Topik.id — WiCi memperkenalkan WiCi One sebagai external GPU atau eGPU yang menawarkan pendekatan berbeda dibanding perangkat sejenis. Alih-alih menggunakan kabel Thunderbolt atau OCuLink, perangkat ini mengandalkan koneksi Wi-Fi 7 untuk menghubungkan kemampuan grafis berperforma tinggi ke laptop yang kompatibel.
Konsep tersebut ditujukan bagi pengguna laptop tipis yang membutuhkan tambahan kemampuan komputasi untuk gaming maupun pekerjaan berbasis AI. WiCi One kini telah memasuki tahap preorder dengan harga awal $1.999, sebelum nantinya dipasarkan dengan harga reguler yang mencapai $2.599.
WiCi One Andalkan Koneksi Wi-Fi 7
Koneksi nirkabel menjadi bagian utama dari desain WiCi One. Perangkat ini dirancang untuk mengirimkan kemampuan pemrosesan grafis ke laptop melalui Wi-Fi 7 sehingga pengguna tidak harus menghubungkan komputer dengan kabel eGPU konvensional.
Seluruh komponen utama ditempatkan dalam satu perangkat terpisah, termasuk GPU, modul Wi-Fi 7, prosesor, media penyimpanan, serta sistem pendingin. Dengan pendekatan tersebut, laptop tetap dapat mempertahankan desain yang relatif tipis tanpa harus membawa kartu grafis berdaya tinggi di dalam bodinya.
Konsep ini sekaligus memberikan fleksibilitas penempatan karena pengguna tidak harus bergantung pada koneksi fisik antara laptop dan unit grafis.
Model Dasar Menggunakan RTX 5060 Ti 16GB
WiCi One tersedia dalam konfigurasi yang berbeda. Model dasar membawa GPU RTX 5060 Ti dengan kapasitas memori 16GB, dipadukan dengan Intel Core 3 100U dan penyimpanan NVMe 1TB.
Sementara itu, WiCi menyiapkan konfigurasi kelas atas dengan RTX 5090 32GB, Intel Core Ultra 7 225H, serta SSD NVMe 4TB. Spesifikasi tersebut membuat varian tertinggi menyasar pengguna yang membutuhkan kemampuan komputasi jauh lebih besar.
Harga untuk model RTX 5090 belum diumumkan. WiCi menyebut informasi mengenai banderol varian tersebut akan disampaikan mendekati waktu peluncuran.
Klaim Gaming Capai 80 FPS di 4K
Untuk menunjukkan kemampuan perangkat, WiCi mengklaim konfigurasi RTX 5060 Ti dapat menjalankan Cyberpunk 2077 pada resolusi 4K Ultra dengan DLSS 4 hingga 80 fps.
Game Black Myth: Wukong juga diklaim mampu berjalan pada resolusi 4K Cinematic dengan DLSS 4 dan mencapai 60 fps. Angka tersebut masih merupakan klaim dari WiCi dan belum menjadi hasil pengujian independen.
Performa aktual WiCi One nantinya akan sangat bergantung pada kualitas koneksi Wi-Fi 7, latensi, kondisi jaringan, serta perangkat laptop yang digunakan. Karena itu, pengujian pihak ketiga menjadi faktor penting untuk mengetahui kemampuan sebenarnya dari eGPU tersebut.
WiCi One Juga Menyasar Komputasi AI
Selain gaming, WiCi memposisikan One sebagai perangkat untuk menangani pekerjaan komputasi AI yang membutuhkan sumber daya besar. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk menjalankan berbagai tugas AI, termasuk pemrosesan asisten AI lokal.
Pendekatan tersebut mengikuti meningkatnya kebutuhan komputasi AI di perangkat. Dengan adanya GPU berperforma tinggi pada unit terpisah, laptop tipis dapat memperoleh tambahan kemampuan tanpa harus menggunakan desain bodi seperti laptop gaming konvensional.
Kemampuan menjalankan AI secara lokal juga dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang ingin mengurangi ketergantungan pada layanan cloud.
Harga Preorder Lebih Murah dari Harga Resmi
WiCi membuka preorder WiCi One model dasar dengan harga mulai $1.999. Harga tersebut bersifat khusus untuk periode awal dan akan meningkat menjadi $2.599 ketika produk memasuki penjualan reguler.
Perbedaan harga tersebut memberikan insentif bagi calon pembeli yang tertarik mencoba konsep eGPU nirkabel sejak tahap awal. Namun, konsumen tetap perlu mempertimbangkan risiko membeli produk baru sebelum tersedia banyak pengujian independen.
WiCi memperkirakan pengiriman unit pertama akan dimulai pada kuartal keempat tahun ini. Sementara itu, harga varian RTX 5090 akan diumumkan kemudian.
Wi-Fi 7 Jadi Tantangan Utama eGPU Nirkabel
Penggunaan Wi-Fi 7 sekaligus menjadi tantangan terbesar WiCi One. eGPU selama ini mengandalkan koneksi kabel untuk mempertahankan transfer data yang stabil dan latensi rendah.
Pada koneksi nirkabel, performa dapat dipengaruhi oleh jarak antara perangkat, interferensi jaringan, kondisi lingkungan, serta kestabilan koneksi. WiCi sejauh ini belum membeberkan secara lengkap batas toleransi latensi maupun jarak optimal penggunaan WiCi One.
Jika performanya mampu mendekati klaim perusahaan dalam penggunaan sehari-hari, WiCi One berpotensi membuka kategori baru untuk pengguna laptop tipis yang membutuhkan kemampuan grafis tambahan.
Untuk pasar Indonesia, belum ada informasi mengenai harga maupun jadwal distribusi resmi. Sejauh ini, informasi yang tersedia baru mencakup harga preorder dalam dolar AS dan rencana pengiriman pada kuartal keempat.
Dengan menggabungkan Wi-Fi 7, GPU hingga RTX 5090, serta kemampuan komputasi AI, WiCi One menawarkan konsep berbeda dari eGPU konvensional. Tahap pengiriman dan pengujian independen nantinya akan menjadi penentu apakah koneksi nirkabel mampu menjadi alternatif nyata untuk koneksi eGPU berbasis kabel.
