja — sulit dijelaskan bagaimana caranya.”
Ia melanjutkan dengan nada getir, menyoroti reaksi timnya setelah tertinggal.
“Yang membuat saya sedikit frustrasi adalah, jujur saja, setelah melihat gol mereka, kami justru bermain jauh lebih baik — dengan semangat, karakter, semuanya yang seharusnya kami tunjukkan untuk klub ini. Tapi semua itu seharusnya ada sejak awal pertandingan,” tegasnya. “Ya, ini hanya satu poin, tapi dengan jersey ini, kami tidak pernah bermain hanya untuk satu poin.”
Soal Penurunan Performa di Awal Babak Kedua
Pewawancara kemudian menyinggung soal hilangnya energi United di 15 menit awal babak kedua, padahal mereka begitu dominan sepanjang babak pertama.
“Ya… ini sulit dijelaskan. Saya sendiri tidak begitu tahu jujur saja,” jawab Cunha. “Setelah babak pertama, saya rasa kami selalu mendapat banyak peluang, menciptakan banyak hal, bermain bagus, dan kuat secara bertahan — sesuai rencana yang kami siapkan. Tapi di awal babak kedua, saya rasa mereka tampil dengan energi lebih besar dari kami. Ini tidak bisa kami terima,” katanya tegas. “Dan seperti biasa, di akhir mereka mencetak gol dan kami selalu bermain buruk setelah kebobolan.”
Bukan Soal Keputusan Akhir, Tapi Nasib Baik yang Ditunggu
Dengan catatan 17 tembakan di babak pertama saja, pewawancara mempertanyakan apa yang salah dalam eksekusi akhir para pemain United. Cunha menampik anggapan tersebut.
“Jujur, hari ini saya tidak merasa ini soal keputusan akhir,” jelasnya. “Saya sedikit kurang beruntung — seharusnya saya tidak membiarkan tembakan Bruno membentur tiang. Kami punya peluang lain juga. Tapi jujur, kami hanya perlu terus menciptakan peluang, berharap keberuntungan berpihak pada kami, dan kami akan mencetak lebih banyak gol.”
Peran Baru di Kotak Penalti
Gol jarak jauh yang dicetak Cunha melawan Fulham menarik perhatian, mengingat musim ini ia lebih sering ditempatkan dekat kotak penalti dibanding musim-musim sebelumnya.
“Semua hal yang bisa saya lakukan untuk membantu tim itu bisa diterima. Kami perlu melakukan yang terbaik,” ungkap Cunha. “Ini memang peran yang sedikit berbeda, tapi ketika bola ada di kaki saya, sebenarnya tidak terlalu berbeda — saya tetap turun ke dalam, bermain seperti sebelumnya untuk membantu tim menciptakan peluang. Hanya saja sekarang ada peran tambahan untuk lebih sering berada di kotak penalti dan mencetak gol,” lanjutnya. “Tentu kami perlu berkembang di setiap posisi, dan ini bukan sesuatu yang saya anggap final — ini selalu sesuatu yang akan terus saya lakukan, semuanya untuk membantu tim.”
Tak Terpengaruh Suara dari Luar
Menutup sesi wawancara, Cunha diminta pandangannya soal tekanan publik yang datang seiring hasil-hasil yang belum konsisten musim ini, serta bagaimana ia melihat progres Manchester United sejauh ini.
“Jujur, saya tidak terlalu mendengar apa yang dikatakan dari luar,” katanya. “Saya selalu berusaha berkembang bersama rekan-rekan setim. Tentu kami tahu bagaimana caranya bermain untuk klub ini — bagi saya ini sedikit familiar, tim nasional juga sama. Saya merasa sangat beruntung bisa bermain dalam dua peran ini.”
Ia pun mengingatkan bahwa situasi serupa pernah terjadi musim lalu.
“Ini baru permulaan. Musim lalu juga sempat seperti ini — banyak omongan miring di sekitar kami, tapi akhirnya kami finis di posisi ketiga,” ujarnya menutup wawancara. “Tapi musim ini kami perlu berkembang lebih cepat, karena kalau kami membaik lebih awal, saya rasa kami bisa terus melakukan sesuatu yang spesial untuk klub ini.”
